Pendidikan Tinggi Bukan Sekadar Gelar, Ini Kunci Menjadi Siap Kerja

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:42 WIB
loading...
Pendidikan Tinggi Bukan...
Setiap tahun, ratusan ribu siswa di Indonesia bersaing memperebutkan kursi perguruan tinggi negeri (PTN). Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Setiap tahun, ratusan ribu siswa di Indonesia bersaing memperebutkan kursi perguruan tinggi negeri (PTN). Pada seleksi UTBK-SNBT 2025, lebih dari 860 ribu peserta mengikuti seleksi, sementara daya tampung hanya sekitar 284 ribu kursi. Artinya, kurang dari sepertiga peserta yang berhasil diterima.

Persaingan yang ketat sering membuat banyak keluarga memandang keberhasilan masuk PTN sebagai tujuan utama pendidikan tinggi. Namun dalam realitas dunia kerja yang terus berubah, para ahli pendidikan menilai bahwa tantangan terbesar sebenarnya bukan sekadar gagal masuk PTN, tetapi salah memilih arah pendidikan yang tidak mendukung masa depan karier.

Kondisi ini semakin relevan dengan melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia masih mencapai jutaan orang, termasuk lulusan perguruan tinggi. Hal ini membuktikan bahwa memiliki gelar sarjana saja tidak selalu menjamin kesiapan menghadapi dunia profesional.

Karena itu, semakin banyak orang tua mulai melihat pendidikan tinggi sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Dalam memilih kampus, pertimbangan tidak lagi hanya pada reputasi institusi, tetapi juga relevansi pembelajaran dengan kebutuhan industri serta peluang karier setelah lulus.

Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan sebelum menentukan kampus. Pertama, relevansi program studi dengan kebutuhan industri. Perkembangan teknologi dan transformasi industri membuat kebutuhan dunia kerja berubah sangat cepat, sehingga penting untuk memilih program studi yang memiliki kurikulum selaras dengan perkembangan industri.

Kedua, kesempatan mendapatkan pengalaman nyata selama kuliah. Selain pembelajaran di kelas, pengalaman langsung seperti internship, proyek industri, entrepreneurship, maupun kegiatan riset menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami dunia kerja sekaligus membangun portofolio profesional sebelum lulus.

Ketiga, eksposur global dan jaringan profesional. Di era globalisasi, mahasiswa juga perlu memiliki perspektif internasional serta jaringan yang luas. Kampus yang memiliki kerja sama global, kesempatan pertukaran mahasiswa, maupun koneksi industri dapat memberikan nilai tambah bagi masa depan karier mahasiswa.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan bahwa pendidikan tinggi yang tepat harus mampu memberikan nilai nyata bagi masa depan mahasiswa. “Pendidikan tinggi pada dasarnya adalah investasi masa depan. Lebih dari sekadar nama institusi, yang terpenting adalah bagaimana kampus mampu mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja, sekaligus membekali mereka untuk terus relevan di tengah perubahan zaman.”

Ia menambahkan bahwa kampus perlu membangun ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga memberikan pengalaman langsung yang relevan dengan industri.

"Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman profesional sejak masih kuliah, memiliki jaringan yang luas, serta memahami dinamika global. Dengan begitu, investasi pendidikan yang dilakukan orang tua dapat benar-benar memberikan hasil konkret dalam perjalanan karier anak," tambahnya.

Pendekatan ini dikembangkan BINUS University melalui ekosistem pendidikan yang terintegrasi dengan industri dan pengalaman global. Melalui program 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier, mahasiswa dapat menyelesaikan masa studi lebih cepat dan memanfaatkan waktu untuk mendapatkan pengalaman profesional melalui berbagai program enrichment seperti internship, entrepreneurship, research, community development, hingga pengalaman internasional.

BINUS University juga memiliki jaringan lebih dari 170 universitas mitra di berbagai negara serta didukung oleh lebih dari 2.200 mitra industri global yang berkolaborasi dalam berbagai program pembelajaran, pengembangan kurikulum, hingga kesempatan magang bagi mahasiswa. Dengan ekosistem tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga membangun pengalaman nyata yang membantu mereka lebih siap menghadapi dunia profesional sejak dini.

Ke depan, di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompleks, pendidikan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi jalur memperoleh gelar, tetapi juga menjadi investasi yang memberikan arah, pengalaman, dan peluang bagi masa depan generasi muda Indonesia.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sibuk di Dunia Entertainment,...
Sibuk di Dunia Entertainment, 4 Artis Ini Tetap Sukses Raih Gelar Magister dan Doktor
AYIMUN Al-Muhajirien...
AYIMUN Al-Muhajirien MUN, Ruang Kolaborasi 200 Anak Muda dari Berbagai Sekolah
Gedung Baru 10 Lantai...
Gedung Baru 10 Lantai Perkuat Kiprah Horizon University di Dunia Pendidikan Tinggi
Wamen Stella Christie...
Wamen Stella Christie Ajak Perempuan Percaya Diri: Kita Sama Pintarnya dengan Laki-Laki!
Pengakuan Internasional...
Pengakuan Internasional Dorong Penguatan Sistem Akreditasi Pendidikan Tinggi Indonesia
Pendidikan Jadi Kunci...
Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan Desa Morosi untuk Generasi Mendatang
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Infografis
Bukan Senjata Nuklir,...
Bukan Senjata Nuklir, Ini 4 Cara Terbaik Melawan Dominasi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved