Logo Imlek 2026 Diluncurkan, Ini Makna Filosofinya
Kamis, 29 Januari 2026 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
"Mulai dari merah putih di rambut kuda untuk mengingatkan kita bahwa mahkotanya kita itu adalah bendera merah putih dan kenapa ada bentuknya seperti kuda lumping itu karena kita ingat selalu dengan budayanya kita. Lalu kalau kita bergeser di matanya itu adalah matanya api. Api itu mengobarkan semangat dan kebetulan tahun ini adalah tahun kuda api," jelas dia.
Menurutnya, logo ini bukan hanya soal estetika, melainkan juga menyimpan pesan mengenai kebijakan dalam bertindak dan berbicara. Irene menuturkan bahwa posisi mulut dan kaki kuda melambangkan kekuatan yang terkendali demi masa depan bangsa.
Baca Juga : The Feast of Fortune, Sajian Imlek Premium di Artotel Harmoni Jakarta
"Di mulutnya itu kita berarti harus sangat penuh dengan wisdom pada saat kita berbicara. Dan dengan energi yang luar biasa dari kaki seekor kuda, kita tetap tidak liar, tapi setiap step adalah penuh makna dan penuh wisdom yang terkontrol supaya arahnya menuju ke arah Indonesia Emas tentunya," tutur Irene.
Selain itu, kekayaan budaya Nusantara juga hadir dalam logo tersebut melalui tiga elemen motif batik pesisir yang menghiasi bagian tubuh kuda. Penggunaan motif batik ini dimaksudkan agar masyarakat tidak melupakan nilai kemanusiaan di tengah kemajuan zaman.
Menurutnya, logo ini bukan hanya soal estetika, melainkan juga menyimpan pesan mengenai kebijakan dalam bertindak dan berbicara. Irene menuturkan bahwa posisi mulut dan kaki kuda melambangkan kekuatan yang terkendali demi masa depan bangsa.
Baca Juga : The Feast of Fortune, Sajian Imlek Premium di Artotel Harmoni Jakarta
"Di mulutnya itu kita berarti harus sangat penuh dengan wisdom pada saat kita berbicara. Dan dengan energi yang luar biasa dari kaki seekor kuda, kita tetap tidak liar, tapi setiap step adalah penuh makna dan penuh wisdom yang terkontrol supaya arahnya menuju ke arah Indonesia Emas tentunya," tutur Irene.
Selain itu, kekayaan budaya Nusantara juga hadir dalam logo tersebut melalui tiga elemen motif batik pesisir yang menghiasi bagian tubuh kuda. Penggunaan motif batik ini dimaksudkan agar masyarakat tidak melupakan nilai kemanusiaan di tengah kemajuan zaman.
Lihat Juga :