Sambal Bakar Indonesia Resmi Buka Gerai ke-30 di Senen
Senin, 19 Januari 2026 - 21:11 WIB
loading...
Sambal Bakar Indonesia resmi membuka cabang ke-30 di Jalan Senen Raya A No. 135–137 RT05/01, Jakarta Pusat. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sambal Bakar Indonesia resmi membuka cabang ke-30 di Jalan Senen Raya A No. 135–137 RT05/01, Jakarta Pusat. Kehadiran gerai terbaru ini menjadi momen penting bagi Sambal Bakar Indonesia Group karena menandai gerai pertama yang dibuka pada 2026 dan tonggak awal langkah ekspansi agresif perusahaan di tahun ini.
Tak sekadar menambah jumlah cabang, pembukaan gerai di kawasan yang berlokasi tepat di depan Mall Atrium Senen ini juga menjadi penanda masuknya Sambal Bakar Indonesia ke Jakarta Pusat, salah satu wilayah dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tertinggi di ibu kota. Director of Marketing & Branding Sambal Bakar Indonesia Renaldo Akhira Ruslan mengungkapkan, pemilihan kawasan Senen dilakukan melalui pertimbangan matang.
"Kawasan di depan Mall Atrium dipilih karena memiliki akses yang sangat strategis, mudah dijangkau dari berbagai arah, serta dikelilingi oleh perkantoran, area komersial, dan aktivitas masyarakat yang tinggi," ujar Renaldo.
Menurutnya, kehadiran Sambal Bakar Indonesia di lokasi ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus berekspansi sambil meningkatkan mutu restoran. "Kami ingin hadir di lokasi yang dapat menjangkau lebih banyak orang dan menjadi bagian dari aktivitas harian mereka," lanjutnya.
Gerai ke-30 Sambal Bakar Indonesia hadir dengan konsep yang lebih matang dibandingkan sebagian besar gerai sebelumnya. Bangunan lebih luas hingga 3.000 meter persegi, terdiri dari dua lantai, serta dilengkapi ruangan VIP menjadi nilai tambah utama.
Lebih lanjut dia menjelaskan, konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. "Dengan dua lantai dan ruangan VIP, kami ingin gerai ini bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan, mulai dari makan bersama keluarga, agenda kantor, hingga acara privat," tuturnya.
Menyasar Pegawai Kantoran dan Keluarga
Secara umum, Sambal Bakar Indonesia tetap menyasar penikmat makanan Indonesia yang cocok dinikmati sehari-hari. Namun, khusus untuk gerai Senen, segmen pegawai kantoran menjadi target utama, tanpa mengesampingkan keluarga dan komunitas sekitar.
Lokasi yang berada di pusat aktivitas bisnis dan komersial diharapkan mampu menjadikan gerai ini sebagai pilihan utama untuk makan siang, pertemuan informal, maupun santap bersama selepas jam kerja.
Di tengah ketatnya persaingan industri F&B, Sambal Bakar Indonesia menegaskan kunci pertumbuhan mereka terletak pada konsistensi rasa, kualitas produk, dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar.
"Kami terus melakukan inovasi menu, menjaga standar operasional yang ketat, serta memperkuat pengalaman makan pelanggan. Pemilihan lokasi yang tepat juga menjadi fokus utama kami," ujar Renaldo.
Terkait menjamurnya bisnis sambal bakar dengan harga lebih terjangkau, SBIG menegaskan kekuatannya ada pada nilai dan pengalaman. "Kami tidak hanya menjual harga, tetapi juga cita rasa khas, kualitas bahan, dan kepercayaan pelanggan terhadap brand," tambahnya.
Pembukaan gerai ke-30 ini menjadi penanda fase baru perjalanan Sambal Bakar Indonesia. Masuknya SBIG ke Jakarta Pusat menjadi pijakan untuk ekspansi berikutnya dengan konsep gerai yang semakin beragam dan matang.
Sepanjang 2026, Sambal Bakar Indonesia menargetkan pembukaan puluhan gerai baru di wilayah strategis, baik di Jabodetabek maupun kota-kota potensial lainnya. Setiap gerai baru diharapkan mampu membuka puluhan lapangan pekerjaan, sekaligus memberi kontribusi positif bagi ekonomi lokal.
Menutup pernyataannya, dia juga menyampaikan pesan bagi pelaku UMKM dan pebisnis kuliner yang tengah merintis usaha. "Tetap konsisten, berani berinovasi, dan fokus pada kualitas produk serta kepuasan pelanggan. Membangun bisnis kuliner membutuhkan proses panjang dan ketekunan," ujar Renaldo.
Tak sekadar menambah jumlah cabang, pembukaan gerai di kawasan yang berlokasi tepat di depan Mall Atrium Senen ini juga menjadi penanda masuknya Sambal Bakar Indonesia ke Jakarta Pusat, salah satu wilayah dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tertinggi di ibu kota. Director of Marketing & Branding Sambal Bakar Indonesia Renaldo Akhira Ruslan mengungkapkan, pemilihan kawasan Senen dilakukan melalui pertimbangan matang.
"Kawasan di depan Mall Atrium dipilih karena memiliki akses yang sangat strategis, mudah dijangkau dari berbagai arah, serta dikelilingi oleh perkantoran, area komersial, dan aktivitas masyarakat yang tinggi," ujar Renaldo.
Menurutnya, kehadiran Sambal Bakar Indonesia di lokasi ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus berekspansi sambil meningkatkan mutu restoran. "Kami ingin hadir di lokasi yang dapat menjangkau lebih banyak orang dan menjadi bagian dari aktivitas harian mereka," lanjutnya.
Gerai ke-30 Sambal Bakar Indonesia hadir dengan konsep yang lebih matang dibandingkan sebagian besar gerai sebelumnya. Bangunan lebih luas hingga 3.000 meter persegi, terdiri dari dua lantai, serta dilengkapi ruangan VIP menjadi nilai tambah utama.
Lebih lanjut dia menjelaskan, konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. "Dengan dua lantai dan ruangan VIP, kami ingin gerai ini bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan, mulai dari makan bersama keluarga, agenda kantor, hingga acara privat," tuturnya.
Menyasar Pegawai Kantoran dan Keluarga
Secara umum, Sambal Bakar Indonesia tetap menyasar penikmat makanan Indonesia yang cocok dinikmati sehari-hari. Namun, khusus untuk gerai Senen, segmen pegawai kantoran menjadi target utama, tanpa mengesampingkan keluarga dan komunitas sekitar.
Lokasi yang berada di pusat aktivitas bisnis dan komersial diharapkan mampu menjadikan gerai ini sebagai pilihan utama untuk makan siang, pertemuan informal, maupun santap bersama selepas jam kerja.
Di tengah ketatnya persaingan industri F&B, Sambal Bakar Indonesia menegaskan kunci pertumbuhan mereka terletak pada konsistensi rasa, kualitas produk, dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar.
"Kami terus melakukan inovasi menu, menjaga standar operasional yang ketat, serta memperkuat pengalaman makan pelanggan. Pemilihan lokasi yang tepat juga menjadi fokus utama kami," ujar Renaldo.
Terkait menjamurnya bisnis sambal bakar dengan harga lebih terjangkau, SBIG menegaskan kekuatannya ada pada nilai dan pengalaman. "Kami tidak hanya menjual harga, tetapi juga cita rasa khas, kualitas bahan, dan kepercayaan pelanggan terhadap brand," tambahnya.
Pembukaan gerai ke-30 ini menjadi penanda fase baru perjalanan Sambal Bakar Indonesia. Masuknya SBIG ke Jakarta Pusat menjadi pijakan untuk ekspansi berikutnya dengan konsep gerai yang semakin beragam dan matang.
Sepanjang 2026, Sambal Bakar Indonesia menargetkan pembukaan puluhan gerai baru di wilayah strategis, baik di Jabodetabek maupun kota-kota potensial lainnya. Setiap gerai baru diharapkan mampu membuka puluhan lapangan pekerjaan, sekaligus memberi kontribusi positif bagi ekonomi lokal.
Menutup pernyataannya, dia juga menyampaikan pesan bagi pelaku UMKM dan pebisnis kuliner yang tengah merintis usaha. "Tetap konsisten, berani berinovasi, dan fokus pada kualitas produk serta kepuasan pelanggan. Membangun bisnis kuliner membutuhkan proses panjang dan ketekunan," ujar Renaldo.
(dra)
Lihat Juga :