Lebaran 2026: Pola Perjalanan Masyarakat ASEAN Mulai Berubah
Jum'at, 13 Maret 2026 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
2. Akomodasi multi-kamar semakin diminati
Di tengah meningkatnya berbagai kebutuhan untuk Lebaran serta kenaikan tarif hotel yang lazim terjadi pada musim tersebut, pertimbangan biaya turut memengaruhi pilihan akomodasi pengguna MOVE. Mereka yang bepergian bersama keluarga besar kini cenderung memilih properti yang mampu menampung lebih banyak orang dalam satu unit, seperti vila, apartemen berlayanan, atau suite dengan beberapa kamar.
Alih-alih memesan kamar secara terpisah, strategi ini dinilai lebih efisien dengan membagi biaya penginapan secara merata di antara anggota rombongan.
Melalui aplikasi MOVE, pengguna dapat dengan mudah memasukkan jumlah tamu dewasa dan anak saat memesan hotel maupun paket SNAP. Sistem kemudian secara otomatis merekomendasikan tipe akomodasi yang sesuai serta menyesuaikan total kamar yang dibutuhkan, sehingga proses perencanaan perjalanan menjadi lebih praktis bagi keluarga.
3. Kenyamanan tetap menjadi prioritas, namun pengeluaran lebih terukur
Tren lain yang muncul menunjukkan pola pengeluaran yang lebih terencana tanpa mengurangi makna perjalanan itu sendiri. Perjalanan mudik maupun berlibur tetap dilakukan, namun dengan penyesuaian yang lebih rasional, termasuk memilih opsi akomodasi yang lebih terjangkau.
Selama periode tersebut, rata-rata pengeluaran untuk pemesanan hotel di MOVE tercatat sekitar Rp1,1 juta per malam, mencerminkan preferensi terhadap penginapan yang tetap nyaman sekaligus menawarkan nilai yang lebih baik.
Di tengah meningkatnya berbagai kebutuhan untuk Lebaran serta kenaikan tarif hotel yang lazim terjadi pada musim tersebut, pertimbangan biaya turut memengaruhi pilihan akomodasi pengguna MOVE. Mereka yang bepergian bersama keluarga besar kini cenderung memilih properti yang mampu menampung lebih banyak orang dalam satu unit, seperti vila, apartemen berlayanan, atau suite dengan beberapa kamar.
Alih-alih memesan kamar secara terpisah, strategi ini dinilai lebih efisien dengan membagi biaya penginapan secara merata di antara anggota rombongan.
Melalui aplikasi MOVE, pengguna dapat dengan mudah memasukkan jumlah tamu dewasa dan anak saat memesan hotel maupun paket SNAP. Sistem kemudian secara otomatis merekomendasikan tipe akomodasi yang sesuai serta menyesuaikan total kamar yang dibutuhkan, sehingga proses perencanaan perjalanan menjadi lebih praktis bagi keluarga.
3. Kenyamanan tetap menjadi prioritas, namun pengeluaran lebih terukur
Tren lain yang muncul menunjukkan pola pengeluaran yang lebih terencana tanpa mengurangi makna perjalanan itu sendiri. Perjalanan mudik maupun berlibur tetap dilakukan, namun dengan penyesuaian yang lebih rasional, termasuk memilih opsi akomodasi yang lebih terjangkau.
Selama periode tersebut, rata-rata pengeluaran untuk pemesanan hotel di MOVE tercatat sekitar Rp1,1 juta per malam, mencerminkan preferensi terhadap penginapan yang tetap nyaman sekaligus menawarkan nilai yang lebih baik.
Lihat Juga :