Setelah Reza Arap, Polisi Bakal Minta Keterangan Keluarga Lula Lahfah
Rabu, 28 Januari 2026 - 12:31 WIB
loading...
Lula lahfah. Foto: Instagram/@lulalahfah
A
A
A
JAKARTA - Penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat (23/1/2026) belum terungkap. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus kematian kekasih Reza Arap yang ditemukan meninggal di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan.
Polisi telah meminta keterangan dari 10 saksi, termasuk Reza Arap. Terbaru, polisi akan meminta keterangan dari pihak keluarga untuk mengusut soal penyebab Lula Lahfah.
"Rencana tindak lanjut proses pemeriksaan keluarga dari almarhum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga : Reza Arap Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Dicecar 30 Pertanyaan selama 5 Jam
Kendati demikian, Budi belum membeberkan kapan pemeriksaan terhadap keluarga Lula akan dilakukan.
Budi menyebut ada sejumlah informasi yang akan didalami oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Salah satunya terkait keputusan keluarga menolak proses autopsi.
"Ya pasti karena ada pertanyaan kenapa pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi," ujar dia.
Budi menambahkan, sejauh ini kepolisian telah meminta keterangan dari 10 saksi. Mulai dari asisten rumah tangga (ART), sopir, teknisi apartemen, asisten pribadi hingga kekasih Lula, Reza Arap.
Baca Juga : Polisi Lakukan Uji Labfor Terhadap Barang Bukti di TKP Meninggalnya Lula Lahfah
"Kita juga meminta keterangan dari pihak dokter RS Fatmawati, yang melaksanakan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah. Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap dokter R yang mengeluarkan surat keterangan kematian, termasuk kita juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak RS pondok indah terkait tentang riwayat medis dari almarhum," jelasnya.
Sebelumnya, Selebgram atau Influencer Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (23/1). Polisi memastikan tidak ada bekas penganiayaan pada tubuh Lula.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Murodih, Sabtu (24/1/2026).
Murodih menjelaskan polisi hanya menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Berdasarkan keterangan saksi, Lula memang baru berobat pada malam sebelumnya.
"Ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," tutur dia.
Polisi telah meminta keterangan dari 10 saksi, termasuk Reza Arap. Terbaru, polisi akan meminta keterangan dari pihak keluarga untuk mengusut soal penyebab Lula Lahfah.
"Rencana tindak lanjut proses pemeriksaan keluarga dari almarhum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga : Reza Arap Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Dicecar 30 Pertanyaan selama 5 Jam
Kendati demikian, Budi belum membeberkan kapan pemeriksaan terhadap keluarga Lula akan dilakukan.
Budi menyebut ada sejumlah informasi yang akan didalami oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Salah satunya terkait keputusan keluarga menolak proses autopsi.
"Ya pasti karena ada pertanyaan kenapa pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi," ujar dia.
Budi menambahkan, sejauh ini kepolisian telah meminta keterangan dari 10 saksi. Mulai dari asisten rumah tangga (ART), sopir, teknisi apartemen, asisten pribadi hingga kekasih Lula, Reza Arap.
Baca Juga : Polisi Lakukan Uji Labfor Terhadap Barang Bukti di TKP Meninggalnya Lula Lahfah
"Kita juga meminta keterangan dari pihak dokter RS Fatmawati, yang melaksanakan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah. Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap dokter R yang mengeluarkan surat keterangan kematian, termasuk kita juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak RS pondok indah terkait tentang riwayat medis dari almarhum," jelasnya.
Sebelumnya, Selebgram atau Influencer Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (23/1). Polisi memastikan tidak ada bekas penganiayaan pada tubuh Lula.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Murodih, Sabtu (24/1/2026).
Murodih menjelaskan polisi hanya menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Berdasarkan keterangan saksi, Lula memang baru berobat pada malam sebelumnya.
"Ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," tutur dia.
(wur)
Lihat Juga :