Isak Tangis Pecah saat Pemakaman Sheyna, Bocah 6 Tahun yang Meninggal karena Tabrakan di Singapura
Minggu, 08 Februari 2026 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip dari The Strait Times, kecelakaan itu melibatkan sebuah mobil dan dua pejalan kaki yang diantaranya adalah Sheyna Lashira Smaradiani (enam tahun) dan ibunya yang berusia 31 tahun di sepanjang South Bridge Road sekitar pukul 11.50 pagi. Keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit, namun nyawa Sheyna tidak terselamatkan saat sampai di rumah sakit.
Menurut surat kabar berbahasa Mandarin Lianhe Zaobao, pasangan ibu dan anak perempuan itu adalah wisatawan dari Indonesia. Ditambahkan bahwa insiden tersebut terjadi di tempat parkir di sebelah Kuil Relik Gigi Buddha.
Foto-foto kecelakaan tersebut diunggah di halaman Facebook SG Road Vigilante, dengan keterangan yang menyatakan bahwa kejadian itu terjadi ketika pengemudi sedang berbelok keluar dari tempat parkir. Dalam salah satu foto, terlihat seorang pria menggendong seorang gadis kecil di pinggir jalan.
Saat ini, pelaku yang merupakan seorang wanita berusia 38 tahun telah diamankan oleh polisi dalam pembaharuannya Minggu, 8 Februari 2026.
Polisi mengatakan wanita itu ditangkap pada 6 Februari karena mengemudi tanpa memperhatikan keselamatan hingga menyebabkan kematian. Mereka menambahkan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
Menurut surat kabar berbahasa Mandarin Lianhe Zaobao, pasangan ibu dan anak perempuan itu adalah wisatawan dari Indonesia. Ditambahkan bahwa insiden tersebut terjadi di tempat parkir di sebelah Kuil Relik Gigi Buddha.
Foto-foto kecelakaan tersebut diunggah di halaman Facebook SG Road Vigilante, dengan keterangan yang menyatakan bahwa kejadian itu terjadi ketika pengemudi sedang berbelok keluar dari tempat parkir. Dalam salah satu foto, terlihat seorang pria menggendong seorang gadis kecil di pinggir jalan.
Saat ini, pelaku yang merupakan seorang wanita berusia 38 tahun telah diamankan oleh polisi dalam pembaharuannya Minggu, 8 Februari 2026.
Polisi mengatakan wanita itu ditangkap pada 6 Februari karena mengemudi tanpa memperhatikan keselamatan hingga menyebabkan kematian. Mereka menambahkan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
(wur)
Lihat Juga :