Fuji Sambangi Polres Jaksel, Usut Kasus Dugaan Penggelapan Dana Admin Medsos
Jum'at, 23 Januari 2026 - 19:30 WIB
loading...
Fujianti Utami alias Fuji mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk mengusut kasus dugaan penggelapan dana admin medsosnya. Foto/Ravie Wardani
A
A
A
JAKARTA - Selebgram Fujianti Utami alias Fuji menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026). Berdasarkan pantauan iNews Media Group (IMG) di lokasi, Fuji hadir bersama tim kuasa hukum dan kedua orang tuanya, Haji Faisal dan Dewi Zuhriati, sekitar pukul 17.00 WIB.
Sandy Arifin selaku kuasa hukum menjelaskan bahwa tujuan sang klien hadir di Polres Jaksel. Hal ini sebagai bentuk keseriusan pihaknya dalam mengusut dugaan penipuan dan penggelapan dana yang dilakukan staf admin media sosial senilai miliaran rupiah yang dilaporkan beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Fantastis! Fuji Pakai Gelang Cartier Bertabur Berlian, Harganya Tembus Rp1 Miliar
"Hari ini kita mau menanyakan informasi perkembangan. Tapi kami terakhir dapat informasi itu ada perkembangan lebih lanjut karena beberapa saksi sudah dilengkapi semua. Nah, kita hari ini ingin menanyakan kekurangan dari klien kami apa saja yang harus kita lengkapi, apakah bukti ataupun saksi," kata Sandy Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan.
Sandy mengaku belum bisa menjelaskan lebih lanjut lantaran pihaknya harus menemui tim penyidik lebih dulu.
Sandy Arifin selaku kuasa hukum menjelaskan bahwa tujuan sang klien hadir di Polres Jaksel. Hal ini sebagai bentuk keseriusan pihaknya dalam mengusut dugaan penipuan dan penggelapan dana yang dilakukan staf admin media sosial senilai miliaran rupiah yang dilaporkan beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Fantastis! Fuji Pakai Gelang Cartier Bertabur Berlian, Harganya Tembus Rp1 Miliar
"Hari ini kita mau menanyakan informasi perkembangan. Tapi kami terakhir dapat informasi itu ada perkembangan lebih lanjut karena beberapa saksi sudah dilengkapi semua. Nah, kita hari ini ingin menanyakan kekurangan dari klien kami apa saja yang harus kita lengkapi, apakah bukti ataupun saksi," kata Sandy Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan.
Sandy mengaku belum bisa menjelaskan lebih lanjut lantaran pihaknya harus menemui tim penyidik lebih dulu.
Lihat Juga :