Jangan Minum Kopi dalam Kondisi Perut Kosong, Ini Bahayanya!
Kamis, 22 Januari 2026 - 06:30 WIB
loading...
Minum kopi dalam kondisi perut kosong bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Foto: Healthday
A
A
A
JAKARTA - Minum kopi sering jadi rutinitas pagi banyak orang. Namun mengonsumsi kopi saat perut kosong ternyata punya pengaruh negatif bagi tubuh, apalagi jika dilakukan secara rutin.
Ahli kesehatan menjelaskan bahwa efeknya tergantung pada kondisi tubuh masing-masing orang, kebiasaan minum kopi, dan sensitivitas terhadap kafein. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kopi diminum tanpa makanan terlebih dahulu, di antaranya:
Memicu Asam Lambung
Salah satu masalah umum ketika minum kopi saat perut kosong adalah produksi asam lambung yang meningkat. Kafein dapat merangsang sel-sel di lambung untuk menghasilkan lebih banyak asam, yang bisa menyebabkan sensasi perih atau mulas di dada (heartburn), rasa tidak nyaman di perut bagian atas, atau gangguan pencernaan.
Orang yang sudah memiliki kondisi seperti maag, GERD, atau hipersensitivitas lambung akan lebih rentan merasakan gejala ini ketika minum kopi tanpa sarapan.
Baca Juga : Minum Kopi 3-4 Gelas Sehari Bisa Bikin Panjang Umur, Ini Alasannya
Merangsang Sistem Saraf
Kopi bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat melalui kafein. Ini bisa membuat kita merasa lebih fokus.
Namun jika dikonsumsi saat perut kosong, stimulasi ini justru dapat memicu beberapa hal seperti pelepasan hormon stres yaitu adrenalin. Dapat juga menyebabkan denyut jantung lebih cepat, dan memengaruhi suasana hati atau kecemasan pada beberapa orang.
Rasa Lapar yang Berubah
Kopi tanpa makanan biasanya bisa menekan nafsu makan sementara, tetapi efeknya bisa membuat seseorang justru makan lebih banyak saat akhirnya makan besar pertama di siang hari.
Baca Juga : Wajib Tahu, Segini Batas Aman Konsumsi Kafein Harian Bagi Pecinta Kopi
Gejala kecemasan
Bagi sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, konsumsi kopi di pagi hari tanpa sarapan bisa memperkuat gejala cemas atau jantung berdebar.
Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan minum kopi setelah sedikit makanan ringan atau sarapan kecil agar lebih mudah ditoleransi oleh tubuh. Mengonsumsi makanan terlebih dahulu membantu menetralkan asam lambung dan memberikan energi, sekaligus mengurangi reaksi kafein yang intens.
Ahli kesehatan menjelaskan bahwa efeknya tergantung pada kondisi tubuh masing-masing orang, kebiasaan minum kopi, dan sensitivitas terhadap kafein. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kopi diminum tanpa makanan terlebih dahulu, di antaranya:
Memicu Asam Lambung
Salah satu masalah umum ketika minum kopi saat perut kosong adalah produksi asam lambung yang meningkat. Kafein dapat merangsang sel-sel di lambung untuk menghasilkan lebih banyak asam, yang bisa menyebabkan sensasi perih atau mulas di dada (heartburn), rasa tidak nyaman di perut bagian atas, atau gangguan pencernaan.
Orang yang sudah memiliki kondisi seperti maag, GERD, atau hipersensitivitas lambung akan lebih rentan merasakan gejala ini ketika minum kopi tanpa sarapan.
Baca Juga : Minum Kopi 3-4 Gelas Sehari Bisa Bikin Panjang Umur, Ini Alasannya
Merangsang Sistem Saraf
Kopi bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat melalui kafein. Ini bisa membuat kita merasa lebih fokus.
Namun jika dikonsumsi saat perut kosong, stimulasi ini justru dapat memicu beberapa hal seperti pelepasan hormon stres yaitu adrenalin. Dapat juga menyebabkan denyut jantung lebih cepat, dan memengaruhi suasana hati atau kecemasan pada beberapa orang.
Rasa Lapar yang Berubah
Kopi tanpa makanan biasanya bisa menekan nafsu makan sementara, tetapi efeknya bisa membuat seseorang justru makan lebih banyak saat akhirnya makan besar pertama di siang hari.
Baca Juga : Wajib Tahu, Segini Batas Aman Konsumsi Kafein Harian Bagi Pecinta Kopi
Gejala kecemasan
Bagi sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, konsumsi kopi di pagi hari tanpa sarapan bisa memperkuat gejala cemas atau jantung berdebar.
Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan minum kopi setelah sedikit makanan ringan atau sarapan kecil agar lebih mudah ditoleransi oleh tubuh. Mengonsumsi makanan terlebih dahulu membantu menetralkan asam lambung dan memberikan energi, sekaligus mengurangi reaksi kafein yang intens.
(wur)
Lihat Juga :