Kemen Ekraf Godok Sinewara, Bioskop Negara Pertama Siap Dibangun di Otista
Rabu, 25 Februari 2026 - 04:45 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, ide terkait pembuatan Sinewara sendiri diungkapkan langsung Direktur Utama PFN, Arief ia Fajarsyah atau akrab disapa Ifan Seventeen dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Kreativitas dan Distribusi Film Komisi VII DPR RI pada Senin, 2 Februari 2026. Ia mengatakan, Sinewara dibuat di lahan milik PFN di Jalan Otista Jakarta Timur.
Baca Juga : Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Tembus 10 Juta Penonton di Hari ke-35 Penayangan, Nyaris Salip KKN di Desa Penari
“Road map daripada PFN ke depan insyaallah PFN akan mendirikan bioskop negara pertama yang bernama Sinewara yang berlokasi di Otista (Jakarta Timur) itu di PFN,” kata Ifan.
Pembuatan Sinewara sendiri dilatarbelakangi oleh minimnya jumlah layar sinema yang ada di Indonesia. Ia menjelaskan, saat ini Indonesia hanya memiliki 2.400 layar sinema. Angka tersebut jauh dari jumlah yang seharusnya dimiliki Indonesia yaitu 20.000 layar di mana saat ini yang harus ditargetkan adalah setengah dari angka tersebut yaitu 10.000 layar.
“Dari data yang kami punya sekarang di negara kita tersedia hanya sekitar 2.400 layar. Idealnya jika dibandingkan dari India, China maupun USA, harusnya Indonesia itu mempunyai 20.000 layar. Yang menjadi target setengahnya let's say 10.000 layar,” ucap dia.
Baca Juga : Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Tembus 10 Juta Penonton di Hari ke-35 Penayangan, Nyaris Salip KKN di Desa Penari
“Road map daripada PFN ke depan insyaallah PFN akan mendirikan bioskop negara pertama yang bernama Sinewara yang berlokasi di Otista (Jakarta Timur) itu di PFN,” kata Ifan.
Pembuatan Sinewara sendiri dilatarbelakangi oleh minimnya jumlah layar sinema yang ada di Indonesia. Ia menjelaskan, saat ini Indonesia hanya memiliki 2.400 layar sinema. Angka tersebut jauh dari jumlah yang seharusnya dimiliki Indonesia yaitu 20.000 layar di mana saat ini yang harus ditargetkan adalah setengah dari angka tersebut yaitu 10.000 layar.
“Dari data yang kami punya sekarang di negara kita tersedia hanya sekitar 2.400 layar. Idealnya jika dibandingkan dari India, China maupun USA, harusnya Indonesia itu mempunyai 20.000 layar. Yang menjadi target setengahnya let's say 10.000 layar,” ucap dia.
Lihat Juga :