Viral Isu Bela Denada, Irfan Hakim Tegaskan Posisi Netral dan Tolak Penelantaran Anak
Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:38 WIB
loading...
Presenter Irfan Hakim akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait isu yang menyebut dirinya membela Denada. Foto/IG Irfan Hakim.
A
A
A
JAKARTA - Presenter Irfan Hakim akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait isu yang menyebut dirinya membela serta melindungi penyanyi Denada Tambunan dari kasus dugaan penelantaran anaknya, Ressa Rizky Rossano.
Hal ini disampaikan Irfan melalui unggahan video di Instagramnya. Pria 50 tahun itu memahami kekecewaan publik kepadanya setelah isu miring itu berembus.
Baca juga: Profil Denada, Penyanyi yang Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung
"Gue tahu lo semua kecewa, kesannya, gue menormalisasikan tangguhan ibu-anak anak-ibu yang tidak jelas dan gue mendukung tentang hal itu. Itu kenapa bisa muncul? Karena adanya framing antara podcast di Densu dan tugas gue di program televisi ketika wawancara bang Hotman Paris. Itu tidak seperti yang dibayangkan," jelas Irfan Hakim membuka klarifikasinya dikutip Sabtu (31/1/2026).
Masalah bermula ketika Irfan Hakim melakukan interview dengan Hotman Paris dalam sebuah acara televisi swasta yang disiarkan secara langsung (live) pada 20 Januari 2026.
Kepada Hotman Paris, Irfan bertanya soal aturan hukum soal pemegang tanggung jawab anak. Pertanyaan Irfan sendiri didasari dengan rasa penasaran netizen terkait konflik Denada dan Ressa yang viral.
Baca juga: Denada Akui Ressa Rizky Anak Kandungnya dan Sudah Membiayai Hidupnya
"Saat itu, 20 Januari, belum ada statement jelas dari kedua pihak ada statement dari pihak Ressa tapi belum sepanjang yang ada di Denny Sumargo, saat itu di tanggal 20 Januari komentar orang-orang masih bertanya 'kenapa baru sekarang, diusia 24 tahun, kenapa baru minta tanggung jawab kepada ibu, bapaknya mana, bukan kah anak itu tanggung jawab bapak?' Dan ada yang bertanya lagi 'apakah benar anak ini anak Denada?' Dan lain sebagainya," jelas Irfan Hakim.
"Hal itu gue tanyain ke bang Hotman jawaban bang Hotman 'kenapa baru sekarang? Ya mungkin baru sekarang melek hukum'," sambungnya.
"Saya pun bertanya 'bang Hotman, kenapa ke ibunya? Bukan ke bapaknya' bang Hotman pun menjawab, 'Jika seorang anak lahir dari pernikahan resmi, maka bapak yang bertanggung jawab, jika misal, diduga lahir dari di luar nikah, berarti ibu yang tanggung jawab' oke, itu tanggal 20 Januari," lanjut suami dari Della Sabrina Indah Putri tersebut.
Irfan secara tegas menyebut bahwa ada oknum yang sengaja melakukan penggiringan opini untuk menyeretnya dalam kasus ini setelah pihak Ressa Rizky Rossano diundang podcast ke YouTube Denny Sumargo.
Padahal, podcast tersebut baru diunggah Denny Sumargo seminggu setelah dirinya mewawancarai Hotman Paris.
"Seminggu kemudian baru ada podcast Denny Sumargo bersama Ressa panjang lebar, menceritakan soal kronologinya. Dibaliklah sama seseorang nggak tahu siapa, kesannya gue berkomentar mengenai pengakuan Ressa terus gue menyaksikan, terus gue berada di salah satu pihak," ujar Irfan Hakim.
Irfan secar tegas menyatakan bahwa dirinya netral dalam menyikapi kasus tersebut. Dia bahkan tak sungkan untuk menyalahlan siapapun ibu yang tega menelantarkan anaknya.
Sebaliknya, Irfan juga tak membenarkan komunikasi buruk seorang anak kepada ibunya hingga menimbulkan masalah hukum.
"Dengar ya, jika ibu tidak mengurus anaknya, salah. Begitu pun jika ada komunikasi antara ibu dengan anak, anak dengan ibu, itu juga salah. Gue ini adalah seorang anak, gue juga seorang bapak, jadi gue tidak membenarkan itu semua. Lalu kenapa sikap gue katanya merangkul Denada, melindungi?" pungkasnya.
Hal ini disampaikan Irfan melalui unggahan video di Instagramnya. Pria 50 tahun itu memahami kekecewaan publik kepadanya setelah isu miring itu berembus.
Baca juga: Profil Denada, Penyanyi yang Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung
"Gue tahu lo semua kecewa, kesannya, gue menormalisasikan tangguhan ibu-anak anak-ibu yang tidak jelas dan gue mendukung tentang hal itu. Itu kenapa bisa muncul? Karena adanya framing antara podcast di Densu dan tugas gue di program televisi ketika wawancara bang Hotman Paris. Itu tidak seperti yang dibayangkan," jelas Irfan Hakim membuka klarifikasinya dikutip Sabtu (31/1/2026).
Masalah bermula ketika Irfan Hakim melakukan interview dengan Hotman Paris dalam sebuah acara televisi swasta yang disiarkan secara langsung (live) pada 20 Januari 2026.
Kepada Hotman Paris, Irfan bertanya soal aturan hukum soal pemegang tanggung jawab anak. Pertanyaan Irfan sendiri didasari dengan rasa penasaran netizen terkait konflik Denada dan Ressa yang viral.
Baca juga: Denada Akui Ressa Rizky Anak Kandungnya dan Sudah Membiayai Hidupnya
"Saat itu, 20 Januari, belum ada statement jelas dari kedua pihak ada statement dari pihak Ressa tapi belum sepanjang yang ada di Denny Sumargo, saat itu di tanggal 20 Januari komentar orang-orang masih bertanya 'kenapa baru sekarang, diusia 24 tahun, kenapa baru minta tanggung jawab kepada ibu, bapaknya mana, bukan kah anak itu tanggung jawab bapak?' Dan ada yang bertanya lagi 'apakah benar anak ini anak Denada?' Dan lain sebagainya," jelas Irfan Hakim.
"Hal itu gue tanyain ke bang Hotman jawaban bang Hotman 'kenapa baru sekarang? Ya mungkin baru sekarang melek hukum'," sambungnya.
"Saya pun bertanya 'bang Hotman, kenapa ke ibunya? Bukan ke bapaknya' bang Hotman pun menjawab, 'Jika seorang anak lahir dari pernikahan resmi, maka bapak yang bertanggung jawab, jika misal, diduga lahir dari di luar nikah, berarti ibu yang tanggung jawab' oke, itu tanggal 20 Januari," lanjut suami dari Della Sabrina Indah Putri tersebut.
Irfan secara tegas menyebut bahwa ada oknum yang sengaja melakukan penggiringan opini untuk menyeretnya dalam kasus ini setelah pihak Ressa Rizky Rossano diundang podcast ke YouTube Denny Sumargo.
Padahal, podcast tersebut baru diunggah Denny Sumargo seminggu setelah dirinya mewawancarai Hotman Paris.
"Seminggu kemudian baru ada podcast Denny Sumargo bersama Ressa panjang lebar, menceritakan soal kronologinya. Dibaliklah sama seseorang nggak tahu siapa, kesannya gue berkomentar mengenai pengakuan Ressa terus gue menyaksikan, terus gue berada di salah satu pihak," ujar Irfan Hakim.
Irfan secar tegas menyatakan bahwa dirinya netral dalam menyikapi kasus tersebut. Dia bahkan tak sungkan untuk menyalahlan siapapun ibu yang tega menelantarkan anaknya.
Sebaliknya, Irfan juga tak membenarkan komunikasi buruk seorang anak kepada ibunya hingga menimbulkan masalah hukum.
"Dengar ya, jika ibu tidak mengurus anaknya, salah. Begitu pun jika ada komunikasi antara ibu dengan anak, anak dengan ibu, itu juga salah. Gue ini adalah seorang anak, gue juga seorang bapak, jadi gue tidak membenarkan itu semua. Lalu kenapa sikap gue katanya merangkul Denada, melindungi?" pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :