Percepat Adaptasi Tenaga Medis terhadap Inovasi Kedokteran melalui Simposium Nasional
Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:13 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Menandai puncak perayaan hari jadi yang ke-8, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk menggelar simposium bertajuk “Empowering Healthcare: Excellence Through Knowledge, Collaboration and Innovation” di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (31/1). Gelaran ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat kompetensi tenaga kesehatan guna menghadapi pesatnya perkembangan ilmu kedokteran modern.
Acara yang diikuti oleh lebih dari 300 dokter spesialis dan dokter umum secara offline ini dirancang untuk menyediakan akses terhadap pembaruan informasi ilmiah dan inovasi layanan kesehatan yang esensial bagi para praktisi medis.
Simposium ini menghadirkan pembahasan ilmiah komprehensif yang terbagi dalam tiga kelas paralel. Fokus utama mencakup berbagai bidang keilmuan, mulai dari obstetri dan ginekologi, penyakit dalam, pediatri, pulmonologi, hingga patologi klinik.
Beberapa topik unggulan yang dibahas antara lain:
- Akurasi Diagnostik: Penggunaan uji Urea Breath Test untuk deteksi bakteri H. pylori.
- Kesehatan Saluran Pernapasan: Diagnosa menggunakan panel respiratory dan tes IGRA.
- Skrining Genetik: Optimalisasi deteksi dini risiko kanker payudara dan ovarium.
Direktur Utama PT Diagnos Laboratorium Indonesia Tbk, Fergus Richard, menegaskan bahwa simposium ini merupakan komitmen perusahaan dalam menyediakan ruang ilmiah yang kredibel.
"Kami berkomitmen mendukung ruang ilmiah yang relevan bagi tenaga kesehatan, sekaligus memperkuat kolaborasi layanan pemeriksaan demi meningkatkan standar pelayanan kesehatan di Indonesia," ujar Fergus.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting di sektor kesehatan nasional. Di antaranya adalah Komisaris Utama BMHS Group, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, serta Komisaris Independen BMHS Group, drg. Arianti Anaya, MKM.
Dukungan pemerintah juga terlihat dengan hadirnya Indri Rooslamiati, M.Sc., Apt (Kepala Balai Besar Biomedika & Genomika Kesehatan Kemenkes RI) dan Dr. dr. Cecilia R Padang, PhD, FACR (Ketua IDI Jakarta).
Integrasi Layanan dan Teknologi
Selain sesi diskusi, PT Diagnos juga menghadirkan Health Exhibition yang menampilkan teknologi dan metode diagnostik terkini. Pameran ini didukung oleh puluhan mitra strategis, termasuk UBC Indonesia, Intrada, hingga SD Biosensor.
Melalui forum perdana ini, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk berharap dapat membangun sinergi berkelanjutan antara klinisi, industri, dan akademisi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong riset serta peningkatan kapabilitas tenaga medis yang berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara luas
Acara yang diikuti oleh lebih dari 300 dokter spesialis dan dokter umum secara offline ini dirancang untuk menyediakan akses terhadap pembaruan informasi ilmiah dan inovasi layanan kesehatan yang esensial bagi para praktisi medis.
Simposium ini menghadirkan pembahasan ilmiah komprehensif yang terbagi dalam tiga kelas paralel. Fokus utama mencakup berbagai bidang keilmuan, mulai dari obstetri dan ginekologi, penyakit dalam, pediatri, pulmonologi, hingga patologi klinik.
Beberapa topik unggulan yang dibahas antara lain:
- Akurasi Diagnostik: Penggunaan uji Urea Breath Test untuk deteksi bakteri H. pylori.
- Kesehatan Saluran Pernapasan: Diagnosa menggunakan panel respiratory dan tes IGRA.
- Skrining Genetik: Optimalisasi deteksi dini risiko kanker payudara dan ovarium.
Direktur Utama PT Diagnos Laboratorium Indonesia Tbk, Fergus Richard, menegaskan bahwa simposium ini merupakan komitmen perusahaan dalam menyediakan ruang ilmiah yang kredibel.
"Kami berkomitmen mendukung ruang ilmiah yang relevan bagi tenaga kesehatan, sekaligus memperkuat kolaborasi layanan pemeriksaan demi meningkatkan standar pelayanan kesehatan di Indonesia," ujar Fergus.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting di sektor kesehatan nasional. Di antaranya adalah Komisaris Utama BMHS Group, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, serta Komisaris Independen BMHS Group, drg. Arianti Anaya, MKM.
Dukungan pemerintah juga terlihat dengan hadirnya Indri Rooslamiati, M.Sc., Apt (Kepala Balai Besar Biomedika & Genomika Kesehatan Kemenkes RI) dan Dr. dr. Cecilia R Padang, PhD, FACR (Ketua IDI Jakarta).
Integrasi Layanan dan Teknologi
Selain sesi diskusi, PT Diagnos juga menghadirkan Health Exhibition yang menampilkan teknologi dan metode diagnostik terkini. Pameran ini didukung oleh puluhan mitra strategis, termasuk UBC Indonesia, Intrada, hingga SD Biosensor.
Melalui forum perdana ini, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk berharap dapat membangun sinergi berkelanjutan antara klinisi, industri, dan akademisi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong riset serta peningkatan kapabilitas tenaga medis yang berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara luas
(unt)
Lihat Juga :