Ngeri! Bocah 5 Tahun Tewas Terjepit Travelator di Resor Ski Jepang
Selasa, 30 Desember 2025 - 17:30 WIB
loading...
Sebuah insiden tragis terjadi di sebuah resor ski di Otaru, Hokkaido, Jepang utara. Foto/Kyodo News.
A
A
A
JAKARTA - Sebuah insiden tragis terjadi di sebuah resor ski di Otaru, Hokkaido, Jepang utara. Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun meninggal dunia setelah tangan kanannya terjepit di sebuah moving walkway atau travelator pada Minggu (28/12/2025) pagi.
Petugas pemadam kebakaran menerima panggilan darurat sekitar pukul 10.00 pagi dari ibu korban. Ia melaporkan bahwa anaknya terjebak di jalur travelator tersebut.
Baca juga: Wisata Virtual Kian Populer, Tokyo Jadi Destinasi yang Bisa Dijelajahi dari Jakarta
Korban bernama Hinata Goto, bocah asal Sapporo. Hinata disebut terjatuh saat mencoba turun dari walkway yang menghubungkan area parkir dengan lereng ski di resor tersebut.
Travelator itu tidak dilengkapi pegangan tangan, sehingga menyulitkan pengguna terutama anak-anak. Pihak pengelola resor menyampaikan kepada bahwa fungsi penghentian darurat otomatis pada walkway tersebut tidak aktif secara otomatis saat tangan bocah itu terjepit.
Baca juga: Liburan ke Jepang, Jangan Lewatkan 5 Tempat Wisata Berikut Ini
Akibatnya, ibu Hinata harus menekan tombol darurat secara manual untuk menghentikan alat tersebut. Padahal, sebelumnya dilakukan pemeriksaan rutin pada hari yang sama sebelum insiden terjadi.
Sistem itu memang dirancang untuk menghentikan travelator secara otomatis jika ada benda asing yang tersangkut. Karena staf resor tidak mampu menolong korban, petugas darurat terpaksa membongkar sebagian peralatan walkway untuk mengeluarkan Hinata dari sana.
Meski telah dilakukan upaya penyelamatan, nyawa Hinata tidak dapat tertolong. Seorang perwakilan resor ski pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu dan berjanji akan menyelidiki penyebab kecelakaan.
Mereka juga mengaku akan mengambil langkah-langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari. Sementara itu polisi dan pihak resor menjelaskan bahwa walkway berbentuk ban berjalan itu dipasang sekitar enam tahun lalu dan memiliki panjang sekitar 30 meter.
Pasca insiden tersebut, resor ski juga tetap beroperasi namun walkway tempat insiden terjadi ditutup sementara.
Petugas pemadam kebakaran menerima panggilan darurat sekitar pukul 10.00 pagi dari ibu korban. Ia melaporkan bahwa anaknya terjebak di jalur travelator tersebut.
Baca juga: Wisata Virtual Kian Populer, Tokyo Jadi Destinasi yang Bisa Dijelajahi dari Jakarta
Korban bernama Hinata Goto, bocah asal Sapporo. Hinata disebut terjatuh saat mencoba turun dari walkway yang menghubungkan area parkir dengan lereng ski di resor tersebut.
Travelator itu tidak dilengkapi pegangan tangan, sehingga menyulitkan pengguna terutama anak-anak. Pihak pengelola resor menyampaikan kepada bahwa fungsi penghentian darurat otomatis pada walkway tersebut tidak aktif secara otomatis saat tangan bocah itu terjepit.
Baca juga: Liburan ke Jepang, Jangan Lewatkan 5 Tempat Wisata Berikut Ini
Akibatnya, ibu Hinata harus menekan tombol darurat secara manual untuk menghentikan alat tersebut. Padahal, sebelumnya dilakukan pemeriksaan rutin pada hari yang sama sebelum insiden terjadi.
Sistem itu memang dirancang untuk menghentikan travelator secara otomatis jika ada benda asing yang tersangkut. Karena staf resor tidak mampu menolong korban, petugas darurat terpaksa membongkar sebagian peralatan walkway untuk mengeluarkan Hinata dari sana.
Meski telah dilakukan upaya penyelamatan, nyawa Hinata tidak dapat tertolong. Seorang perwakilan resor ski pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu dan berjanji akan menyelidiki penyebab kecelakaan.
Mereka juga mengaku akan mengambil langkah-langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari. Sementara itu polisi dan pihak resor menjelaskan bahwa walkway berbentuk ban berjalan itu dipasang sekitar enam tahun lalu dan memiliki panjang sekitar 30 meter.
Pasca insiden tersebut, resor ski juga tetap beroperasi namun walkway tempat insiden terjadi ditutup sementara.
(nnz)
Lihat Juga :