Baru 3 Hari Kerja, Dituntut Hukuman Mati! Hotman Paris Hutapea Siap Selamatkan Fandi dari Jerat Narkoba Internasional

Jum'at, 20 Februari 2026 - 20:15 WIB
loading...
Baru 3 Hari Kerja, Dituntut...
Hotman Paris Hutapea siab selamatkan Fandi Ramadhan dari tuntutan hukuman mati atas kasus narkoba. Foto: Niko Prayoga
A A A
JAKARTA - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara langsung telah bertemu dengan orang tua Fandi Ramadhan, ABK kapal yang dituntut hukuman mati karena difitnah terlibat jaringan narkoba internasional meski ia tidak tahu menahu. Pertemuan tersebut berlangsung di Sayap Suci Kopi Kelapa Gading, Jumat (20/2/2026).

Dalam pertemuan penuh haru itu, Hotman Paris menyatakan siap membantu proses hukum atas kasus yang menimpa Fandi Ramadhan, di mana ia difitnah telah tergabung dalam jaringan narkoba saat dirinya baru tiga hari bekerja sebagai ABK. Hotman mengungkapkan bahwa awalnya ia sempat ragu, namun hatinya tergerak setelah mendengar kesaksian sang ibu mengenai posisi anaknya yang baru saja mulai bekerja.

“Begitu saya dengar tangis Ibu ini bahwa ternyata anaknya itu baru dua tiga hari bekerja di kapal itu. Jadi benar-benar bukan bagian dari itu (jaringan narkoba),” kata Hotman.

Baca Juga : Diperiksa Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen, Richard Lee Dicecar 35 Pertanyaan

Ia menjelaskan bahwa terdapat dua fakta hukum yang sudah bisa membuktikan bahwa Fandi sama sekali tidak terlibat dalam jaringan narkoba internasional. Selain itu Fandi juga tidak tahu menahu soal 67 kardus yang berisi narkoba berjenis sabu sebanyak 2 ton saat petugas menggeledah kapal.

“Jadi tidak ada konspirasinya niat jahatnya mens reanya di mana? Sudah jelas ada dua dari segi hukum fakta yang sangat dominan yah bisa dipakai bahwa memang seharusnya tidak pantas dijatuhi hukuman mati,” jelas dia.

Dia fakta hukum itu diantaranya adalah karena Fandi baru mengenal sang kapten kapal pada 1 Mei 2025 dan yang kedua adalah ketidaktahuan Fandi terhadap isi dari 67 kardus yang ternyata adalah narkoba. Hal itu bisa terlihat dari Fandi yang bertanya kepada kapten apa isi barang tersebut dan dijawab oleh sang kapten bahwa isi 67 kardus merupakan uang dan emas. Fakta itu diperkuat dengan pengakuan sang kapten di persidangan yang mengamini bahwa Fandi sempat mempertanyakan isi barang tersebut kepada dirinya.

Baca Juga : Wardatina Mawa Bakal Gugat Cerai Insanul Fahmi di PA Medan setelah Lebaran

“Yang pertama baru kenal kapten ini pada saat mau naik pesawat ke Thailand yaitu tanggal 1 Mei. Fakta kedua adalah bahwa si Fandi ini tidak tau bahwa yah 67 itu si Fandi bertanya kepada kapten itu apa, dia rada curiga dijawab bahwa itu emas dan uang dan itu dijelaskan oleh si Fandi dijelaskan waktu pemeriksaan di persidangan diakui oleh si kapten,” tambah Hotman.

Terkait Fandi yang ikut membantu dalam pemindahan barang tersadari kapal nelayan saat kapal yang diawalinya berhenti di laut, ia menyebut bahwa Fandi hanya mengikuti perintah kapten dan tidak tahu apa-apa. “Itu di persidangan pengakuan dari si Fandi bahwa dia pernah menanyakan itu ke kapten diakui? Tuh dari situ aja sudah jelas artinya pada saat barang narkoba itu masuk dimasukin dia kan perintah dari kapten,” tegas Hotman.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa semua fakta tersebut didukung oleh kronologis yang jelas dan tertera dalam BAP (berita acara pemeriksaan). Dalam BAP, Fandi diketahui baru tiga hari berlayar di kapal tersebut, di mana ia baru berlayar tanggal 18 Mei dan akhirnya kapal yang diawaki Fandi ditangkap pada 21 Mei 2025.

“Kejadian ini yang dituduhkan ini tiba-tiba di tengah laut 18 Mei 2025 di tengah laut merapat kapal nelayan seperti kapal nelayan menurunkan 67 kardus di tengah laut. Si Fandi ini kan masinis mesin, cuman karena disuruh mereka estafet jadi si Fandi ini curiga menurut saya baca di berita acara ini ditanya ini apa Capt? Kata si chief officer nya uang sama Emas,” tutur dia.

“Kemudian masuk dan ternyata tujuannya adalah ke Filipina melalui pelabuhan tanjung karimun dan juga ternyata tanggal 21 Mei lah ditangkap jadi betul kata media itu si Fandi di kapal itu enggak tau apa apa mungkin itulah penjelasannya tanggal 21 Mei ditangkap,” lanjut Hotman.

Maka dari itu pihaknya akan membantu perkara hukum dengan vonis mati yang tengah dihadapi oleh Fandi, mengingat faktanya bahwa Fandi tidak bersalah dan tidak terlibat dalam jaringan narkoba internasional dan tidak tahu menahu soal ia dari 67 kardus yang ternyata berisi 2 ton narkoba.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Jelang Sidang, Ammar...
Jelang Sidang, Ammar Zoni Siapkan Pledoi 100 Halaman dan Tampil Lebih Rapi
Dokter Kamelia Tertunduk...
Dokter Kamelia Tertunduk Lesu Dengar Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara
Tampil Berhijab, Dokter...
Tampil Berhijab, Dokter Kamelia Tetap Hadiri Sidang Ammar Zoni Meski Sudah Putus
Heran atas Putusan CMNP,...
Heran atas Putusan CMNP, Hotman Paris: PK Sudah Inkrah 2008, Kini Hasilnya Berubah
Dirresnarkoba Polda...
Dirresnarkoba Polda Maluku Kombes Indra Berhasil Bongkar 56 Kasus Narkoba Sepanjang 2026
Narkoba adalah ‘Bapak’...
Narkoba adalah ‘Bapak’ TPPU di Seluruh Dunia, Sebuah Sejarah yang Terabaikan
Rekomendasi
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Berita Terkini
Memperingati HUT Jakarta...
Memperingati HUT Jakarta ke-499, Cerita Pemuda Betawi Jaga Jiwa Jakarta dan Lestarikan Budaya lewat Betawi Online Gallery di Shopee
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Ingin Berat Badan Turun?...
Ingin Berat Badan Turun? Ade Rai Sarankan Aktivitas Sederhana Ini Sebelum Sarapan
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Infografis
Hari Anti-Hukuman Mati...
Hari Anti-Hukuman Mati Sedunia, Berawal dari Kongres di Roma
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved