Dari Artefak Antik hingga Sky Lounge, Hotel Ini Sajikan Pengalaman Imersif

Kamis, 02 April 2026 - 17:30 WIB
loading...
Dari Artefak Antik hingga...
Suasana KoenoKoeni Hotel Semarang. Foto: Dok KoenoKoeni Hotel Semarang
A A A
SEMARANG - Ada cara baru menikmati perjalanan. Bukan sekadar berpindah tempat, tetapi menyelami waktu. Sebuah hotel berkonsep small luxury di Semarang, Jawa Tengah, menghadirkan pengalaman menginap yang terasa seperti membuka lembaran-lembaran sejarah. Setiap sudut ruang menyimpan cerita dan setiap detail menghadirkan makna. KoenoKoeni Hotel Semarang menjadi ruang di mana masa lalu dan masa kini bertemu secara halus dan memikat.

Dijadwalkan membuka pintunya pada kuartal ketiga 2026 dengan 111 kamar, hotel ini mengusung interpretasi warisan Tionghoa–Jawa yang begitu kental. Bukan hanya sebagai estetika, melainkan sebagai narasi yang hidup melalui arsitektur, material, hingga perencanaan ruang. Perpaduan ini mencerminkan lapisan sejarah Jawa Tengah yang kaya, sekaligus memperlihatkan harmoni budaya yang telah lama berakar di Semarang.

Kesan pertama langsung terasa sejak langkah awal memasuki bangunan. Pintu masuk megah KoenoKoeni Hotel Semarang dengan langit-langit tinggi dan dinding melengkung seolah menjadi gerbang menuju masa lalu. Nuansa ini berlanjut ke area lobi, di mana bata merah, plafon kayu bernuansa hangat, dan lantai marmer kuarsa putih berpadu menciptakan suasana yang elegan namun tetap membumi—menghubungkan tradisi dengan sentuhan modern secara halus.

Baca Juga : Target 17 Juta Wisman di Tengah Krisis Global, Menpar: Pariwisata Harus Adaptif!

Pengalaman semakin mendalam saat kita menjelajahi ruang demi ruang. Warisan Tionghoa–Jawa hadir dalam setiap detail—mulai dari tekstur material di area publik hingga aksen biru-putih yang terinspirasi dari porselen klasik di restoran. Di kamar dan koridor, nuansa menjadi lebih tenang dan subtil, dengan kayu berwarna terang serta karya seni kurasi yang menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan kontemporer dan jejak sejarah.

Lebih dari sekadar dekorasi, puluhan artefak dan barang antik dari koleksi pribadi pendiri hotel ditempatkan di berbagai sudut strategis. Setiap objek seperti mengundang percakapan sunyi dengan masa lalu. Pencahayaan yang dirancang cermat memperkuat suasana reflektif ini, sementara elemen ikonik seperti tangga spiral megah dan sky lounge di bawah atap pelana menghadirkan perspektif baru—menggabungkan pengaruh arsitektur kolonial dengan adaptasi tropis yang khas.

Seluruh pengalaman dirancang mengalir, dari ruang terbuka yang menyambut hingga sudut-sudut intim yang menenangkan. Di KoenoKoeni Hotel Semarang, fasilitas seperti restoran all-day dining, bar di area sky-level, kafe lobi, kolam renang indoor, spa, pusat kebugaran, hingga ruang bermain anak melengkapi perjalanan ini. Pada akhirnya, hotel ini bukan hanya tempat bermalam, melainkan ruang untuk merasakan kembali memori kolektif—di mana sejarah tidak hanya dilihat, tetapi benar-benar dialami.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menikmati Akhir Pekan...
Menikmati Akhir Pekan Romantis di Karawang, dari Ofuro Hingga Kuliner Khas Jepang
Aston Serang Borong...
Aston Serang Borong Penghargaan Bergengsi, Gencarkan Inovasi Layanan
Hotel Menjadi Pilihan...
Hotel Menjadi Pilihan Tepat untuk Town Hall Meeting Perusahaan
Pilihan Hotel Favorit...
Pilihan Hotel Favorit untuk Kenyamanan Menginap
Sistem Digital Manajemen...
Sistem Digital Manajemen Hotel Berbasis Cloud Buatan Anak Bangsa Raih ITTA 2025
Sensasi Glamping dengan...
Sensasi Glamping dengan Laut Biru Gili Trawangan Tepat Depan Tenda
Serunya BBQ, Pasta dan...
Serunya BBQ, Pasta dan Live Music Tepi Kolam Temani Malam Akhir Pekan di Jakarta
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
Inspeksi Hotel Terjauh...
Inspeksi Hotel Terjauh Jemaah Haji di Makkah, Wamenhaj Temukan Fakta Mengejutkan
Rekomendasi
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Berita Terkini
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
Misteri Rumah Rimar...
Misteri Rumah Rimar Idol Terungkap! Sosok Bermuka Batu Bertaring Pernah Muncul di Depannya
Mengapa Berat Badan...
Mengapa Berat Badan Ideal Bisa Menurunkan Risiko Hipertensi? Ini Kata Dokter
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved