BPOM Minta Nestle Tarik Sufor S-26 Promil Gold pHPro 1 karena Berpotensi Tercemar Toksin Cereulide

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:27 WIB
loading...
BPOM Minta Nestle Tarik...
BPOM meminta Nestle menarik salah satu produk sufornya karena berpotensi tercenar tiksin cereulida. Foto/Healthday
A A A
JAKARTA - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk susu formula bayi yang diproduksi oleh Nestlé Suisse SA-Pabrik Konolfingen, Swiss dari pasaran.Dalam keterangan resmi yang diterima Rabu (14/1/2026), BPOM menuturkan bahwa penarikan produk tersebut disebabkan oleh potensi adanya pencemaran toksin cereulide yang diproduksi bakteri Bacillus cereus pada bahan baku arachidonic acid (ARA) oil tertentu yang digunakan dalam produksi formula bayi.

Terlebih, BPOM juga telah mendapatkan himbauan dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) dan The International Food Safety Authorities Network (INFOSAN) yang berisi peringatan keamanan pangan global produk formula bayi yang telah diimpor ke Indonesia.

Hal tersebut juga diperkuat dengan hasil data importasi BPOM yang menunjukan ada dua produk susu formula yang terdampak dan telah dipasarkan di Indonesia. Berdasarkan hasil pengujian sampel, ditemukan adanya toksin cereulide tidak terdeteksi dibawah 0,20 mikrogram per kilogram.

Baca Juga : BPOM Belum Dilibatkan Penuh dalam Program Makan Bergizi Gratis

Dua produk tersebut salah satunya adalah S-26 Promil Gold pHPro 1 (formula bayi untuk usia 0–6 bulan), nomor izin edar ML 562209063696 dengan nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1. Dengan adanya temuan tersebut, BPOM juga telah meminta PT Nestlé Indonesia agar menghentikan importasi dan distribusi sementara produk tersebut.

Sementara itu, PT Nestle sendiri diketahui telah melakukan penarikan secara mandiri terhadap semua produk formula bayi yang terdampak di bawah pengawasan BPOM. Meski demikian, belum ada laporan kejadian sakit atau masyarakat yang terkontaminasi toksin cereulide yang terkonfirmasi di Indonesia

Sebagai informasi, toksin cereulide sendiri bersifat tahan panas (heat stable) atau tidak dapat dimusnahkan dna atau dinonaktifkan melalui proses penyeduhan dengan air mendidih maupun proses pemasakan biasa. Jika manusia terpapar toksin tersebut, maka gejala muntah parah atau persisten, diare serta kelesuan yang tidak biasa akan dirasakan dalam durasi sekitar 30 menit hingga enam jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Memahami Kualitas Susu...
Memahami Kualitas Susu Formula Anak dari Bahan, Sumber, dan Proses Produksi
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
BPOM Temukan 11 Kosmetik...
BPOM Temukan 11 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri hingga Pemicu Kanker
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Rekomendasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Berita Terkini
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Infografis
BPOM Minta Masyarakat...
BPOM Minta Masyarakat Waspada terhadap Ikan Makarel Kaleng Palsu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved