Vision+ Ungkap Pembajakan Film Rugikan Industri Kreatif hingga Rp30 Triliun

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:15 WIB
loading...
Vision+ Ungkap Pembajakan...
Chief Technology Officer Vision+, Darmawan Zaini memberikan sorotan terkait isu kerugian ekonomi di industri kreatif yang mencapai Rp 30 Triliun. Foto: Niko Prayoga
A A A
JAKARTA - Chief Technology Officer Vision+, Darmawan Zaini memberikan sorotan terkait isu kerugian ekonomi di industri kreatif yang mencapai Rp 30 Triliun. Kerugian tersebut diakibatkan maraknya praktik pembajakan film dan konten digital di Indonesia.

Darmawan menjelaskan bahwa, hasil riset Asosiasi Video Streaming Indonesia (Avisi) bersama Universitas Pelita Harapan menunjukan bahwa ada sekitar 49,5 juta penonton ilegal di Indonesia yang memicu kerugian ekonomi mencapai Rp25 hingga Rp30 triliun.

Ia menyebut, data di atas menjadi alarm penting bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menyadari betapa masifnya dampak negatif pembajakan terhadap ekosistem industri kreatif dan perekonomian nasional.

Baca Juga : SMARTFREN Luncurkan Web Series Realita Kehidupan Anak Muda Mengejar Mimpi

Sebab, pembajakan bukan sekadar masalah pelanggaran hak cipta, melainkan ancaman langsung terhadap keberlangsungan industri.

"Ini pertama kalinya kita melihat skala pembajakan digital di Indonesia sebesar ini. Dampaknya sangat terasa pada pertumbuhan ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, hingga keberlangsungan industri kreatif secara keseluruhan," kata Darmawan saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Menanggapi situasi tersebut, Darmawan menuturkan bahwa Vision+ telah menyiapkan dan menjalankan tiga pilar strategi utama untuk menekan angka pembajakan. Terlebih, Vision+ sendiri merupakan salah layanan live streaming yang cukup besar di Indonesia.

Ia menerangkan, strategi pertama yang bakal dilakukan Vision+ adalah mengantisipasi alasan mahalnya biaya langganan. Antisipasi tersebut diimplementasikan Vision+ dengan menghadirkan paket mulai dari Rp20.000 per bulan.

Tujuannya, agar masyarakat dapat mengakses konten berkualitas secara legal tanpa memberatkan kantong.

Baca Juga : Apa Itu Microdrama? Mengenal Drama Singkat yang Jadi Andalan VISION+

Kemudian, langkah kedua adalah aktif bekerja sama dengan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi, DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual), dan Kemenparekraf untuk melakukan take down terhadap konten-konten ilegal di berbagai platform.

Sementara, strategi ketiga adalahelakukan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat bahwa menonton konten legal adalah bentuk dukungan nyata terhadap perlindungan industri kreatif dan tenaga kerja di Indonesia.

Dengan tiga strategi di atas, Darmawan berharap adanya pergeseran perilaku konsumen di Indonesia untuk lebih memilih jalur legal.

Sehingga, jumlah penonton legal, industri perfilman, serial, hingga tayangan olahraga nasional diharapkan dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi positif bagi ekonomi nasional.

"Harapannya lebih banyak penonton di Indonesia yang menonton secara legal. Dengan begitu, kita ikut membantu perkembangan industri bisnis, konten lokal, hingga olahraga nasional," tandas dia.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
V+Short Jadi Rumah Baru...
V+Short Jadi Rumah Baru untuk Semua Microdrama Favorit, Download Aplikasinya Sekarang!
Tren Wisata 2026: Wisatawan...
Tren Wisata 2026: Wisatawan Indonesia Kini Pilih Destinasi Lewat 'Pengalaman Emosional' di Media Sosial
BAFTA Television Awards...
BAFTA Television Awards 2026 Digelar Kembali, Tayang Live di VISION+
Sinopsis He Married...
Sinopsis 'He Married Me For Revenge', Microdrama Baru di VISION+
Baru! Aplikasi V+Short...
Baru! Aplikasi V+Short Hadirkan Microdrama dengan Beragam Genre Seru
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Rekomendasi
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Berita Terkini
Ruben Onsu Gugat Hak...
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Tiga Anak, Nama Betrand Peto Ikut Dicantumkan
Lisa Mariana Diduga...
Lisa Mariana Diduga Tipu Klien Endorsement, Korban Mengaku Rugi Ratusan Juta
Ruben Onsu Bikin Pangling...
Ruben Onsu Bikin Pangling dengan Tampil Brewok Sepulang Umrah
The Journey Of Pursuing...
The Journey Of Pursuing Love, Drama Pendek China V+Short Tentang Balas Dendam
Sarah Gibson Resmi Berpisah...
Sarah Gibson Resmi Berpisah dari Diska Resha, Tetap Sepakat Co-Parenting
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved