Aripat Melangkah ke Fase Baru Bersama Residivis Creative

Senin, 06 April 2026 - 07:17 WIB
loading...
Aripat Melangkah ke...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - Di tengah dinamika industri kreatif yang semakin kompetitif, keputusan untuk keluar dari sebuah ekosistem yang sudah mapan sering kali dipandang sebagai langkah berisiko. Namun bagi Aripat, panggilan Arief Fadli seorang pemasar digital dan kreator konten Indonesia, keputusan tersebut justru menjadi bagian dari strategi yang lebih besar.

Setelah sebelumnya dikenal sebagai bagian dari Kece Entertainment, Aripat kini melangkah ke fase baru bersama Residivis Creative. Perpindahan ini bukan sekadar transisi tempat, melainkan penegasan arah—sebuah langkah yang menandai perubahan peran dan cara bermain di industri.

“Ini bukan keputusan yang tiba-tiba. Lebih ke proses yang memang sudah berjalan cukup lama,” ujar Aripat.

“Saya melihat ada kebutuhan untuk berkembang ke arah yang lebih strategis, bukan hanya di level eksekusi.”

Selama perjalanannya, Aripat telah terlibat dalam berbagai lini, mulai dari eksekusi kreatif hingga pengelolaan proyek dan talenta. Namun seiring waktu, muncul satu kesadaran yang semakin kuat: bahwa kekuatan utama dalam industri saat ini tidak hanya terletak pada produksi konten, tetapi pada bagaimana konten tersebut didistribusikan, diposisikan, dan membentuk persepsi publik.

Melalui Residivis Creative, Aripat mulai membangun pendekatan yang lebih strategis. Fokusnya tidak lagi sebatas menciptakan konten, melainkan merancang sistem di baliknya—mulai dari distribusi multi-layer, penguatan narasi, hingga pembentukan opini yang terasa organik di berbagai kanal digital.

“Sekarang tantangannya bukan cuma bikin sesuatu yang bagus, tapi bagaimana itu bisa sampai, diterima, dan terus hidup di berbagai channel,” lanjutnya.

“Di situ yang menurut saya menarik untuk dibangun, " ujar Aripat.

Langkah ini juga mencerminkan pergeseran peran yang cukup signifikan. Dari yang sebelumnya berada dalam struktur sebagai eksekutor, kini Aripat memposisikan diri sebagai perancang strategi—mengatur arah, membaca momentum, dan memastikan setiap pergerakan memiliki dampak yang terukur.

Pendekatan tersebut menjadi relevan di tengah realitas industri saat ini, di mana volume konten yang tinggi sering kali tidak sebanding dengan daya jangkaunya. Bagi Aripat, tantangan utamanya bukan lagi bagaimana membuat sesuatu yang menarik, tetapi bagaimana membuatnya bertahan, berkembang, dan memenangkan perhatian di tengah kebisingan.

Meski langkah ini terbilang besar, Aripat memilih untuk tidak menampilkannya secara berlebihan. Alih-alih deklaratif, pendekatan yang diambil cenderung tenang dan terstruktur.

“Saya masih di fase belajar juga. Jadi sekarang lebih fokus bangun dulu, ngetes sistem, lihat mana yang works dan mana yang perlu diperbaiki,” katanya.

Perpindahan ini pada akhirnya bukan hanya tentang meninggalkan satu fase, tetapi tentang menyusun ulang cara bermain. Sebuah transisi dari mengikuti ritme industri, menuju upaya untuk ikut menentukan ritme tersebut.

Dengan babak baru ini, Aripat tidak sekadar bergerak—ia sedang membangun permainan baru.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Dari Video Rumahan ke...
Dari Video Rumahan ke 15 Juta Juta Subscribes, Ini Rahasia Aletha Abew Bikin Penonton Betah
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Menolak Menyerah pada...
Menolak Menyerah pada Keterbatasan, Andre Suhen Sukses Jadi Idola Baru Anak Muda
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Fikom UMB Dorong Siswa...
Fikom UMB Dorong Siswa SMK Jadi Kreator, Bukan Sekadar Penikmat Media Sosial
Rekomendasi
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Berita Terkini
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Kondisi Kesehatan Haji...
Kondisi Kesehatan Haji Bolot Sudah Membaik, Ingin Segera Pulang dan Beraktivitas
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved