Akibat Dendam, Misteri yang Meruntuhkan Kehangatan Rumah
Jum'at, 27 Februari 2026 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Diisukan Mati Berkali-Kali, Justru Dijaga dari Sosok Tak Terlihat
Hal yang paling membuat Nisa terpukul adalah perubahan sikap sang ayah di rumah sakit. Setiap kali ia datang menjenguk, ia justru kesurupan. Seperti ada sesuatu yang menolak keberadaan Nisa di dekat sang ayah. Bahkan ayahnya beberapa kali meminta agar Nisa pulang dan tidak menginap atau berada di dekatnya.
Menjelang wafat, seorang peruqyah meminta ayahnya memejamkan mata dan membaca doa. Setelah itu, sang ayah meminta pulpen dan kertas. Ia menuliskan satu nama—nama perempuan yang diduga menjadi dalang di balik semua peristiwa.
Kertas itu diberikan kepada sepupu dengan pesan agar tidak dibuka sembarangan. Tak lama kemudian, di bulan Ramadan, sang ayah berpulang dalam keadaan berzikir. Mulutnya masih bergerak melafalkan doa sebelum akhirnya terdiam seperti tertidur.
Bang Robby yang mendengar kisah tersebut tampak terdiam beberapa saat. Ia menekankan bahwa apa pun sudut pandangnya, kehilangan orang tua dalam kondisi seperti itu menyisakan luka yang sangat dalam.
Hal yang paling membuat Nisa terpukul adalah perubahan sikap sang ayah di rumah sakit. Setiap kali ia datang menjenguk, ia justru kesurupan. Seperti ada sesuatu yang menolak keberadaan Nisa di dekat sang ayah. Bahkan ayahnya beberapa kali meminta agar Nisa pulang dan tidak menginap atau berada di dekatnya.
Menjelang wafat, seorang peruqyah meminta ayahnya memejamkan mata dan membaca doa. Setelah itu, sang ayah meminta pulpen dan kertas. Ia menuliskan satu nama—nama perempuan yang diduga menjadi dalang di balik semua peristiwa.
Kertas itu diberikan kepada sepupu dengan pesan agar tidak dibuka sembarangan. Tak lama kemudian, di bulan Ramadan, sang ayah berpulang dalam keadaan berzikir. Mulutnya masih bergerak melafalkan doa sebelum akhirnya terdiam seperti tertidur.
Bang Robby yang mendengar kisah tersebut tampak terdiam beberapa saat. Ia menekankan bahwa apa pun sudut pandangnya, kehilangan orang tua dalam kondisi seperti itu menyisakan luka yang sangat dalam.
Lihat Juga :