Waspada Virus Nipah, Thailand Perketat Pemeriksaan Kesehatan di Bandara

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:06 WIB
loading...
Waspada Virus Nipah,...
Thailand perketat pemeriksaan di bandara karena merebaknya virus Nipah di negara tersebut. Foto: The Straits Times
A A A
JAKARTA - Otoritas kesehatan Thailand memperketat pemeriksaan si bandara internasional buntut adanya laporan virus Nipah yang diduga berasal dari India. Meski hingga kini belum ada kasus Nipah yang terdeteksi di Thailand, pemerintah mengambil langkah antisipasi yang cukup agresif untuk melindungi masyarakat dan wisatawan.

Pemeriksaan diperketat di beberapa bandara utama seperti Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket International Airport. Mereka fokus pada penumpang yang tiba dari wilayah yang menjadi zona risiko tinggi.

Baca Juga : Sudah Telan Korban, Apakah Virus Nipah Mematikan?

Upaya ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan masuknya virus ke dalam negeri. Langkah pemeriksaan yang diterapkan di bandara misalnya:

- Pemeriksaan suhu tubuh menggunakan alat scan untuk mendeteksi demam pada penumpang yang baru tiba.
- Evaluasi kesehatan langsung di tempat untuk mereka yang menunjukkan gejala yang mencurigakan.
- Penumpang dari West Bengal juga diberi lembar informasi kesehatan (Health Beware Card) yang menjelaskan gejala yang perlu diwaspadai dan langkah bila sakit setelah tiba di Thailand.

Pemeriksaan ini mirip dengan protokol yang digunakan saat pandemi COVID-19. Menurut pejabat pemerintah Thailand, hingga kini belum ada kasus Nipah yang dikonfirmasi di negara tersebut.

Baca Juga : Mengenal IBD, Penyakit Radang Usus Kronis yang Sering Disangka Gangguan Pencernaan Biasa

Namun karena virus Nipah dianggap sangat berbahaya dan tidak memiliki vaksin atau pengobatan khusus, pengawasan pun makin diperketat khususnya pada pintu masuk internasional. Pemerintah juga memerintahkan departemen terkait untuk terus memantau situasi, memperluas koordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta memastikan sistem kesehatan siap jika diperlukan.

Sebagai informasi, virus Nipah adalah penyakit zoonotik yang dapat menular dari hewan ke manusia, dengan kelelawar buah (fruit bats) sebagai salah satu reservoir alami virus ini. Penularan juga dapat terjadi melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi atau melalui makanan yang terkontaminasi.

Infeksi Nipah pada manusia dapat menyebabkan gejala serius seperti demam tinggi, ensefalitis (radang otak), serta gangguan pernapasan. Karena tingkat kematian akibat infeksi Nipah diperkirakan sangat tinggi dan belum tersedia vaksin atau pengobatan khusus, langkah pencegahan menjadi salah satu strategi utama yang dilakukan oleh negara-negara di kawasan.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hepatitis B Kronis Tak...
Hepatitis B Kronis Tak Bisa Sembuh Total, Penderita Harus Minum Obat Seumur Hidup
Menkes Pastikan Pasien...
Menkes Pastikan Pasien Hantavirus di Indonesia Sudah Pulang dan Tidak Menular
Jangan Tutup Batuk dengan...
Jangan Tutup Batuk dengan Telapak Tangan, Ini Bahayanya!
Menkes Budi Gunadi:...
Menkes Budi Gunadi: Setiap 4 Menit Satu Orang Indonesia Meninggal karena TBC
WHO Umumkan Darurat...
WHO Umumkan Darurat Ebola Global, Kemenkes Pastikan Belum Ada Kasus di Indonesia
Malaria Monyet Terdeteksi...
Malaria Monyet Terdeteksi di Aceh! Yuk Kenali Gejala dan Pola Penularannya
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Rekomendasi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Berita Terkini
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved