Rumah Boneng Ambruk, Begini Kronologinya
Selasa, 30 Desember 2025 - 13:03 WIB
loading...
Diding Boneng. Foto/Ravie Wardani
A
A
A
JAKARTA - Kabar menyedihkan datang dari aktor lawas Diding Boneng . Rumahnya di kawasan Matraman Dalam 2, Jakarta Pusat, ambruk pada Minggu, 28 Desember 2025.
Dalam sebuah wawancara, pria 75 tahun itu menceritakan detik-detik rumah tuanya ambruk. Saat kejadian, Boneng sendiri mengaku tak berada di rumah.Ia mengetahui kabar tersebut ketika pulang dan melihat adik-adiknya saat itu sudah menangis.
![Rumah Boneng Ambruk, Begini Kronologinya]()
Kondisi dinding rumah Diding Boneng rusak. Foto/Ravie Wardani
"Saya ada di luar soalnya. Jadi begitu saya pulang, sudah kurang lebih 20 menitan itu kejadian. Jadi sudah enggak tahu persis itu. Adik-adik saya sudah pada nangis saja saya datang," kata Diding Boneng kepada wartawan Selasa (30/12/2025).
Baca Juga : Profil Diding Boneng, Pemeran Mbah Buyut di Film KKN di Desa Penari
"Terus saya tanya kenapa? 'Ini roboh gimana?' Kok nanya? Lah orang saya enggak tahu, saya bilang gitu," sambungnya.
Kejadian tersebut diketahui berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB, tepatnya setelah isya. Tak lama kemudian, adik laki-laki Boneng tiba di lokasi dan langsung melapor ke Ketua RT setempat.
![Rumah Boneng Ambruk, Begini Kronologinya]()
Kondisi rumah Diding Boneng sesudah roboh. Foto/Ravie Wardani
"Baru lah adik-adik saya yang cowok-cowok datang, dan langsung dia lapor ke Pak RT. Jadi langsung Pak RT malam itu yang atasin semua, termasuk kehadiran Pak RW juga karena Pak RT," ujar Boneng.
Boneng menduga rumahnya ambruk karena usia bangunan yang sudah tua hingga curah hujan yang cenderung tinggi belakangan ini.
![Rumah Boneng Ambruk, Begini Kronologinya]()
Puing-puing di rumah Diding Boneng. Foto/Ravie Wardani
Baca Juga : Diisukan Jadi Selingkuhan Ridwan Kamil, Safa Marwah Angkat Bicara
"Kalau saya apa ya, ini rumah kan memang sudah lapuk sudah lama dan tidak pernah di-upgrade. Nah mungkin ya ini titik akhirnya dari kelapukannya itu. Sayanya yang salah. Kenapa saya terlalu santai. Beneran, saya ngaku saya salah," ucap dia.
"Setelah hujan, jadi bukan saat hujan. Saat hujan enggak apa-apa. Saya juga masih di situ kok saat hujan," tambahnya.
Saat kejadian, Boneng mengatakan sang anak sedahg tidur dan sempat mendengar suara aneh dari dinding rumahnya. Namun, ia bersyukur tak ada anggota keluarga yang menjadi korban atas kejadian ini.
"Ada anak saya tidur, yang hampir ketiban. Karena dia merasa loh apaan sih kok di atas kretek-kretek-kretek gitu. Dia curiga, dia lari keluar. Begitu dia lari keluar, jatuh. Yang di luar juga di belakang, dia ke belakang, belakang jatuh. Jadi dia lari, jatuh, dia lari, jatuh gitu loh," lanjutnya.
Boneng dan keluarganya kini terpaksa mengungsi di kantor RW 08 Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Dia kembali mengucap syukur atas bantuan masyarakat yang bersedia merenovasi rumahnya.
"Saya yakin bantuan sudah ada, tapi saya enggak terima. Maksudnya urusan itu bukan urusan saya. Jadi saya enggak tahu kalaupun ada apa barangnya, apa saya enggak tahu. Itu urusan adik saya. Jadi kalau ada tamu-tamu yang berurusan sama hal-hal bantuan, ya udah saya serahin ke adik saya. Saya enggak mau tahu," pungkasnya.
Dalam sebuah wawancara, pria 75 tahun itu menceritakan detik-detik rumah tuanya ambruk. Saat kejadian, Boneng sendiri mengaku tak berada di rumah.Ia mengetahui kabar tersebut ketika pulang dan melihat adik-adiknya saat itu sudah menangis.

Kondisi dinding rumah Diding Boneng rusak. Foto/Ravie Wardani
"Saya ada di luar soalnya. Jadi begitu saya pulang, sudah kurang lebih 20 menitan itu kejadian. Jadi sudah enggak tahu persis itu. Adik-adik saya sudah pada nangis saja saya datang," kata Diding Boneng kepada wartawan Selasa (30/12/2025).
Baca Juga : Profil Diding Boneng, Pemeran Mbah Buyut di Film KKN di Desa Penari
"Terus saya tanya kenapa? 'Ini roboh gimana?' Kok nanya? Lah orang saya enggak tahu, saya bilang gitu," sambungnya.
Kejadian tersebut diketahui berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB, tepatnya setelah isya. Tak lama kemudian, adik laki-laki Boneng tiba di lokasi dan langsung melapor ke Ketua RT setempat.

Kondisi rumah Diding Boneng sesudah roboh. Foto/Ravie Wardani
"Baru lah adik-adik saya yang cowok-cowok datang, dan langsung dia lapor ke Pak RT. Jadi langsung Pak RT malam itu yang atasin semua, termasuk kehadiran Pak RW juga karena Pak RT," ujar Boneng.
Boneng menduga rumahnya ambruk karena usia bangunan yang sudah tua hingga curah hujan yang cenderung tinggi belakangan ini.

Puing-puing di rumah Diding Boneng. Foto/Ravie Wardani
Baca Juga : Diisukan Jadi Selingkuhan Ridwan Kamil, Safa Marwah Angkat Bicara
"Kalau saya apa ya, ini rumah kan memang sudah lapuk sudah lama dan tidak pernah di-upgrade. Nah mungkin ya ini titik akhirnya dari kelapukannya itu. Sayanya yang salah. Kenapa saya terlalu santai. Beneran, saya ngaku saya salah," ucap dia.
"Setelah hujan, jadi bukan saat hujan. Saat hujan enggak apa-apa. Saya juga masih di situ kok saat hujan," tambahnya.
Saat kejadian, Boneng mengatakan sang anak sedahg tidur dan sempat mendengar suara aneh dari dinding rumahnya. Namun, ia bersyukur tak ada anggota keluarga yang menjadi korban atas kejadian ini.
"Ada anak saya tidur, yang hampir ketiban. Karena dia merasa loh apaan sih kok di atas kretek-kretek-kretek gitu. Dia curiga, dia lari keluar. Begitu dia lari keluar, jatuh. Yang di luar juga di belakang, dia ke belakang, belakang jatuh. Jadi dia lari, jatuh, dia lari, jatuh gitu loh," lanjutnya.
Boneng dan keluarganya kini terpaksa mengungsi di kantor RW 08 Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Dia kembali mengucap syukur atas bantuan masyarakat yang bersedia merenovasi rumahnya.
"Saya yakin bantuan sudah ada, tapi saya enggak terima. Maksudnya urusan itu bukan urusan saya. Jadi saya enggak tahu kalaupun ada apa barangnya, apa saya enggak tahu. Itu urusan adik saya. Jadi kalau ada tamu-tamu yang berurusan sama hal-hal bantuan, ya udah saya serahin ke adik saya. Saya enggak mau tahu," pungkasnya.
(wur)
Lihat Juga :