Target Turunkan Kematian Kanker Payudara 2,5% Per Tahun, Kemenkes Gaspol Implementasi RAN Kanker
Senin, 02 Maret 2026 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Nadia menekankan bahwa tantangan utama saat ini adalah keraguan masyarakat untuk memeriksakan diri serta sinkronisasi sistem agar pasien tidak "hilang" di tengah jalan. Oleh karena itu, RAN Kanker Payudara disusun berpedoman pada tiga pilar WHO Global Breast Cancer Initiative.
Deteksi Dini: 60% pasien didiagnosis pada stadium awal (stadium 1 atau 2), Diagnosis Cepat: Diagnosis tegak dalam waktu 60 hari sejak gejala awal muncul. Pengobatan Tuntas: Lebih dari 80% pasien menerima terapi modalitas (kombinasi operasi, radiasi, kemoterapi, dll) hingga selesai.
RAN Kanker Payudara 2025–2034 sendiri mencakup lima strategi utama: promosi kesehatan, peningkatan deteksi dini, perluasan akses layanan bermutu, penguatan registrasi kanker, dan koordinasi kemitraan multipihak.
Melalui forum PPCP, pemerintah membuka pintu seluas-luasnya bagi kemitraan inklusif demi mencapai target angka kesintasan (survival rate) 5 tahun sebesar 70% bagi pasien kanker payudara di Indonesia.
Deteksi Dini: 60% pasien didiagnosis pada stadium awal (stadium 1 atau 2), Diagnosis Cepat: Diagnosis tegak dalam waktu 60 hari sejak gejala awal muncul. Pengobatan Tuntas: Lebih dari 80% pasien menerima terapi modalitas (kombinasi operasi, radiasi, kemoterapi, dll) hingga selesai.
RAN Kanker Payudara 2025–2034 sendiri mencakup lima strategi utama: promosi kesehatan, peningkatan deteksi dini, perluasan akses layanan bermutu, penguatan registrasi kanker, dan koordinasi kemitraan multipihak.
Melalui forum PPCP, pemerintah membuka pintu seluas-luasnya bagi kemitraan inklusif demi mencapai target angka kesintasan (survival rate) 5 tahun sebesar 70% bagi pasien kanker payudara di Indonesia.
(wur)
Lihat Juga :