Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Kamis, 02 April 2026 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Studi tersebut juga menemukan bahwa vaksin COVID-19 yang ada saat ini memiliki efektivitas lebih rendah terhadap BA.3.2 dibandingkan dengan varian yang saat ini dominan. Meski begitu, vaksin tetap memberikan perlindungan tertentu terhadap infeksi dan gejala berat.
Menurut Schaffner, temuan awal menunjukkan bahwa varian ini memiliki kemampuan untuk menghindari sebagian perlindungan imun yang telah terbentuk dari vaksinasi maupun infeksi sebelumnya.
“Masih terlalu awal untuk menarik kesimpulan pasti, tetapi ada indikasi varian ini memiliki kapasitas untuk menghindari sebagian perlindungan yang kita miliki,” katanya.
Baca juga: Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Sejauh ini, CDC belum melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam kasus penyakit berat akibat COVID-19 secara nasional. Bahkan secara umum, angka kasus, kunjungan gawat darurat, dan rawat inap cenderung menurun.
Namun, situasi di beberapa wilayah tetap perlu diperhatikan. Beberapa negara bagian seperti Massachusetts dan Florida diperkirakan mengalami peningkatan kasus dalam periode tertentu.
Kontributor medis CBS News, Celine Gounder, yang juga editor kesehatan masyarakat di KFF Health News, mengatakan hingga kini belum ada bukti bahwa varian Cicada menyebabkan penyakit yang lebih parah.
“Kami belum melihat bukti bahwa varian ini menyebabkan penyakit yang lebih serius atau peningkatan rawat inap di wilayah lain,” jelasnya.
Gejala infeksi COVID-19 akibat varian baru ini pada dasarnya masih serupa dengan varian sebelumnya. Beberapa gejala yang umum dilaporkan antara lain:
Menurut Schaffner, temuan awal menunjukkan bahwa varian ini memiliki kemampuan untuk menghindari sebagian perlindungan imun yang telah terbentuk dari vaksinasi maupun infeksi sebelumnya.
“Masih terlalu awal untuk menarik kesimpulan pasti, tetapi ada indikasi varian ini memiliki kapasitas untuk menghindari sebagian perlindungan yang kita miliki,” katanya.
Baca juga: Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Belum Terbukti Lebih Parah
Sejauh ini, CDC belum melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam kasus penyakit berat akibat COVID-19 secara nasional. Bahkan secara umum, angka kasus, kunjungan gawat darurat, dan rawat inap cenderung menurun.
Namun, situasi di beberapa wilayah tetap perlu diperhatikan. Beberapa negara bagian seperti Massachusetts dan Florida diperkirakan mengalami peningkatan kasus dalam periode tertentu.
Kontributor medis CBS News, Celine Gounder, yang juga editor kesehatan masyarakat di KFF Health News, mengatakan hingga kini belum ada bukti bahwa varian Cicada menyebabkan penyakit yang lebih parah.
“Kami belum melihat bukti bahwa varian ini menyebabkan penyakit yang lebih serius atau peningkatan rawat inap di wilayah lain,” jelasnya.
Gejala dan Imbauan Vaksinasi
Gejala infeksi COVID-19 akibat varian baru ini pada dasarnya masih serupa dengan varian sebelumnya. Beberapa gejala yang umum dilaporkan antara lain:
Lihat Juga :