Three Signature Collaborations: Santapan Kuliner Bintang Lima Sambut Valentine, Imlek dan Ramadan
Selasa, 10 Februari 2026 - 10:27 WIB
loading...
Santapan kuliner bintang lima sambut Valentine, Imlek dan Ramadan. Foto: Armydian Kurniawan
A
A
A
JAKARTA - Tiga momentum besar awal tahun dikemas menjadi pengalaman kuliner terpadu melalui program Three Signature Collaborations di The Grand Platinum Jakarta. Inisiatif ini merangkai perayaan Valentine, Tahun Baru Imlek, serta Ramadan dalam satu kurasi hospitality yang dirancang lebih emosional. Rangkaian tersebut tidak hanya menonjolkan sajian, tetapi juga menghadirkan momen kebersamaan yang terasa personal bagi tamu hotel bintang lima ini.
Program ini menjadi gebrakan monumental sejak hotel mulai beroperasi pada pertengahan 2025. Konsepnya dirancang sebagai perjalanan rasa yang merangkum nuansa romantis, harapan kemakmuran, dan kehangatan spiritual. Pendekatan tersebut sekaligus menegaskan arah hotel sebagai destinasi gaya hidup, bukan sekadar tempat menginap atau bersantap.
Director of Sales & Marketing The Grand Platinum Jakarta, Lia Wirahadikusumah, menilai momentum tiga perayaan yang berdekatan menjadi peluang kuat. Ia menegaskan, setiap rangkaian dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menyentuh sisi emosional tamu. “Kami ingin perayaan terasa bermakna,” ujarnya. Ia menambahkan, pendekatan tersebut mencerminkan positioning hotel sebagai destinasi premium. “Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pengalaman berbeda,” katanya.
Baca Juga : Trump International Golf Club Lido Jadi yang Terbesar dan Terindah di Dunia
Valentine menjadi pembuka rangkaian dengan konsep makan malam romantis dan privat. Tamu dapat memilih pengalaman bersantap di restoran maupun di kamar. Sentuhan dekorasi dan dessert spesial melengkapi nuansa perayaan.
Setelah itu, perayaan Tahun Baru Imlek dihadirkan lewat makan malam tematik lengkap dengan pertunjukan budaya. sajian klasik seperti Yu Sheng, roasted duck, dan menu Chinese autentik menjadi magnet utama. Paket keluarga disiapkan agar perayaan terasa hangat dan penuh makna. Konsep tersebut diarahkan untuk memperkuat tradisi kebersamaan dalam momen penting.
Puncaknya adalah program berbuka puasa Ramadan yang dirancang menghadirkan kehangatan kebersamaan dalam balutan layanan berkelas. Menu buffet menghadirkan ragam hidangan khas yang akrab di lidah masyarakat. Pilihan seperti kambing guling, nasi biryani, hingga sajian Nusantara disiapkan bergantian agar tamu tidak merasa monoton. Setiap kunjungan diharapkan memberi pengalaman berbeda.
Director of Food & Beverage The Grand Platinum Jakarta, Boy Budi Hardjono, melihat Ramadan sebagai momen paling kuat secara emosional. Ia menyebut pengalaman berbuka menjadi fokus utama dalam keseluruhan program. “Kami ingin tamu merasakan kehangatan saat berbuka,” ujarnya. Karena itu, detail layanan hingga pilihan menu dipersiapkan secara menyeluruh.
Kolaborasi dapur menjadi fondasi utama dalam Three Signature Collaborations. Tim kuliner memadukan resep tradisional dengan teknik modern untuk menghasilkan sajian yang tetap autentik namun terasa segar. Setiap hidangan dipilih melalui proses kurasi ketat agar kualitas rasa tetap konsisten.
Corporate Executive Chef Platinum Hotel Indonesia Group, Helmi, menjelaskan pendekatan tersebut dilakukan secara serius. Ia menegaskan, menu tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga karakter rasa. “Kami menjaga kualitas dan keaslian setiap hidangan,” ujarnya. Proses kreatif dilakukan melalui eksplorasi bahan, teknik, dan penyajian.
General Manager The Grand Platinum Jakarta, Tina Randy, melihat kolaborasi ini sebagai strategi mempertegas identitas hotel. Menurutnya, pengalaman tamu harus dibangun dari berbagai elemen sekaligus. “Kami ingin setiap momen terasa berkesan,” ujarnya. Ia menilai pendekatan personal menjadi kunci memenangkan hati tamu modern.
Pengalaman panjang Tina di industri perhotelan internasional turut memengaruhi arah pengembangan program. Fokus diarahkan pada detail layanan, kualitas interaksi, dan atmosfer ruang yang nyaman. Dengan begitu, tamu tidak hanya datang untuk makan, tetapi merayakan momen. *
Program ini menjadi gebrakan monumental sejak hotel mulai beroperasi pada pertengahan 2025. Konsepnya dirancang sebagai perjalanan rasa yang merangkum nuansa romantis, harapan kemakmuran, dan kehangatan spiritual. Pendekatan tersebut sekaligus menegaskan arah hotel sebagai destinasi gaya hidup, bukan sekadar tempat menginap atau bersantap.
Director of Sales & Marketing The Grand Platinum Jakarta, Lia Wirahadikusumah, menilai momentum tiga perayaan yang berdekatan menjadi peluang kuat. Ia menegaskan, setiap rangkaian dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menyentuh sisi emosional tamu. “Kami ingin perayaan terasa bermakna,” ujarnya. Ia menambahkan, pendekatan tersebut mencerminkan positioning hotel sebagai destinasi premium. “Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pengalaman berbeda,” katanya.
Baca Juga : Trump International Golf Club Lido Jadi yang Terbesar dan Terindah di Dunia
Valentine menjadi pembuka rangkaian dengan konsep makan malam romantis dan privat. Tamu dapat memilih pengalaman bersantap di restoran maupun di kamar. Sentuhan dekorasi dan dessert spesial melengkapi nuansa perayaan.
Setelah itu, perayaan Tahun Baru Imlek dihadirkan lewat makan malam tematik lengkap dengan pertunjukan budaya. sajian klasik seperti Yu Sheng, roasted duck, dan menu Chinese autentik menjadi magnet utama. Paket keluarga disiapkan agar perayaan terasa hangat dan penuh makna. Konsep tersebut diarahkan untuk memperkuat tradisi kebersamaan dalam momen penting.
Puncaknya adalah program berbuka puasa Ramadan yang dirancang menghadirkan kehangatan kebersamaan dalam balutan layanan berkelas. Menu buffet menghadirkan ragam hidangan khas yang akrab di lidah masyarakat. Pilihan seperti kambing guling, nasi biryani, hingga sajian Nusantara disiapkan bergantian agar tamu tidak merasa monoton. Setiap kunjungan diharapkan memberi pengalaman berbeda.
Director of Food & Beverage The Grand Platinum Jakarta, Boy Budi Hardjono, melihat Ramadan sebagai momen paling kuat secara emosional. Ia menyebut pengalaman berbuka menjadi fokus utama dalam keseluruhan program. “Kami ingin tamu merasakan kehangatan saat berbuka,” ujarnya. Karena itu, detail layanan hingga pilihan menu dipersiapkan secara menyeluruh.
Kolaborasi dapur menjadi fondasi utama dalam Three Signature Collaborations. Tim kuliner memadukan resep tradisional dengan teknik modern untuk menghasilkan sajian yang tetap autentik namun terasa segar. Setiap hidangan dipilih melalui proses kurasi ketat agar kualitas rasa tetap konsisten.
Corporate Executive Chef Platinum Hotel Indonesia Group, Helmi, menjelaskan pendekatan tersebut dilakukan secara serius. Ia menegaskan, menu tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga karakter rasa. “Kami menjaga kualitas dan keaslian setiap hidangan,” ujarnya. Proses kreatif dilakukan melalui eksplorasi bahan, teknik, dan penyajian.
General Manager The Grand Platinum Jakarta, Tina Randy, melihat kolaborasi ini sebagai strategi mempertegas identitas hotel. Menurutnya, pengalaman tamu harus dibangun dari berbagai elemen sekaligus. “Kami ingin setiap momen terasa berkesan,” ujarnya. Ia menilai pendekatan personal menjadi kunci memenangkan hati tamu modern.
Pengalaman panjang Tina di industri perhotelan internasional turut memengaruhi arah pengembangan program. Fokus diarahkan pada detail layanan, kualitas interaksi, dan atmosfer ruang yang nyaman. Dengan begitu, tamu tidak hanya datang untuk makan, tetapi merayakan momen. *
(wur)
Lihat Juga :