Curhat Suami Jelang Lebaran Tanpa Mpok Alpa: Berlaga Kuat, Padahal Rapuh
Rabu, 18 Maret 2026 - 08:10 WIB
loading...
Suami almarhumah Mpok Alpa, Aji Darmaji mencurahkan isi hatinya menjelang Lebaran tahun ini. Foto/Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Suami almarhumah Nina Carolina alias Mpok Alpa , Aji Darmaji atau yang akrab disapa Bang Idung, mencurahkan isi hatinya menjelang Lebaran tahun ini. Pasalnya, ini merupakan tahun pertama dirinya merayakan Idul Fitri tanpa kehadiran sang istri.
Ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Bang Idung gagal menutupi kesedihannya. Meski berusaha tegar demi anak, ia mengaku secara batin sangat kesepian.
"Namanya kehilangan seorang ibu nih, saya juga kehilangan seorang istri, saya kuat-kuatin aja, tegar-tegarin di depan anak kayak gitu," ujar Aji belum lama ini
Baca juga: Aji Darmaji Tegaskan Kaburnya Anak Sulung Mpok Alpa Tak Berkaitan dengan Penetapan Ahli Waris
Kesepian itu kian terasa saat waktu makan tiba. Momen paling dirindukan ialah ketika sang istri selalu menyiapkan segala kebutuhan makan keluarga dengan tangannya sendiri.
"Padahal ngedrop, rapuh, ya kan nggak bisa dibohongin namanya secara batin tuh kita tetap merasakan kesepian. Karena kan waktu masih ada almarhumah, segala sesuatunya tuh dari makan apa, kita ditanya," lanjutnya.
Menurutnya, ketiadaan Mpok Alpa membuat suasana rumah terasa tidak utuh, terutama soal rasa masakan yang kini tak lagi sama.
"Ada yang berbeda di tahun ini, rasa masakan kita, terus kebersamaan kayak gitu kan, satu nggak ada. Jadi ada yang pincang lah kayak gitu karena nggak ada almarhumah," tuturnya.
Meski berat, Aji tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya di momen spesial kali ini.
"Almarhumah tuh pasti yang masak. Kalau bukan almarhumah yang ngebumbuin rasanya beda," ujarnya.
Aji dan anak-anak juga sepakat untuk mempertahankan tradisi Lebaran bersama Mpok Alpa meski sang istri sudah tiada.
Kali ini, tugas memilih warna dan model baju dilakukan anak perempuannya, Sherly.
"Tiap tahunnya kita nyiapin seragam, pasti kita seragaman sama anak, kayak gitu kan. Walaupun udah nggak ada almarhumah juga tetap seragaman," ucap Aji.
"Aku yang milih-milih, soalnya Papa agak ribet buat warna," sahut Sherly yang berada di samping sang ayah.
Ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Bang Idung gagal menutupi kesedihannya. Meski berusaha tegar demi anak, ia mengaku secara batin sangat kesepian.
"Namanya kehilangan seorang ibu nih, saya juga kehilangan seorang istri, saya kuat-kuatin aja, tegar-tegarin di depan anak kayak gitu," ujar Aji belum lama ini
Baca juga: Aji Darmaji Tegaskan Kaburnya Anak Sulung Mpok Alpa Tak Berkaitan dengan Penetapan Ahli Waris
Kesepian itu kian terasa saat waktu makan tiba. Momen paling dirindukan ialah ketika sang istri selalu menyiapkan segala kebutuhan makan keluarga dengan tangannya sendiri.
"Padahal ngedrop, rapuh, ya kan nggak bisa dibohongin namanya secara batin tuh kita tetap merasakan kesepian. Karena kan waktu masih ada almarhumah, segala sesuatunya tuh dari makan apa, kita ditanya," lanjutnya.
Menurutnya, ketiadaan Mpok Alpa membuat suasana rumah terasa tidak utuh, terutama soal rasa masakan yang kini tak lagi sama.
"Ada yang berbeda di tahun ini, rasa masakan kita, terus kebersamaan kayak gitu kan, satu nggak ada. Jadi ada yang pincang lah kayak gitu karena nggak ada almarhumah," tuturnya.
Meski berat, Aji tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya di momen spesial kali ini.
"Almarhumah tuh pasti yang masak. Kalau bukan almarhumah yang ngebumbuin rasanya beda," ujarnya.
Aji dan anak-anak juga sepakat untuk mempertahankan tradisi Lebaran bersama Mpok Alpa meski sang istri sudah tiada.
Kali ini, tugas memilih warna dan model baju dilakukan anak perempuannya, Sherly.
"Tiap tahunnya kita nyiapin seragam, pasti kita seragaman sama anak, kayak gitu kan. Walaupun udah nggak ada almarhumah juga tetap seragaman," ucap Aji.
"Aku yang milih-milih, soalnya Papa agak ribet buat warna," sahut Sherly yang berada di samping sang ayah.
(nnz)
Lihat Juga :