Rocky Gerung Debut Akting di Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang
Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Agak Laen: Menyala Pantiku! Jadi Film Indonesia Terlaris, Penonton Sudah Tembus 10,25 Juta
Kombinasi aktor lintas generasi ini memberi ruang bagi dinamika karakter yang beragam, dari figur orang tua hingga generasi muda yang mewarisi beban sejarah tanpa selalu memahami asal-usulnya. Film ini juga menandai debut keterlibatan Rocky Gerung dalam dunia akting.
Tim produksi menegaskan bahwa Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang tidak dimaksudkan sebagai film sejarah dalam pengertian konvensional, melainkan sebagai drama keluarga yang berangkat dari pengalaman personal. Namun justru dari ruang personal itulah, film ini mencoba membuka percakapan yang lebih luas tentang bagaimana sejarah bekerja dalam kehidupan sehari-hari—sering kali tanpa disadari, tetapi membentuk cara seseorang mencintai, membenci, dan memaknai kematian.
Direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada 2026, film ini diposisikan sebagai karya yang mengandalkan kekuatan cerita dan akting, bukan sensasi. Di tengah lanskap sinema nasional yang semakin beragam, Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang hadir sebagai pengingat bahwa kisah keluarga, bila digarap dengan jujur dan disiplin, masih memiliki daya untuk menyentuh persoalan-persoalan besar tentang hidup, kehilangan, dan upaya manusia untuk berdamai dengan akhir.
Kombinasi aktor lintas generasi ini memberi ruang bagi dinamika karakter yang beragam, dari figur orang tua hingga generasi muda yang mewarisi beban sejarah tanpa selalu memahami asal-usulnya. Film ini juga menandai debut keterlibatan Rocky Gerung dalam dunia akting.
Tim produksi menegaskan bahwa Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang tidak dimaksudkan sebagai film sejarah dalam pengertian konvensional, melainkan sebagai drama keluarga yang berangkat dari pengalaman personal. Namun justru dari ruang personal itulah, film ini mencoba membuka percakapan yang lebih luas tentang bagaimana sejarah bekerja dalam kehidupan sehari-hari—sering kali tanpa disadari, tetapi membentuk cara seseorang mencintai, membenci, dan memaknai kematian.
Direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada 2026, film ini diposisikan sebagai karya yang mengandalkan kekuatan cerita dan akting, bukan sensasi. Di tengah lanskap sinema nasional yang semakin beragam, Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang hadir sebagai pengingat bahwa kisah keluarga, bila digarap dengan jujur dan disiplin, masih memiliki daya untuk menyentuh persoalan-persoalan besar tentang hidup, kehilangan, dan upaya manusia untuk berdamai dengan akhir.
(nnz)
Lihat Juga :