Setelah Imlek, Klenteng Toasebio Bakal Gelar Lok Thung pada Perayaan Cap Go Meh
Selasa, 17 Februari 2026 - 19:22 WIB
loading...
A
A
A
"Dia curhat dan dikasih obat, dikasih obatnya macam-macam, antara berupa air, berupa doa-doa yang diberikan oleh si Lok Thung (melalui mediator) tersebut, atau disarankan begini-begini untuk mencapai kesembuhan," jelas dia.
Baca Juga : Bisa Bikin Sial, Ini Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek!
Dalam kepercayaan umat Kong Hu Chu, kehadiran roh suci melalui tubuh mediator dalam ritual Lok Thung ini dipercaya mampu membawa keberkahan bersama seperti menjauhkan kemalangan hingga memberikan pengampunan atas kekhilafan yang dilakukan oleh para umat yang hadir.
"Hari-hari tertentu kita adakan pelayanan itu untuk tolak bala yang pertama. Kedua, mengurangi dosa-dosa umat yang waktu itu hadir ke kelenteng ketika si Lok Thung ini melakukan pelayanan," tutur Tjandra.
Meski digelar dalam rangka Cap Go Meh, namun pelaksanaannya bakal dilakukan pada tanggal 8 Maret 2026. Jadwal tersebut diputuskan dengan mempertimbangkan kenyamanan dan partisipasi umat yang lebih luas. Mengingat hari perayaan Cap Go Meh jatuh pada hari kerja.
"Karena tanggal 3 nya itu hari biasa, kita buat di tanggal 8 nanti Maret hari Minggu. Karena kalau hari biasa orang masih kerja dan segala macam, jadi kita undur ke tanggal 8," beber dia.
Baca Juga : Bisa Bikin Sial, Ini Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek!
Dalam kepercayaan umat Kong Hu Chu, kehadiran roh suci melalui tubuh mediator dalam ritual Lok Thung ini dipercaya mampu membawa keberkahan bersama seperti menjauhkan kemalangan hingga memberikan pengampunan atas kekhilafan yang dilakukan oleh para umat yang hadir.
"Hari-hari tertentu kita adakan pelayanan itu untuk tolak bala yang pertama. Kedua, mengurangi dosa-dosa umat yang waktu itu hadir ke kelenteng ketika si Lok Thung ini melakukan pelayanan," tutur Tjandra.
Meski digelar dalam rangka Cap Go Meh, namun pelaksanaannya bakal dilakukan pada tanggal 8 Maret 2026. Jadwal tersebut diputuskan dengan mempertimbangkan kenyamanan dan partisipasi umat yang lebih luas. Mengingat hari perayaan Cap Go Meh jatuh pada hari kerja.
"Karena tanggal 3 nya itu hari biasa, kita buat di tanggal 8 nanti Maret hari Minggu. Karena kalau hari biasa orang masih kerja dan segala macam, jadi kita undur ke tanggal 8," beber dia.
Lihat Juga :