Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir dengan Nuansa Tionghoa di Jakarta Timur

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:40 WIB
loading...
Unik dan Sarat Makna,...
Sekilas masjid Tjia Kaang Hoo ini bentuknya seperti kelenteng. Foto: Niko Prayoga
A A A
JAKARTA - Di tengah bangunan megah dan deretan rumah ibadah yang terus berkembang di Jakarta, sebuah bangunan di sudut Pasar Rebo Jakarta Timur diam-diam menunjukkan eksistensinya sebagai rumah ibadah umat muslim (masjid) yang cukup unik. Masjid Tjia Kaang Hoo, sebuah rumah ibadah dengan nuansa arsitektur khas Tiong Hoa.

Sekilas, masjid yang terletak di Jalan Haji Soleh Kelurahan Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur ini terlihat seperti kelenteng dengan warna merah dan emas yang mendominasi serta lampion yang menggelantung di sepanjang jalan menuju masjid tersebut. Namun adzan yang berkumandang menegaskan bahwa bangunan itu merupakan sebuah masjid yang berdiri kokoh.

Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir dengan Nuansa Tionghoa di Jakarta Timur


Frans (37), Pengurus DKM sekaligus Ketua Yayasan Haji Abdul Soleh mengatakan, keunikan masjid ini ada pada arsitekturnya. Jika biasanya masjid identik dengan arsitektur gaya Timur Tengah, Masjid Tjia Kaang Hoo justru menonjolkan diri dengan gaya arsitektur yang mirip dengan kelenteng. Bahkan tata letak ruangan, gerbang, dan hiasan yang digunakan juga hampir mirip dengan sebuah kelenteng.

Baca Juga : 10 Masjid Terbesar di Dunia, Umat Muslim Indonesia Patut Bangga

Alasannya, sebagai representasi bahwa Tjia Kaang Hoo atau dikenal dengan Haji Abdul Soleh sebagai pendiri masjid dulunya beragama Kong Hu Chu. Ia kemudian menjadi mualaf dan menyebarkan agama Islam dengan membentuk majelis taklim di rumahnya yang sekarang ini menjadi Masjid Tjia Kaang Hoo.

Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir dengan Nuansa Tionghoa di Jakarta Timur


“Jadi yang pertama untuk mengenai arsitekturnya itu sebetulnya ini berbentuk agak seperti kelenteng. Nah, kenapa seperti kelenteng? Karena awal mula disinilah mengingat sejarah daripada almarhum Haji Abdul Soleh atau Tjia Kaang Hoo ini pada saat belum memeluk agama Islam atau belum mualaf, beliau ini keyakinannya bukan Islam sehingga kita abadikan dalam sebuah bangunan,” kata Frans saat diwawancarai di Masid Tjia Kaang Hoo, Rabu (25/2/2026).

Namun jika diperhatikan lebih detail, arsitektur masjid ini ternyata merupakan perpaduan antara arsitektur Islam, Betawi dan Tiong Hoa. Hal itu dapat dilihat dari hiasan gigi balang khas Betawi yang terpasang di bagian luar masjid dengan sangat rapih dan presisi.

“Nah, ini seperti gigi (gigi balang) di depan ada disebutnya di Betawi, ini khasnya Betawi ini adalah yang menonjol dalam budaya Betawi ini paling menonjol ini seperti ini,” ucap dia.

Baca Juga : Sentuhan Betawi, Tionghoa, dan Hindu di Masjid Hidayatullah

Sementara, di bagian dalam terdapat kaligrafi Asmaul Husna atau 99 sifat Allah yang memenuhi tembok area imam shalat. Bahkan kaligrafi tersebut sangat mengkilat dengan balutan warna emas yang menghiasi setiap ukirannya. Lampu-lampu yang digunakan juga turut menambah kilauan emas yang terpancar dari kaligrafi tersebut.

Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir dengan Nuansa Tionghoa di Jakarta Timur


“Di samping sebagai hiasan, kami juga menyisipkan pesan di sana. Artinya apa? Inilah sifat Tuhan kami gitu, Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Jadi yang kami sisipkan kepada orang yang beribadah di sini, yang pertama jangan pernah ragu untuk kita selalu berdoa, kita selalu beribadah, jangan pernah ragu dengan apa yang dimiliki sifat daripada Tuhan kami Allah yaitu Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” ungkap Frans.

Tidak hanya itu, arsitektur yang sangat menarik dan juga paling menonjol adalah kubah masjid yang berbentuk seperti pagoda berjumlah lima kubah. Diantaranya adalah empat kubah di setiap sudut dan satu kubah paling besar yang berada di tengah. Lima kubah yang berbentuk seperti pagoda itu memiliki makna filosofis lima rukun Islam yang harus dijalankan oleh umat muslim.

Unik dan Sarat Makna, Masjid Tjia Kaang Hoo Hadir dengan Nuansa Tionghoa di Jakarta Timur


“Untuk di atas itu ada seperti kubah, iini ada lima kubah. Jadi filosofisnya kembali ke rukun Islam di dalam keyakinan kami, di dalam agama Islam ini ada lima rukun Islam. Nah, kita untuk menandakan saja ini sebagai rukun Islam,” papar dia.

Frans menceritakan bahwa masjid ini didirikan pada Oktober tahun 2022. nama Tjia Kaang Hoo sendiri diambil dari nama pendiri masjid ini yang dikenal juga sebagai Haji Abdul Soleh. “Jadi Masjid Tjia Kaang Hoo ini awal mulanya ini adalah rumah daripada almarhum Tjia Kaang Hoo ataupun Haji Abdul Soleh. Makanya itu diabadikan sebagai nama masjid ini yang bernama Masjid Tjia Kaang Hoo,” beber Frans.

Awalnya, bangunan ini hanyalah sebuah rumah tinggal milik Tjia Kaang Hoo yang sering digunakan sebagai perkumpulan kajian atau majelis taklim. Setelah Tjia Kaang Hoo meninggal, anak dari Tjia Kaang Hoo bernama Haji Budianto menggagas pendirian masjid di atas tanah bekas rumah dari Tjia Kaang Hoo.

“Seperjalanan rumah tempat tinggal ini dibuat menjadi majelis taklim. Diadakanlah kegiatan-kegiatan pengajian dan lain sebagainya yang berhubungan dengan keagamaan. Nah, setelah majelis taklim digagaslah oleh orang tua kami yaitu Bapak Haji Budianto untuk mendirikan masjid ini, akhirnya rembukan dengan anak-anak daripada Tjia Kaang Hoo diwakafkanlah tanah ini untuk pendirian masjid,” pungkas dia.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ruben Onsu Bangun Masjid...
Ruben Onsu Bangun Masjid dan Rumah Tahfiz, Tak Sabar Ingin Salat Pertama
Sahabat Vidi Aldiano...
Sahabat Vidi Aldiano Bangun Masjid dan Sumur, Harry Kiss Terharu Amal Jariyah Mengalir
Masjid Cut Meutia Bakal...
Masjid Cut Meutia Bakal Gelar Konser Jazz Usai Shalat Tarawih, Ini Informasi Lengkapnya
Marsha Aruan Pose di...
Marsha Aruan Pose di Depan Masjid dan Berkerudung, Netizen Heboh Mualaf
Isu Masjid Dirobohkan...
Isu Masjid Dirobohkan Tuai Polemik, Taqy Malik Tegaskan Tak Ada Niat Menyesatkan
Ivan Gunawan Ingat Kematian,...
Ivan Gunawan Ingat Kematian, Bangun Masjid sebagai Bekal Abadi
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Rekomendasi
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Berita Terkini
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved