Untuk dapat Miliaran dari menulis, Cerita Bagus saja Tidak Cukup
Selasa, 23 Desember 2025 - 09:31 WIB
loading...
Sebagian besar penulis mengira, tulisan bagus adalah kunci kesuksesan sebuah karya. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sebagian besar penulis mengira, tulisan bagus adalah kunci kesuksesan sebuah karya. Namun teori itu dibantah oleh Bunga BTP, penulis ekslusif KBM App yang sudah menghasilkan 3 miliar lebih dari menulis online.
"Bagus saja tidak cukup. Kita harus melakukan analisa Marketing."
Di depan peserta workshop menulis online Genmatic yang diselenggarakan Ekraf dan KBM di Semarang, Bunga menekankan betapa pentingya marketing untuk sukses. Marketing sama pentingnya dengan kualitas menulis, bahkan terkadang lebih penting jika mengacu pada penghasilan.
"Saya melakukan analisis pasar. Saya pelajari market pembaca, jenis tulisan yang disukai, gaya bahasa yang cocok, dan berbagai hal terlait marketing."
Bunga mengungkap fakta mengejutkan. Hasil analisanya menujukkan bahwa sebagian besar pembaca KBM App adalah mereka yang tinggal di pinggiran kota, bukan di perkotaan.
“Karena itu bahasa harus sederhana, jangan rumit-rumit.”
Tidak hanya mempelajari market pembaca, Bunga juga mendalami Tiktok serta Facebook sebagai alat promosi. Bunga ikut workshop Tiktok dan selalu mengupdate pengetahuannya seputar Tiktok. Akun Tiktok yang dikembangkan Bunga untru promosi sering mencapai ratusan hingga jutaan view. Tak heran, kini Bunga juga dikenal sebagai salah satu pembicara seputar tiktok di kalangan penulis.
"Bagus saja tidak cukup. Kita harus melakukan analisa Marketing."
Di depan peserta workshop menulis online Genmatic yang diselenggarakan Ekraf dan KBM di Semarang, Bunga menekankan betapa pentingya marketing untuk sukses. Marketing sama pentingnya dengan kualitas menulis, bahkan terkadang lebih penting jika mengacu pada penghasilan.
"Saya melakukan analisis pasar. Saya pelajari market pembaca, jenis tulisan yang disukai, gaya bahasa yang cocok, dan berbagai hal terlait marketing."
Bunga mengungkap fakta mengejutkan. Hasil analisanya menujukkan bahwa sebagian besar pembaca KBM App adalah mereka yang tinggal di pinggiran kota, bukan di perkotaan.
“Karena itu bahasa harus sederhana, jangan rumit-rumit.”
Tidak hanya mempelajari market pembaca, Bunga juga mendalami Tiktok serta Facebook sebagai alat promosi. Bunga ikut workshop Tiktok dan selalu mengupdate pengetahuannya seputar Tiktok. Akun Tiktok yang dikembangkan Bunga untru promosi sering mencapai ratusan hingga jutaan view. Tak heran, kini Bunga juga dikenal sebagai salah satu pembicara seputar tiktok di kalangan penulis.