Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu, Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:20 WIB
loading...
Pasien Cuci Darah di...
Pasien cuci darah di Indonesia tembus 200 ribu. Foto: Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Jumlah pasien gagal ginjal yang harus menjalani cuci darah di Indonesia terus meningkat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, saat ini ada sekitar 200 ribu pasien di Tanah Air yang menggantungkan kehidupannya dengan terapi dialisis atau cuci darah .

Artinya, penyakit ginjal kronis merupakan salah satu tantangan besar yang ada dalam dunia kesehatan di Indonesia. Penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) sendiri adalah kondisi di mana fungsi ginjal menurun secara bertahap.

Biasanya penyakit ini tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Sehingga banyak pasien yang baru menyadari kerusakan ginjalnya ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Baca Juga : Waspada! 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Picu Gagal Ginjal Tanpa Disadari

Pengobatan penyakit ginjal pun berbeda-beda tergantung tingkat keparahannya. Pada tahap awal, penanganan difokuskan untuk memperlambat kerusakan ginjal seperti melalui pengendalian tekanan darah, pengaturan kadar gula darah, perubahan pola makan, dan pemberian obat-obatan tertentu.

Langkah ini bertujuan mencegah pasien masuk ke fase gagal ginjal total. Namun, ketika penyakit masuk ke tahap akhir, ginjal tidak lagi mampu menyaring limbah dan kelebihan cairan dari tubuh.

Pada kondisi inilah pasien membutuhkan terapi pengganti fungsi ginjal, yaitu dialisis atau transplantasi ginjal. Dialisis atau yang lebih dikenal sebagai cuci darah biasanya paling umum dilakukan karena minimnya donor ginjal.

Dialisis atau cuci darah sendiri dilakukan bukan untuk penyembuhan, namun hanya sebagai penopang hidup. Pasien biasanya harus menjalani cuci darah dua hingga tiga kali dalam seminggu secara rutin.

Baca Juga : Wamenkes Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien Cuci Darah Meski PBI sedang Reaktivasi

Jika terapi ini terhenti, racun dan cairan berlebih dapat menumpuk di dalam tubuh dan memicu komplikasi serius mulai dari gangguan jantung hingga kematian. Hal inilah yang menjadi kondisi serius yang disoroti Menteri Kesehatan Budi Gunadi, karena pasien gagal ginjal tidak bisa berhenti menjalani terapi.

Untuk itu sangat penting memahami deteksi dini penyakit ginjal. Agar kasus gagal ginjal stadium akhir yang harus menjalani cuci darah dapat dicegah sebelum terjadi.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan ginjal seperti pemeriksaan rutin terutama bagi penderita diabetes, hipertensi, dan kelompok berisiko lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan ginjal berlanjut hingga tahap yang membutuhkan cuci darah.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Rombak Jam Kerja...
Menkes Rombak Jam Kerja Dokter Internship usai 4 Dokter Meninggal, Maksimal 40 Jam per Minggu
Tips Sahur dari Budi...
Tips Sahur dari Budi Gunadi Sadikin: Minum Susu Putih agar Kenyang Lebih Lama saat Puasa
Gagal Ginjal Tak Bergejala,...
Gagal Ginjal Tak Bergejala, Masyarakat Diimbau Deteksi Dini Lewat Tes Urin
Dokter Ingatkan Pasien...
Dokter Ingatkan Pasien Transplantasi Ginjal Wajib Disiplin Obat dan Pola Hidup Sehat
Dokter Spesialis Urologi...
Dokter Spesialis Urologi Soroti Minimnya Donor Ginjal, Ingin Pemerintah Bentuk Bank Donor
Mitos Transplantasi...
Mitos Transplantasi Ginjal Beredar di Masyarakat, Ini Faktanya
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Menkes Sarankan Pemudik...
Menkes Sarankan Pemudik Istirahat Setiap 3 Jam: Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan
Rekomendasi
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Berita Terkini
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved