Ammar Zoni Ungkap Dugaan Pemerasan Rp3 Miliar di Sidang Lanjutan Kasus Narkoba

Kamis, 08 Januari 2026 - 13:09 WIB
loading...
Ammar Zoni Ungkap Dugaan...
Ammar Zoni hadir pada kasus dugaan peredaran narkoba dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (8/1/2026). Foto/Ravie.
A A A
JAKARTA - Ammar Zoni baru saja memberikan keterangannya sebagai terpidana kasus dugaan peredaran narkoba dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (8/1/2026).

Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Dwi Elyarahma Sulistiyowati menegaskan bahwa keenam terdakwa tidak disumpah sebelum memberikan keterangannya sebagai saksi.

Baca juga: Ammar Zoni Siapkan Mental, akan Buka Fakta Baru di Sidang Kasus Narkoba Hari Ini

Namun, ia meminta mereka untuk memberikan keterangan dengan jujur demi kelancaran persidangan. Ammar Zoni selaku terdakwa enam pun mendapat kesempatan terakhir dalam memberikan pernyataan. Kesaksiannya berfokus pada kronologi awal penggeledahan di Rutan Salemba.

Kepada hakim, Ammar mengaku tinggal satu sel dengan pria bernama Jaya yang juga terpidana kasus narkoba. Dia menyebut, pria itu pula yang menawarkan Ammar menampung sabu seberat 100 gram dengan upah Rp10 juta.

"Jadi si Jaya menawarkan, 'mau tambahan enggak untuk tahun baru? Ada uang Rp10 juta, cuma melihatin saja, melihatin narkoba'. Saya ketawa, Yang Mulia. Harga saya enggak segitu kan gitu kan? Buat apa saya harus melihatin narkoba juga segala macam? Malah karena narkoba itu kan saya sudah berkali-kali kena masuk, kan gitu. Jadi saya tolak," ungkap Ammar Zoni di persidangan.

Baca juga: Ammar Zoni Tampil Klimis dan Berkacamata di Sidang Lanjutan Kasus Narkoba Hari Ini

Oleh karena itu, Ammar merasa dirinya dan Jaya sudah tak memiliki urusan apapun setelah penawaran tersebut ditolak.

"Nah, setelah itu di tanggal 3, itu waktu hari Jumat. Dan di hari Jumat itu setelah pulang salat Jumat, saya melihat dia (Terdakwa 5) nih, saya baru masuk pulang, nah dia baru mau keluar ngambil sesuatu gitu kan dari Jaya," tutur Ammar Zoni.

"Ya sudah, saya enggak ada urusan apa-apa lagi kan, saya juga jarang berkomunikasi gitu sama orang di bawah saya gitu karena saya kan di lantai atas. Jadi satu ruangan saya itu beda sekat gitu ya," tambahnya.

Di malam harinya, Ammar mengaku pertugas melakukan penggeledahan ke beberapa kamar tahanan, termasuk selnya.

Salah satu petugas justru menanyakan ponsel milik Ammar yang selama ini ia gunakan.

"Saya punya HP satu. Satunya lagi itu HP sewaan. Ada orang jadi menggadaikan gitu loh Yang Mulia, dia butuh uang jadi menjaminkan ke saya," ucap Ammar.

Setelahnya, Ammar dibawa petugas untuk melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun dalam persidangan, kekasih Dokter Kamelia itu menarik seluruh isi BAP yang disampaikan ke penyidik.

"Saya tarik semuanya. Karena memang pada dasarnya itu tidak keterangan saya di dalam tekanan, dan saya sudah bicara sama penyidik kalau semuanya ini adalah tentang Jaya, urusan dia sama Terdakwa 5," tegasnya.

Ammar kemudian mengungkap adanya dugaan pemerasan yang dilakukan salah satu oknum penyidik.

Dia dituding meminta sang aktor untuk menyiapkan dana senilai Rp300 juta perorang dari total 10 terpidana.

"Namun pada kenyatannya dari para penyidiknya ini tetap menekan saya untuk bicara 'Ya sudahlah, yang jelas lo mau kayak gimana aja ini kasus enggak akan bisa naik Yang penting lo siapkan dana 300 juta per kepala'," kata Ammar Zoni.

"Dan dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, (dengan total) Rp3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang loh ini pemerasan namanya saya bilang," bebernya.

Atas permintaan itu, Ammar pun merasa sangat dirugikan dalam menjalani proses hukum kasus tersebut. Ia bahkan menilai oknum penyidik sengaja membuat skema bahwa dirinya menjadi aktor utama kasus peredaran dalam Rutan.

"Jangan kan Rp300 juta, Rp3 juta juga saya enggak mau bayar. Dia membuat saya seolah-olah saya menjadi induknya gitu loh, saya menjadi orang terakhirnya. Lah saya bilang bagaimana ceritanya saya enggak kenal sama mereka semua gitu dari awal. Lalu saya harus mengakui sesuatu hal yang enggak saya lakukan. Mengakui sesuatu hal yang memang pada dasarnya ini semua dari Jaya," pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ammar Zoni Menangis...
Ammar Zoni Menangis Dipindah ke Nusakambangan, Sebut Suasana Penjara Mencekam
Ammar Zoni Dipindah...
Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Keluarga Boleh Jenguk Sebulan Sekali secara Virtual
Ammar Zoni Tak Ajukan...
Ammar Zoni Tak Ajukan Banding, Pilih PK untuk Bantah Tuduhan Bandar Narkoba
Ammar Zoni Dipindah...
Ammar Zoni Dipindah ke Lapas Nusakambangan, Kunjungan Keluarga Hanya Virtual
Tak Ajukan Banding,...
Tak Ajukan Banding, Ammar Zoni Segera Dipindah ke Nusakambangan usai Divonis 7 Tahun
Ammar Zoni Ajukan Banding...
Ammar Zoni Ajukan Banding Usai Divonis 7 Tahun Penjara, Ganti Pengacara Baru
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Rekomendasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
Infografis
Manusia Pertama yang...
Manusia Pertama yang Mencapai 1 Miliar Followers di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved