Cha Eun Woo Diduga Memindahkan Alamat Perusahaan Ibunya ke Restoran Belut untuk Hindari pajak
Jum'at, 23 Januari 2026 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Pakar hukum telah memberikan pendapat mereka mengenai detail seputar dugaan penggelapan pajak yang dilakukan penyanyi/aktor Cha Eun Woo, dengan menyelidiki detail seputar agensi hiburan Cha's Gallery yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo.
Menurut laporan pada 23 Januari KST, Cha's Gallery sebenarnya adalah perusahaan yang sebelumnya berlokasi di sebuah gedung bisnis di Gimpo dan beroperasi sebagai perusahaan swasta. Kemudian, pada September 2024, Cha's Gallery berganti nama menjadi The Annie, dan strukturnya juga diubah menjadi perseroan terbatas. Sekitar waktu itulah alamat perusahaan dipindahkan ke Ganghwado, lokasi restoran belut milik keluarga Cha Eun Woo.
Baca Juga : Deretan Drama Korea 2026 dari Rom-Com hingga Action, Ada yang Dibintangi Jisoo BLACKPINK
Menurut seorang ahli hukum, perubahan ini menunjukkan upaya yang disengaja untuk menghindari audit eksternal oleh Dinas Pajak Nasional. Perusahaan yang dianggap berukuran di atas ukuran tertentu tunduk pada audit eksternal reguler, tetapi perusahaan perseroan terbatas tidak memiliki kewajiban serupa untuk mengungkapkan catatan keuangan mereka.
Lebih lanjut, Ganghwado dikatakan diklasifikasikan sebagai "zona manajemen pertumbuhan", yang memungkinkan bisnis dan perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut untuk menghindari pajak akuisisi yang tinggi yang dikenakan di tempat lain.
Menurut laporan pada 23 Januari KST, Cha's Gallery sebenarnya adalah perusahaan yang sebelumnya berlokasi di sebuah gedung bisnis di Gimpo dan beroperasi sebagai perusahaan swasta. Kemudian, pada September 2024, Cha's Gallery berganti nama menjadi The Annie, dan strukturnya juga diubah menjadi perseroan terbatas. Sekitar waktu itulah alamat perusahaan dipindahkan ke Ganghwado, lokasi restoran belut milik keluarga Cha Eun Woo.
Baca Juga : Deretan Drama Korea 2026 dari Rom-Com hingga Action, Ada yang Dibintangi Jisoo BLACKPINK
Menurut seorang ahli hukum, perubahan ini menunjukkan upaya yang disengaja untuk menghindari audit eksternal oleh Dinas Pajak Nasional. Perusahaan yang dianggap berukuran di atas ukuran tertentu tunduk pada audit eksternal reguler, tetapi perusahaan perseroan terbatas tidak memiliki kewajiban serupa untuk mengungkapkan catatan keuangan mereka.
Lebih lanjut, Ganghwado dikatakan diklasifikasikan sebagai "zona manajemen pertumbuhan", yang memungkinkan bisnis dan perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut untuk menghindari pajak akuisisi yang tinggi yang dikenakan di tempat lain.
Lihat Juga :