Serdadu Sam Jelajahi Batas Genre di Album Kronik, Lagu Kalibut Terinspirasi Konflik Gaza
Jum'at, 16 Januari 2026 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
“Menulis dalam Bahasa Indonesia punya tantangan tersendiri. Saya berusaha menghindari klise, tapi juga tidak ingin terlalu bersayap,” ujar Kenny.
Beberapa lagu dalam album ini berdurasi tidak biasa—seperti Kalibut, sebuah nomor progresif rock yang bercerita tentang konflik Gaza dengan durasi lebih dari 12 menit. “Saya tak ingin dibatasi aturan industri soal durasi. Cerita sebuah lagu selesai saat ia selesai—bukan saat timer berhenti,” tuturnya.
Salah satu titik penting dalam Kronik adalah reinterpretasi Setengah Tiang, lagu karya maestro Harry Roesli. Dengan restu keluarga almarhum, lagu ini dihidupkan kembali melalui sentuhan brass dan emosi kontemporer.
“Kami tidak ingin meng-cover. Kami ingin berdialog dengan masa lalu,” ujar Kenny.
Sementara Agrippina—yang dirilis dalam EP Rencana Tiga Belati—pernah masuk nominasi AMI Awards 2022 untuk kategori Karya Produksi Progressive Terbaik. Lagu ini menjadi fondasi gaya musik Serdadu Sam: progresif, melankolis, dan eksperimental.
Beberapa lagu dalam album ini berdurasi tidak biasa—seperti Kalibut, sebuah nomor progresif rock yang bercerita tentang konflik Gaza dengan durasi lebih dari 12 menit. “Saya tak ingin dibatasi aturan industri soal durasi. Cerita sebuah lagu selesai saat ia selesai—bukan saat timer berhenti,” tuturnya.
Salah satu titik penting dalam Kronik adalah reinterpretasi Setengah Tiang, lagu karya maestro Harry Roesli. Dengan restu keluarga almarhum, lagu ini dihidupkan kembali melalui sentuhan brass dan emosi kontemporer.
“Kami tidak ingin meng-cover. Kami ingin berdialog dengan masa lalu,” ujar Kenny.
Sementara Agrippina—yang dirilis dalam EP Rencana Tiga Belati—pernah masuk nominasi AMI Awards 2022 untuk kategori Karya Produksi Progressive Terbaik. Lagu ini menjadi fondasi gaya musik Serdadu Sam: progresif, melankolis, dan eksperimental.
Lihat Juga :