Hubungan dengan Epstein Kembali Terkuak, Lembaga Amal Sarah Ferguson Ditutup
Kamis, 05 Februari 2026 - 14:00 WIB
loading...
Sarah Ferguson. Foto: People
A
A
A
JAKARTA - Lembaga amal yang didirikan oleh Sarah Ferguson akan ditutup menyusul rilis terbaru email yang mengungkap kedalaman hubungannya dengan mendiang Jeffrey Epstein .Dikutip People, seorang juru bicara Sarah’s Trust lembaga amal yang diluncurkan pada 2020 oleh mantan Duchess of York menyatakan pada 3 Februari bahwa keputusan penutupan telah disepakati oleh Sarah Ferguson selaku ketua serta dewan pengawas.
“Dengan menyesal, kami mengonfirmasi bahwa lembaga amal ini akan ditutup untuk waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini telah dibahas dan direncanakan selama beberapa bulan,” ujar juru bicara tersebut.
Meski demikian, pihak yayasan menegaskan kebanggaan atas capaian mereka selama beberapa tahun terakhir. Sarah’s Trust telah bermitra dengan lebih dari 60 lembaga amal di lebih dari 20 negara, menyediakan bantuan di bidang pendidikan, layanan kesehatan, respons krisis, serta proyek lingkungan.
Baca Juga : Buntut Terungkapnya Epstein Files, Andrew Mountbatten-Windsor Diusir dari Istana
Selama pandemi Covid-19, yayasan ini mengirimkan lebih dari 150.000 paket bantuan, memberikan dukungan medis dan pelatihan bagi korban perang di Ukraina, serta menyediakan pendidikan bagi lebih dari 200 anak di Ghana.
Sarah Ferguson, mantan istri Andrew , sebelumnya telah dicopot dari posisinya sebagai pelindung sejumlah organisasi amal pada September 2025. Keputusan tersebut juga berkaitan dengan hubungannya dengan Epstein, yang pada 2008 dihukum karena mengajak anak di bawah umur untuk prostitusi dan melakukan prostitusi.
Email-email terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat menunjukkan banyak komunikasi antara Ferguson—yang kini berusia 66 tahun dan Epstein , yang meninggal dunia di penjara pada Agustus 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan konspirasi federal dan perdagangan seks.
Dalam sebuah pesan tertanggal 30 Januari 2010, Ferguson diduga menulis kepada Epstein, “Anda adalah legenda. Saya benar-benar tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan, cinta saya, rasa terima kasih atas kemurahan hati dan kebaikan Anda.”
Baca Juga : Nama Bill Gates Terseret Skandal Epstein, Melinda Gates Ungkap Luka Lama selama Pernikahannya
Dalam email lain pada 3 Agustus 2009, ia berterima kasih kepada Epstein karena telah membantunya dalam kesepakatan merek dan menyebutnya sebagai “saudara laki-laki yang selalu saya inginkan”.
Kumpulan email tersebut juga memuat komentar yang dinilai mengganggu, termasuk yang melibatkan Andrew serta kedua putri Ferguson, Putri Beatrice (37) dan Putri Eugenie (35). Dalam salah satu email, Epstein menanyakan kemungkinan perjalanan ke New York, yang dijawab Ferguson dengan kalimat, “Belum yakin. Masih menunggu Eugenie kembali dari akhir pekan bercinta!!”
Sementara itu, gelar dan kehormatan kerajaan Pangeran Andrew telah dicabut di tengah kembali mencuatnya perhatian terhadap hubungannya dengan Epstein. Dokumen yang baru terungkap menunjukkan bahwa Andrew dan Ferguson masih beberapa kali menghubungi Epstein setelah vonisnya pada 2008, meskipun keduanya sebelumnya mengklaim telah memutus kontak.
Pada September 2025, terungkap bahwa Ferguson pernah mengirim email kepada Epstein untuk meminta maaf karena secara terbuka menjauhinya dalam wawancara dengan Evening Standard pada Maret 2011. Dalam wawancara tersebut, Ferguson mengakui telah membuat “kesalahan penilaian yang sangat, sangat buruk” ketika menerima hampir US$20.000 dari Epstein untuk melunasi utang, seraya menegaskan, “Saya membenci pedofilia.”
Namun, sebulan kemudian, Ferguson dilaporkan menarik kembali pernyataannya melalui email lain kepada Epstein. Ia menulis bahwa Epstein adalah “teman yang teguh, murah hati, dan luar biasa”, serta meminta maaf karena telah membuatnya kecewa. “Saya sama sekali tidak menyebut kata P [pedofil] tentang Anda,” tulisnya dalam pesan tersebut.
Sejak Raja Charles mengumumkan pencabutan gelar dan kehormatan kerajaan Pangeran Andrew, Ferguson cenderung menjaga profil rendah. Meski demikian, Ferguson dan Andrew—yang bercerai pada 1996 namun tetap menjalin hubungan baik dan tinggal bersama di Royal Lodge—terlihat menghadiri pembaptisan cucu perempuan mereka, Athena Mapelli Mozzi, pada Desember lalu di Chapel Royal, Istana St. James, London.
Gelar Putri Beatrice dan Putri Eugenie tidak terpengaruh oleh pencabutan gelar ayah mereka. Kedua saudari itu tetap menghabiskan Natal bersama Raja Charles dan keluarga kerajaan di Sandringham, meskipun orang tua mereka tidak diundang ke acara tersebut.
“Dengan menyesal, kami mengonfirmasi bahwa lembaga amal ini akan ditutup untuk waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini telah dibahas dan direncanakan selama beberapa bulan,” ujar juru bicara tersebut.
Meski demikian, pihak yayasan menegaskan kebanggaan atas capaian mereka selama beberapa tahun terakhir. Sarah’s Trust telah bermitra dengan lebih dari 60 lembaga amal di lebih dari 20 negara, menyediakan bantuan di bidang pendidikan, layanan kesehatan, respons krisis, serta proyek lingkungan.
Baca Juga : Buntut Terungkapnya Epstein Files, Andrew Mountbatten-Windsor Diusir dari Istana
Selama pandemi Covid-19, yayasan ini mengirimkan lebih dari 150.000 paket bantuan, memberikan dukungan medis dan pelatihan bagi korban perang di Ukraina, serta menyediakan pendidikan bagi lebih dari 200 anak di Ghana.
Sarah Ferguson, mantan istri Andrew , sebelumnya telah dicopot dari posisinya sebagai pelindung sejumlah organisasi amal pada September 2025. Keputusan tersebut juga berkaitan dengan hubungannya dengan Epstein, yang pada 2008 dihukum karena mengajak anak di bawah umur untuk prostitusi dan melakukan prostitusi.
Email-email terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat menunjukkan banyak komunikasi antara Ferguson—yang kini berusia 66 tahun dan Epstein , yang meninggal dunia di penjara pada Agustus 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan konspirasi federal dan perdagangan seks.
Dalam sebuah pesan tertanggal 30 Januari 2010, Ferguson diduga menulis kepada Epstein, “Anda adalah legenda. Saya benar-benar tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan, cinta saya, rasa terima kasih atas kemurahan hati dan kebaikan Anda.”
Baca Juga : Nama Bill Gates Terseret Skandal Epstein, Melinda Gates Ungkap Luka Lama selama Pernikahannya
Dalam email lain pada 3 Agustus 2009, ia berterima kasih kepada Epstein karena telah membantunya dalam kesepakatan merek dan menyebutnya sebagai “saudara laki-laki yang selalu saya inginkan”.
Kumpulan email tersebut juga memuat komentar yang dinilai mengganggu, termasuk yang melibatkan Andrew serta kedua putri Ferguson, Putri Beatrice (37) dan Putri Eugenie (35). Dalam salah satu email, Epstein menanyakan kemungkinan perjalanan ke New York, yang dijawab Ferguson dengan kalimat, “Belum yakin. Masih menunggu Eugenie kembali dari akhir pekan bercinta!!”
Sementara itu, gelar dan kehormatan kerajaan Pangeran Andrew telah dicabut di tengah kembali mencuatnya perhatian terhadap hubungannya dengan Epstein. Dokumen yang baru terungkap menunjukkan bahwa Andrew dan Ferguson masih beberapa kali menghubungi Epstein setelah vonisnya pada 2008, meskipun keduanya sebelumnya mengklaim telah memutus kontak.
Pada September 2025, terungkap bahwa Ferguson pernah mengirim email kepada Epstein untuk meminta maaf karena secara terbuka menjauhinya dalam wawancara dengan Evening Standard pada Maret 2011. Dalam wawancara tersebut, Ferguson mengakui telah membuat “kesalahan penilaian yang sangat, sangat buruk” ketika menerima hampir US$20.000 dari Epstein untuk melunasi utang, seraya menegaskan, “Saya membenci pedofilia.”
Namun, sebulan kemudian, Ferguson dilaporkan menarik kembali pernyataannya melalui email lain kepada Epstein. Ia menulis bahwa Epstein adalah “teman yang teguh, murah hati, dan luar biasa”, serta meminta maaf karena telah membuatnya kecewa. “Saya sama sekali tidak menyebut kata P [pedofil] tentang Anda,” tulisnya dalam pesan tersebut.
Sejak Raja Charles mengumumkan pencabutan gelar dan kehormatan kerajaan Pangeran Andrew, Ferguson cenderung menjaga profil rendah. Meski demikian, Ferguson dan Andrew—yang bercerai pada 1996 namun tetap menjalin hubungan baik dan tinggal bersama di Royal Lodge—terlihat menghadiri pembaptisan cucu perempuan mereka, Athena Mapelli Mozzi, pada Desember lalu di Chapel Royal, Istana St. James, London.
Gelar Putri Beatrice dan Putri Eugenie tidak terpengaruh oleh pencabutan gelar ayah mereka. Kedua saudari itu tetap menghabiskan Natal bersama Raja Charles dan keluarga kerajaan di Sandringham, meskipun orang tua mereka tidak diundang ke acara tersebut.
(wur)
Lihat Juga :