Di Era Digital, Ibu Hamil Makin Rentan Depresi dan Kurang Gizi
Rabu, 24 Desember 2025 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
dr. Muhammad Fadli, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, menegaskan bahwa kebutuhan nutrisi lengkap untuk moms wajib terpenuhi sempurna di setiap tahap, mulai dari saat persiapan atau program hamil, 9 bulan masa kehamilan, hingga selama menyusui.
Baca Juga : Momen Prabowo Elus Perut Ibu Hamil di RSUD Koja
“Pemenuhan nutrisi yang lengkap dan seimbang bukan tanpa alasan. Hal ini juga merupakan langkah preventif yang krusial untuk memastikan proses kehamilan berjalan optimal hingga persalinan, sekaligus menekan risiko bayi lahir prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR),” tambah dr. Muhammad Fadli.
dr. Fadli menjelaskan asupan protein, asam fokat, DHA, zat besi dan kalsium yang cukup wajib untuk menjaga stamina ibu sekaligus mendukung tumbuh kembang janin. Memahami dinamika trimester awal yang kerap diiringi morning sickness (mual dan muntah), dukungan kombinasi Protein dan Vitamin B6 menjadi solusi efektif untuk meredakan rasa tidak nyaman, sehingga moms tetap dapat beraktivitas.
“Kami mengajak pasangan, keluarga serta lingkungan, agar semakin suportif menemani setiap langkah perempuan menjadi seorang ibu. Apapun fasenya, perempuan tidak harus menjalani semua sendiri,” tambah Junita, Business Group Manager Prenagen.
Baca Juga : Momen Prabowo Elus Perut Ibu Hamil di RSUD Koja
“Pemenuhan nutrisi yang lengkap dan seimbang bukan tanpa alasan. Hal ini juga merupakan langkah preventif yang krusial untuk memastikan proses kehamilan berjalan optimal hingga persalinan, sekaligus menekan risiko bayi lahir prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR),” tambah dr. Muhammad Fadli.
dr. Fadli menjelaskan asupan protein, asam fokat, DHA, zat besi dan kalsium yang cukup wajib untuk menjaga stamina ibu sekaligus mendukung tumbuh kembang janin. Memahami dinamika trimester awal yang kerap diiringi morning sickness (mual dan muntah), dukungan kombinasi Protein dan Vitamin B6 menjadi solusi efektif untuk meredakan rasa tidak nyaman, sehingga moms tetap dapat beraktivitas.
“Kami mengajak pasangan, keluarga serta lingkungan, agar semakin suportif menemani setiap langkah perempuan menjadi seorang ibu. Apapun fasenya, perempuan tidak harus menjalani semua sendiri,” tambah Junita, Business Group Manager Prenagen.
(wur)
Lihat Juga :