Nyaris Tak Dikenali, Jennie BLACKPINK Pamer Foto Rambut Pendek
Jum'at, 02 Januari 2026 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
“Saya menantikan babak baru ini bukan karena saya akan berusia 30 tahun, tetapi karena ada begitu banyak hal yang ingin saya lakukan. Usia 20-an saya penuh dengan gairah dan cinta,” jelasnya.
Jennie juga merenungkan betapa intensnya ia menjalani masa mudanya di usia 20-an. BLACKPINK telah menjual lebih dari 20 juta kopi album di seluruh dunia dan mencetak sejarah sebagai girl group K-pop pertama yang menduduki puncak tangga lagu utama di negara-negara Barat. Debut solonya semakin memperkuat daya tariknya di seluruh dunia, dengan masuk dalam Top 10 di 19 negara.
Baca Juga : G-Dragon Sapu Tiga Daesang di MMA 2025, Jennie Sabet Satu Penghargaan
“Bukannya kami takut, tapi kami tidak tahu bagaimana rasanya kembali tur bersama setelah tiga tahun,” katanya, dengan jujur membahas keseimbangan antara pekerjaan solo dan grup.
![Nyaris Tak Dikenali, Jennie BLACKPINK Pamer Foto Rambut Pendek]()
Salah satu momen paling berkesan dalam wawancara itu adalah refleksi Jennie tentang makna "rumah." Baginya, itu lebih dari sekadar tempat fisik.
“Ketika saya melihat apa yang telah saya ciptakan dan merasa bangga, berpikir, ‘Ini milikku,’ saat itulah saya merasa tenang. Saat itulah saya berpikir, ‘Saya baik-baik saja. Hidup saya baik,’” ujarnya, menggambarkan pencapaian itu sendiri sebagai tempat perlindungan emosionalnya.
Jennie juga merenungkan betapa intensnya ia menjalani masa mudanya di usia 20-an. BLACKPINK telah menjual lebih dari 20 juta kopi album di seluruh dunia dan mencetak sejarah sebagai girl group K-pop pertama yang menduduki puncak tangga lagu utama di negara-negara Barat. Debut solonya semakin memperkuat daya tariknya di seluruh dunia, dengan masuk dalam Top 10 di 19 negara.
Baca Juga : G-Dragon Sapu Tiga Daesang di MMA 2025, Jennie Sabet Satu Penghargaan
“Bukannya kami takut, tapi kami tidak tahu bagaimana rasanya kembali tur bersama setelah tiga tahun,” katanya, dengan jujur membahas keseimbangan antara pekerjaan solo dan grup.

Salah satu momen paling berkesan dalam wawancara itu adalah refleksi Jennie tentang makna "rumah." Baginya, itu lebih dari sekadar tempat fisik.
“Ketika saya melihat apa yang telah saya ciptakan dan merasa bangga, berpikir, ‘Ini milikku,’ saat itulah saya merasa tenang. Saat itulah saya berpikir, ‘Saya baik-baik saja. Hidup saya baik,’” ujarnya, menggambarkan pencapaian itu sendiri sebagai tempat perlindungan emosionalnya.
Lihat Juga :