Berperan sebagai Pemuda Singapura, Keisha Alvaro Ungkap Aksen Singlish Jadi Tantangan
Jum'at, 06 Februari 2026 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
"Aisyah itu salah satu karakter yang aku mainin yang aku benar-benar kagumin. Spiritual level jauh di atas aku, pintar juga jauh di atas aku. Dia tuh S2 lho. Jadi aku ngerasa, kalau dia aja bisa, kenapa aku enggak bisa kuliah sambil kerja? Aku jadi lebih ambis semenjak memerankan Aisyah," tambahnya.
Proses syuting di Singapura juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para pemain. Rebecca menyoroti budaya kerja di Negeri Singa tersebut yang sangat disiplin dan ketat.
"Yang aku rasakan syuting di Singapura lumayan beda banget sih karena lebih gerah, lebih sesak (karena kostum). Apalagi aku semenjak syuting ini kan selalu calling-an paling pagi dan paling akhir karena harus pakai hijabnya duluan. Tapi lama-lama, I see the fun in it," tutur Rebecca.
"Kalau emang 10 jam, ya 10 jam. Kalau di Indonesia mungkin banyak leha-lehanya. Kalau di sana enggak, langsung syuting selesai. Lebih sat-set ya," imbuhnya.
Proses syuting di Singapura juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para pemain. Rebecca menyoroti budaya kerja di Negeri Singa tersebut yang sangat disiplin dan ketat.
"Yang aku rasakan syuting di Singapura lumayan beda banget sih karena lebih gerah, lebih sesak (karena kostum). Apalagi aku semenjak syuting ini kan selalu calling-an paling pagi dan paling akhir karena harus pakai hijabnya duluan. Tapi lama-lama, I see the fun in it," tutur Rebecca.
"Kalau emang 10 jam, ya 10 jam. Kalau di Indonesia mungkin banyak leha-lehanya. Kalau di sana enggak, langsung syuting selesai. Lebih sat-set ya," imbuhnya.
(wur)
Lihat Juga :