Penting buat Orangtua, Kenali Gejala Kanker pada Anak
Kamis, 17 September 2020 - 22:05 WIB
loading...
Kanker pada anak sangat bisa disembuhkan asal segera diobati di tahap dini. Foto Ilustrasi/iStock
A
A
A
JAKARTA - Memiliki anak dengan kanker menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua, di mana anak tidak dapat mendeskripsikan rasa sakit atau menceritakan keluhannya. Maka itu, orangtua ataupun keluarga dekat harus mengenali gejala kanker pada si kecil.
Dikatakan Prof. Dr. Djajadiman Gatot, Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi dari FKUI/RSCM, ada beberapa tanda utama pada kanker. Di antaranya turun berat badan tanpa penyebab yang jelas, sakit kepala dan kadang disertai muntah, bengkak atau nyeri menetap pada tulang, sendi, atau tungkai, serta adanya benjolan di perut, leher, selangkangan, ketiak, dan yang terus membesar. (Baca Juga: Diet Keto Bermanfaat Lawan Diabetes, Kanker hingga Alzheimer )
“Makanya ibu-ibu saat memandikan anaknya sesekali raba dan tekan area yang rentan terjadi benjolan,” saran Prof. Gatot dalam webinar yang diadakan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) bekerja sama dengan Pusat Kanker Nasional RS Kanker Dharmais dan RSCM.
Selain itu, kenali juga jika ada bercak biru pada kulit atau perdarahan yang tanpa sebab. Anak juga bisa mengalami infeksi berulang, terus-menerus, adanya bintik putih di mata yang mengkilap (mata kucing), mual-mual berulang, rasa lelah atau pucat, gangguan penglihatan, hingga demam berulang.
Perlu diketahui, kejadian kanker pada anak cukup sering ditemukan. Sekitar 2%-3% dari seluruh kasus penyakit kanker adalah kanker pada anak. Sedangkan angka kejadiannya sekitar 110-130 kasus per sejuta anak per tahun dengan kematian sekitar 10%. Sekitar sepertiga kasus kanker anak adalah leukemia akut.
Dikatakan Prof. Dr. Djajadiman Gatot, Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi dari FKUI/RSCM, ada beberapa tanda utama pada kanker. Di antaranya turun berat badan tanpa penyebab yang jelas, sakit kepala dan kadang disertai muntah, bengkak atau nyeri menetap pada tulang, sendi, atau tungkai, serta adanya benjolan di perut, leher, selangkangan, ketiak, dan yang terus membesar. (Baca Juga: Diet Keto Bermanfaat Lawan Diabetes, Kanker hingga Alzheimer )
“Makanya ibu-ibu saat memandikan anaknya sesekali raba dan tekan area yang rentan terjadi benjolan,” saran Prof. Gatot dalam webinar yang diadakan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) bekerja sama dengan Pusat Kanker Nasional RS Kanker Dharmais dan RSCM.
Selain itu, kenali juga jika ada bercak biru pada kulit atau perdarahan yang tanpa sebab. Anak juga bisa mengalami infeksi berulang, terus-menerus, adanya bintik putih di mata yang mengkilap (mata kucing), mual-mual berulang, rasa lelah atau pucat, gangguan penglihatan, hingga demam berulang.
Perlu diketahui, kejadian kanker pada anak cukup sering ditemukan. Sekitar 2%-3% dari seluruh kasus penyakit kanker adalah kanker pada anak. Sedangkan angka kejadiannya sekitar 110-130 kasus per sejuta anak per tahun dengan kematian sekitar 10%. Sekitar sepertiga kasus kanker anak adalah leukemia akut.
Lihat Juga :