Kangen Mendiang Istri, Clift Sangra Tulis Puisi Rindu untuk Suzzanna
Rabu, 25 Maret 2026 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Puisi Clift mencapai puncaknya pada pengakuan tentang cinta yang tak usai. “Cintaku tak pernah belajar cara berpamitan.” Kalimat tersebut menjadi inti dari keseluruhan makna puisinya. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kebersamaan yang pernah ada. Di akhir bait, terselip permintaan maaf yang tulus dan dalam. Emosi tersebut terasa mengendap namun kuat.
Perjalanan cinta mereka memang terjalin lama di layar dan kehidupan nyata. Keduanya pernah membintangi film seperti Sangkuriang pada 1982. Selain itu, hadir pula Nyi Blorong dan Perkawinan Nyi Blorong. Film Ajian Ratu Laut Kidul pada 1991 juga mempertemukan mereka. Kini, puluhan tahun setelah kepergian Suzzanna, kenangan itu kembali dihidupkan: puisi yang personal.
Baca Juga : Sinopsis Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Tayang Maret 2026
Menariknya, dalam film terbaru, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Clift memerankan tokoh Bisman. Karakter tersebut justru menjadi lawan Suzzanna dalam cerita. Perubahan ini menghadirkan dimensi baru dalam relasi mereka. Film produksi Soraya Intercine Films yang antara lain dibintangi Luna Maya dan Reza Rahadian ini tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026.
Di luar layar, Clift mengajak publik merayakan warisan Suzzanna. Ia menyebut karya Suzzanna akan tetap hidup lintas generasi. Ajakan itu sekaligus memperkuat makna puisi yang ia tulis. Puisi pengingat cinta yang abadi.
Perjalanan cinta mereka memang terjalin lama di layar dan kehidupan nyata. Keduanya pernah membintangi film seperti Sangkuriang pada 1982. Selain itu, hadir pula Nyi Blorong dan Perkawinan Nyi Blorong. Film Ajian Ratu Laut Kidul pada 1991 juga mempertemukan mereka. Kini, puluhan tahun setelah kepergian Suzzanna, kenangan itu kembali dihidupkan: puisi yang personal.
Baca Juga : Sinopsis Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Tayang Maret 2026
Menariknya, dalam film terbaru, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Clift memerankan tokoh Bisman. Karakter tersebut justru menjadi lawan Suzzanna dalam cerita. Perubahan ini menghadirkan dimensi baru dalam relasi mereka. Film produksi Soraya Intercine Films yang antara lain dibintangi Luna Maya dan Reza Rahadian ini tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026.
Di luar layar, Clift mengajak publik merayakan warisan Suzzanna. Ia menyebut karya Suzzanna akan tetap hidup lintas generasi. Ajakan itu sekaligus memperkuat makna puisi yang ia tulis. Puisi pengingat cinta yang abadi.
(wur)
Lihat Juga :