Biografi Terbaru Bantah Klaim Pangeran Harry soal Pertengkaran Fisik dengan Pangeran William

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:33 WIB
loading...
Biografi Terbaru Bantah...
Sebuah buku biografi terbaru kembali menyoroti konflik antara Pangeran William dan adiknya, Pangeran Harry. Foto/People.
A A A
JAKARTA - Sebuah buku biografi terbaru kembali menyoroti konflik antara Pangeran William dan adiknya, Pangeran Harry, sekaligus mempertanyakan salah satu tuduhan paling kontroversial yang pernah diungkap Harry mengenai dugaan pertengkaran fisik di antara mereka.

Buku berjudul William and Catherine: The Monarchy's New Era: The Inside Story karya Russell Myers menyebut bahwa klaim pertengkaran fisik tersebut kemungkinan telah dibesar-besarkan.

Baca juga: William dan Kate Akhirnya Buka Suara Tanggapi Rilis Dokumen Baru Kasus Epstein

Dalam kutipan yang diterbitkan oleh The Mirror pada 16 Februari, seorang sumber yang dikutip dalam buku itu menegaskan bahwa memang terjadi adu argumen, namun tidak sampai pada kekerasan fisik.

Sumber tersebut menyatakan ketegangan antara kedua pangeran saat itu memang tinggi, dan pertukaran kata-kata keras terjadi, tetapi William bersikeras tidak ada kekerasan. Pernyataan ini secara langsung bertentangan dengan pengakuan Harry dalam memoarnya, Spare, yang terbit pada 2023.

Dalam memoar tersebut, Harry menulis bahwa pertengkaran terjadi pada 2019 di Nottingham Cottage, kediamannya saat itu yang berada di kompleks Kensington Palace. Ia mengklaim pertengkaran dipicu oleh komentar William tentang istrinya, Meghan Markle, yang disebut “sulit,” “kasar,” dan “abrasif", dikutip dari People, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Kate Middleton Perkenalkan Pangeran William Tanpa Gelar Kerajaan saat Kunjungan ke Rumah Sakit

Harry menulis bahwa ia membela istrinya dan menuduh sang kakak hanya mengulang narasi media. Situasi disebut memanas hingga berujung pada tindakan fisik, di mana Harry mengaku ditarik kerahnya dan didorong hingga terjatuh.

Namun, buku terbaru tersebut menghadirkan sudut pandang berbeda. Sumber yang dikutip menyebut gambaran pertengkaran fisik dalam memoar Harry sebagai sesuatu yang “sangat dilebih-lebihkan.” Selain itu, disebutkan pula bahwa staf istana pada periode tersebut mengalami tekanan berat akibat situasi internal yang memanas.

Menurut sumber lain dalam buku itu, banyak staf merasa kelelahan secara emosional dan mental selama masa konflik keluarga kerajaan tersebut. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ketegangan tidak hanya dirasakan oleh anggota keluarga kerajaan, tetapi juga oleh lingkungan kerja di sekitarnya.

Majalah People melaporkan bahwa pihak Kensington Palace maupun juru bicara Harry belum memberikan komentar resmi terkait isi buku tersebut.

Sebelumnya, saat mempromosikan memoar Spare, Harry juga mengungkapkan cerita pertengkaran itu dalam beberapa wawancara, termasuk dalam program 60 Minutes bersama jurnalis Anderson Cooper. Dalam wawancara tersebut, Harry mengatakan ketegangan dipicu oleh akumulasi frustrasi dan informasi yang menurutnya tidak akurat tentang dirinya dan Meghan.

Harry menyebut pertengkaran itu sebagai pengalaman yang sangat tidak menyenangkan, meski ia juga mengatakan bahwa William sempat meminta maaf setelah kejadian tersebut.

Terbitnya buku baru ini kembali membuka perdebatan publik mengenai dinamika hubungan dua putra Raja Charles III, yang sejak beberapa tahun terakhir menjadi sorotan dunia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Rekomendasi
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Berita Terkini
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved