Mansyur S Mengenang Momen Terakhir Bersama Istri sebelum Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun
Senin, 05 Januari 2026 - 15:30 WIB
loading...
Penyanyi dangdut senior Mansyur S tengah dilanda duka mendalam setelah istrinya, Rosidah, meninggal dunia pada Senin (5/1/2026). Foto/Ravie Mulia.
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi dangdut senior Mansyur S tengah dilanda duka mendalam setelah istrinya, Rosidah, meninggal dunia di usia 75 tahun karena mengidap komplikasi gula pada Senin (5/1/2026).
Kepada wartawan, Mansyur menjelaskan sederet kenangan manis yang diakuinya sulit untuk dilupakan. Mulai dari momen pernikahan mereka di tahun 1970an, hingga dua pekan sebelum ajal menjemput sang istri.
Mansyur mengaku sering mencium kening istrinya yang sudah terbaring lemah di kasur dua pekan sebelum pasangan hidupnya itu dipanggil Sang Khalik.
Baca juga: Duka Mansyur S Kehilangan Sosok Istri: 56 Tahun Dia Dampingi Saya
Momen romantis itu dilakukan setelah pelantun Tajamnya Karang tersebut berolahraga pagi.
"Terakhir dua minggu di rumah sakit. Sudah sembuh, kemarin. Ada satu kesan lagi yang saya tidak lupakan hari ini, menjelang sebelum ajal. Saya tiap hari olahraga 40 menit pasti. Jadi setiap saya habis jalan, saya menghampiri dia, saya cium keningnya. Terus dia (ingin) lagi, saya cium lagi keningnya," ungkapnya di rumah duka kawasan Jakarta Pusat hari ini.
Baca juga: Kabar Duka, Istri Pedangdut Senior Mansyur S Meninggal Dunia
Mansyur pun tak bisa melupakan istrinya yang pernah menangis karena ditinggal di pelaminan karena ia ada jadwal manggung.
"Pada saat saya jadi mempelai tahun '70, jam 8 malam itu saya sudah dijemput untuk nyanyi. Nyanyi dijemput di suatu asrama di Cikarang. Kasihan, ditinggal dia nangis ditinggal sama suaminya yang lagi di pelaminan. Itu satu yang enggak bisa saya lupa," tuturnya.
Mansyur S menilai sosok Rosidah sebagai istri idaman. Perilaku yang baik dan taat pada suami membuat Mansyur bangga menikahinya.
"Ada (kenangan) lagi satu hal yang terakhir yang enggak pernah saya lupa, saya kangen sama masakan beliau. Luar biasa masakan dia. Itu saja," pungkasnya.
Kepada wartawan, Mansyur menjelaskan sederet kenangan manis yang diakuinya sulit untuk dilupakan. Mulai dari momen pernikahan mereka di tahun 1970an, hingga dua pekan sebelum ajal menjemput sang istri.
Mansyur mengaku sering mencium kening istrinya yang sudah terbaring lemah di kasur dua pekan sebelum pasangan hidupnya itu dipanggil Sang Khalik.
Baca juga: Duka Mansyur S Kehilangan Sosok Istri: 56 Tahun Dia Dampingi Saya
Momen romantis itu dilakukan setelah pelantun Tajamnya Karang tersebut berolahraga pagi.
"Terakhir dua minggu di rumah sakit. Sudah sembuh, kemarin. Ada satu kesan lagi yang saya tidak lupakan hari ini, menjelang sebelum ajal. Saya tiap hari olahraga 40 menit pasti. Jadi setiap saya habis jalan, saya menghampiri dia, saya cium keningnya. Terus dia (ingin) lagi, saya cium lagi keningnya," ungkapnya di rumah duka kawasan Jakarta Pusat hari ini.
Baca juga: Kabar Duka, Istri Pedangdut Senior Mansyur S Meninggal Dunia
Mansyur pun tak bisa melupakan istrinya yang pernah menangis karena ditinggal di pelaminan karena ia ada jadwal manggung.
"Pada saat saya jadi mempelai tahun '70, jam 8 malam itu saya sudah dijemput untuk nyanyi. Nyanyi dijemput di suatu asrama di Cikarang. Kasihan, ditinggal dia nangis ditinggal sama suaminya yang lagi di pelaminan. Itu satu yang enggak bisa saya lupa," tuturnya.
Mansyur S menilai sosok Rosidah sebagai istri idaman. Perilaku yang baik dan taat pada suami membuat Mansyur bangga menikahinya.
"Ada (kenangan) lagi satu hal yang terakhir yang enggak pernah saya lupa, saya kangen sama masakan beliau. Luar biasa masakan dia. Itu saja," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :