Sering Dianggap Mitos, Pamali, dan Juga Makna Mendalam di Baliknya

Jum'at, 06 Maret 2026 - 19:30 WIB
loading...
Sering Dianggap Mitos,...
Dalam episode Kata Mereka kali ini, Bang Robby membahas mengenai pamali yang sering menjadi perbincangan orang tua sejak dahulu. Foto/MNC Media.
A A A
JAKARTA - Banyak dari kita tumbuh dengan kalimat sederhana yang sering disebut oleh orang tua seperti “Jangan begitu, pamali.” Kalimat tersebut sering diucapkan tanpa ada penjelasan yang pasti mengapa. Larangan-larangan seperti ini kerap memunculkan banyak sekali pertanyaan. Apalagi saat mencoba mencari jawaban akan larangan tersebut. Padahal, dalam kehidupan masyarakat Indonesia, pamali bukan sekadar mitos yang digunakan untuk menakut-nakuti anak-anak.

Dalam episode Kata Mereka kali ini, Bang Robby Purba membahas mengenai pamali yang sering menjadi perbincangan orang tua sejak dahulu. Pamali merupakan bentuk larangan adat yang telah lama hidup di tengah masyarakat. Istilah pamali sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti tabu atau suatu larangan. Meskipun sangat erat kaitannya dengan budaya adat Sunda, konsep amali sendiri banyak juga ditemukan di berbagai daerah di Indonesia dengan beberapa istilah yang berbeda-beda.

Baca juga: Kapal Cumi dan Patung Misterius, Awal Mula Keanehan di Laut

Pamali sendiri kerap digunakan oleh orang tua sebagai sebuah cara mudah dan sederhana untuk dapat memberikan pembelajaran dan mengatur perilaku anak-anaknya. Larangan-larangan tersebutlah yang secara halus tertanam dan menumbuhkan nilai-nilai seperti sopan santun, kehati-hatian dan juga sikap saling menghormati orang dan juga lingkungan sekitar di dalam diri anak-anak.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pamali dapat diartikan sebagai suati pantangan yang didasarkan pada adat atau kebiasaan. Pamali lahir dari berbagai pengalaman hidup masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Sebenarnya ada banyak pamali yang memiliki penjelasan rasional dibaliknya. Misalnya larangan duduk di depan pintu yang sering dikaitkan dengan mitos “susah jodoh”. Secara logika, duduk di depan pintu tentu dapat menghalangi orang yang ingin keluar atau masuk rumah sehingga dianggap kurang sopan.

Melalui pembahasan megenai pamali, Bang Robby ingin mengingatkan bahwa pamali tidak selalu berkaitan dengan hal mistis. Dalam banyak kasus, pamali justru menjadi satu cara udah bagi para orang tua untuk dapat menyampaikan pesan dan juga larangan kepada anak-anaknya dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Selain itu, pamali juga menjadi bagian dari budaya dan identitas masyarakat daerah. Larangan-larangan tersebut diwariskan secara lisan sebagai bentuk kearifan lokal yang dijaga oleh para leluhur. Di beberapa daerah bahkan terdapat pamali yang masih dijalankan hingga saat ini. Contohnya, larangan menikah dengan satu marga dalam budaya Batak, atau larangan menolak makanan yang disuguhkan oleh tuan rumah di sebagian wilayah Kalimantan.

“Pamali itu bukan selalu tentang kutukan atau hal gaib, tapi tentang cara orang tua dulu menjaga kita,” ujar Robby Purba. Baginya, pamali dapat dipahami sebagai warisan nilai dari masa lalu yang masih relevan untuk direnungkan oleh generasi sekarang.

Saksikan kisah lengkapnya hanya di channel YouTube @robbypurbaofficial.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Angie Idol Sempat Salah...
Angie Idol Sempat Salah Paham Soal Rara Idol, Ternyata Sosok Aslinya Jauh di Luar Dugaan
Ternyata Begini Drama...
Ternyata Begini Drama yang Terjadi Saat Kamera Idol Mati, Rara Idol Jadi Tokoh Utamanya?!
Sebelum Kesurupan Massal...
Sebelum Kesurupan Massal Terjadi, Meidra Melihal Hal Aneh di Kelas?!
Aku Merasa Ada yang...
Aku Merasa Ada yang Ngintip... Meidra Idol Ungkap Kejadian Horor yang Masih Diingat Hingga Kini
Cuma Gara-Gara Batu...
Cuma Gara-Gara Batu Putih Ini, Rumah Tangga Allea Berakhir Mencekam
5 Ramalan Jayabaya yang...
5 Ramalan Jayabaya yang Sudah Terjadi, Salah Satunya Pasar Ilang Kumandhang
Sehari di Langit, Seribu...
Sehari di Langit, Seribu Tahun di Bumi Ternyata Bukan Mitos Belaka
Mitos Lempar Celana...
Mitos Lempar Celana Dalam untuk Tangkal Hujan, Lengkap dengan Penjelasan Bagaimana Pandangan Modern Terkait Mitos Tersebut
Rekomendasi
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Berita Terkini
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved