Terungkap! Wanita yang Diduga Tembaki Rumah Rihanna Pernah Terjerat Kasus KDRT
Selasa, 10 Maret 2026 - 11:08 WIB
loading...
Irvana Ortiz, perempuan yang diduga tembaki rumah Rihanna. Foto: Page Six
A
A
A
CALIFORNIA - Wanita bermasalah yang ditangkap karena diduga menembaki rumah Rihanna senilai Rp236 miliar di Los Angeles pada Minggu sore ternyata memiliki riwayat masalah hukum sebelumnya. Ia pernah dipenjara karena diduga menyerang mantan suaminya di depan anak mereka.
Wanita tersebut, Ivanna Ortiz (35), ditangkap pada Juni 2023 dan didakwa atas tuduhan penganiayaan dalam rumah tangga setelah insiden dengan mantan suaminya yang dalam laporan Page Six disebut sebagai John Doe di luar apartemennya di Orlando, Florida.
Menurut laporan insiden dari Departemen Kepolisian Orlando yang diperoleh Page Six pada Senin, Doe mengatakan kepada petugas bahwa ia dan mantan istrinya telah sepakat melalui pesan teks bahwa ia akan mengantar putri mereka ke apartemen Ortiz. Namun, Ortiz memperingatkannya agar tidak datang terlambat, dan percakapan tersebut kemudian berubah menjadi pertengkaran melalui pesan.
Baca Juga : Rumah Rihanna Diberondong 10 Tembakan saat Sang Diva Ada di Dalam
Saat memeriksa ponsel Doe, petugas menemukan pesan dari Ortiz yang berbunyi, “Kau akan dipukul di hidung malam ini.” Beberapa menit kemudian ia menulis lagi, “Bagaimana kalau begitu, kembaranku, kau yang mengatur semuanya malam ini dan aku yang akan memukul.”
Dalam percakapan itu, petugas mencatat bahwa Doe sama sekali tidak mengancam Ortiz. Sebaliknya, ia justru mengatakan ingin mereka membesarkan putri mereka dengan damai.
Ketika Doe tiba di apartemen Ortiz, ia mengatakan mulai merekam dengan ponselnya. Saat Ortiz membuka pintu, ia diduga langsung memanggilnya dengan sebutan “bajingan”, yang kemudian memicu pertengkaran verbal.
Doe mengatakan ia kemudian menyuruh putri mereka untuk ikut dengannya. Saat ia berbalik dan mulai berjalan pergi, Ortiz diduga menerjangnya dan mencoba merebut teleponnya. Ia mengklaim Ortiz meleset pada percobaan pertama, lalu mencoba menyerangnya lagi hingga akhirnya ia mendorong Ortiz menjauh.
Baca Juga : Detik-detik Mengharukan sebelum Vidi Aldiano Meninggal, Berulang Kali Sebut Nama Allah
Ortiz terjatuh ke tanah, kemudian bangkit kembali dan diduga mulai memukul Doe. Ia kembali mendorong Ortiz menjauh dan mencoba menahannya, sambil berulang kali memintanya berhenti.
Keributan tersebut membuat seorang tetangga keluar rumah. Setelah itu, mantan pasangan tersebut akhirnya berpisah dan Doe menghubungi layanan darurat 911. Petugas yang tiba di lokasi melihat adanya goresan di sisi kanan wajahnya.
Petugas juga mencoba berbicara dengan putri mereka yang saat itu sangat terpukul. Dalam laporan disebutkan bahwa anak tersebut menangis hingga mengalami hiperventilasi dan berulang kali mengatakan bahwa ia tidak ingin siapa pun mendapat masalah atau masuk penjara.
Di sisi lain, Ortiz mengatakan kepada petugas bahwa Doe terus memprovokasinya saat datang ke apartemennya. Ia mengaku mencoba mengambil telepon Doe, namun menuduh mantan suaminya itu memukulnya dengan ponsel dan mendorongnya hingga jatuh ke tanah. Ia juga mengklaim Doe menarik rambutnya dan meletakkan tangan di lehernya.
Namun Ortiz kemudian mengakui bahwa Doe sebenarnya hanya menahannya agar ia tenang, bukan mencekiknya. Ia menambahkan bahwa dirinya mulai memukul Doe sebagai bentuk pembelaan diri.
Dalam laporan polisi, petugas menyimpulkan bahwa Ivanna Ortiz merupakan pelaku utama dalam insiden tersebut. Pada saat kejadian, putri mereka berada dalam pengawasan Doe.
Tiga bulan kemudian, Ortiz kembali ditangkap karena diduga melanggar syarat pembebasan praperadilan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga tersebut. Ia juga pernah ditangkap sebelumnya karena mengemudi secara sembrono pada September 2021.
Dalam kasus terbaru, Ortiz diduga menggunakan senapan bergaya AR-15 untuk menembakkan sekitar 10 peluru ke arah rumah Rihanna di Los Angeles. Rumah tersebut diketahui dihuni Rihanna bersama pasangannya, A$AP Rocky, dan ketiga anak mereka yang masih kecil. Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian itu.
Polisi menduga Ortiz menembakkan peluru dari sebuah mobil yang diparkir di seberang jalan sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi. Tak lama setelah kejadian, ia ditangkap oleh Departemen Kepolisian Los Angeles dan kini menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan.
Beberapa minggu sebelum penembakan, Ortiz juga sempat mengunggah sejumlah pesan bernada mengkhawatirkan di media sosial yang menyinggung Rihanna dan beberapa selebritas lainnya.
Salah satu unggahan di platform X, kurang dari dua minggu sebelum insiden terjadi, berbunyi:
“@badgirlriri Apakah kamu di sana? Karena aku menunggu dirimu yang berkepala besar dan mengidap AIDS itu untuk mengatakan sesuatu kepadaku secara langsung, bukan mengendap-endap seperti kamu berbicara kepadaku di tempat yang tidak ada aku.”
Seorang sumber yang berbicara kepada People mengatakan bahwa Rihanna “tidak mengerti” mengapa keluarganya menjadi sasaran Ortiz. Meski begitu, setelah kejadian tersebut Rihanna disebut mengambil langkah ekstra untuk meningkatkan kewaspadaan demi keamanan keluarganya.
Wanita tersebut, Ivanna Ortiz (35), ditangkap pada Juni 2023 dan didakwa atas tuduhan penganiayaan dalam rumah tangga setelah insiden dengan mantan suaminya yang dalam laporan Page Six disebut sebagai John Doe di luar apartemennya di Orlando, Florida.
Menurut laporan insiden dari Departemen Kepolisian Orlando yang diperoleh Page Six pada Senin, Doe mengatakan kepada petugas bahwa ia dan mantan istrinya telah sepakat melalui pesan teks bahwa ia akan mengantar putri mereka ke apartemen Ortiz. Namun, Ortiz memperingatkannya agar tidak datang terlambat, dan percakapan tersebut kemudian berubah menjadi pertengkaran melalui pesan.
Baca Juga : Rumah Rihanna Diberondong 10 Tembakan saat Sang Diva Ada di Dalam
Saat memeriksa ponsel Doe, petugas menemukan pesan dari Ortiz yang berbunyi, “Kau akan dipukul di hidung malam ini.” Beberapa menit kemudian ia menulis lagi, “Bagaimana kalau begitu, kembaranku, kau yang mengatur semuanya malam ini dan aku yang akan memukul.”
Dalam percakapan itu, petugas mencatat bahwa Doe sama sekali tidak mengancam Ortiz. Sebaliknya, ia justru mengatakan ingin mereka membesarkan putri mereka dengan damai.
Ketika Doe tiba di apartemen Ortiz, ia mengatakan mulai merekam dengan ponselnya. Saat Ortiz membuka pintu, ia diduga langsung memanggilnya dengan sebutan “bajingan”, yang kemudian memicu pertengkaran verbal.
Doe mengatakan ia kemudian menyuruh putri mereka untuk ikut dengannya. Saat ia berbalik dan mulai berjalan pergi, Ortiz diduga menerjangnya dan mencoba merebut teleponnya. Ia mengklaim Ortiz meleset pada percobaan pertama, lalu mencoba menyerangnya lagi hingga akhirnya ia mendorong Ortiz menjauh.
Baca Juga : Detik-detik Mengharukan sebelum Vidi Aldiano Meninggal, Berulang Kali Sebut Nama Allah
Ortiz terjatuh ke tanah, kemudian bangkit kembali dan diduga mulai memukul Doe. Ia kembali mendorong Ortiz menjauh dan mencoba menahannya, sambil berulang kali memintanya berhenti.
Keributan tersebut membuat seorang tetangga keluar rumah. Setelah itu, mantan pasangan tersebut akhirnya berpisah dan Doe menghubungi layanan darurat 911. Petugas yang tiba di lokasi melihat adanya goresan di sisi kanan wajahnya.
Petugas juga mencoba berbicara dengan putri mereka yang saat itu sangat terpukul. Dalam laporan disebutkan bahwa anak tersebut menangis hingga mengalami hiperventilasi dan berulang kali mengatakan bahwa ia tidak ingin siapa pun mendapat masalah atau masuk penjara.
Di sisi lain, Ortiz mengatakan kepada petugas bahwa Doe terus memprovokasinya saat datang ke apartemennya. Ia mengaku mencoba mengambil telepon Doe, namun menuduh mantan suaminya itu memukulnya dengan ponsel dan mendorongnya hingga jatuh ke tanah. Ia juga mengklaim Doe menarik rambutnya dan meletakkan tangan di lehernya.
Namun Ortiz kemudian mengakui bahwa Doe sebenarnya hanya menahannya agar ia tenang, bukan mencekiknya. Ia menambahkan bahwa dirinya mulai memukul Doe sebagai bentuk pembelaan diri.
Dalam laporan polisi, petugas menyimpulkan bahwa Ivanna Ortiz merupakan pelaku utama dalam insiden tersebut. Pada saat kejadian, putri mereka berada dalam pengawasan Doe.
Tiga bulan kemudian, Ortiz kembali ditangkap karena diduga melanggar syarat pembebasan praperadilan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga tersebut. Ia juga pernah ditangkap sebelumnya karena mengemudi secara sembrono pada September 2021.
Dalam kasus terbaru, Ortiz diduga menggunakan senapan bergaya AR-15 untuk menembakkan sekitar 10 peluru ke arah rumah Rihanna di Los Angeles. Rumah tersebut diketahui dihuni Rihanna bersama pasangannya, A$AP Rocky, dan ketiga anak mereka yang masih kecil. Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian itu.
Polisi menduga Ortiz menembakkan peluru dari sebuah mobil yang diparkir di seberang jalan sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi. Tak lama setelah kejadian, ia ditangkap oleh Departemen Kepolisian Los Angeles dan kini menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan.
Beberapa minggu sebelum penembakan, Ortiz juga sempat mengunggah sejumlah pesan bernada mengkhawatirkan di media sosial yang menyinggung Rihanna dan beberapa selebritas lainnya.
Salah satu unggahan di platform X, kurang dari dua minggu sebelum insiden terjadi, berbunyi:
“@badgirlriri Apakah kamu di sana? Karena aku menunggu dirimu yang berkepala besar dan mengidap AIDS itu untuk mengatakan sesuatu kepadaku secara langsung, bukan mengendap-endap seperti kamu berbicara kepadaku di tempat yang tidak ada aku.”
Seorang sumber yang berbicara kepada People mengatakan bahwa Rihanna “tidak mengerti” mengapa keluarganya menjadi sasaran Ortiz. Meski begitu, setelah kejadian tersebut Rihanna disebut mengambil langkah ekstra untuk meningkatkan kewaspadaan demi keamanan keluarganya.
(wur)
Lihat Juga :