Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' Drama Keluarga Haru Garapan Baim Wong Tayang Mei 2026
Selasa, 07 April 2026 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Pesan Kuat Tentang Arti Keluarga
Baim Wong menjelaskan proses kreatifnya dalam menggarap film Semua Akan Baik-Baik Saja dengan pendekatan personal. Ia menyebut pemilihan pemain dilakukan berdasarkan kedalaman karakter yang dibutuhkan. “Saya memilih para pemeran berdasarkan karakter yang saya bayangkan sejak awal. Saya memahami kelebihan masing-masing pemain, dan ansambel ini memiliki kualitas yang sangat kuat. Kami ingin menghadirkan cerita yang terasa dekat dengan masyarakat Indonesia, sehingga penonton bisa merasa terhubung secara emosional,” ujar Baim.
Sementara itu, Reza Rahadian mengungkapkan kedalaman pesan yang ia rasakan sejak membaca naskah. Ia menilai film ini memiliki kekuatan pada nilai keluarga yang universal. “Sejak awal membaca naskah, saya merasakan ini adalah film tentang keluarga sebagai tempat pulang. Dalam setiap keluarga selalu ada luka, perbedaan, dan konflik yang tidak mudah diselesaikan. Namun film ini menunjukkan bahwa setiap anggota memiliki nilai penting, dan Baim mampu menangkap itu dengan sangat jujur,” kata Reza.
Selain jajaran pemeran utama, film ini juga menghadirkan banyak nama lintas generasi. Yang menarik, binaragawan Ade Rai tampil pertamakalinya di layar lebar. Untuk kebutuhan karakter Ade Rai, Baim mempersiapkan treatment dengan make up prostetik. Film ini juga melibatkan dua aktor dengan down syndrome, yaitu Alim dan Vanessa. Keterlibatan mereka menjadi bentuk komitmen inklusivitas dalam perfilman Indonesia.
Baim Wong menjelaskan proses kreatifnya dalam menggarap film Semua Akan Baik-Baik Saja dengan pendekatan personal. Ia menyebut pemilihan pemain dilakukan berdasarkan kedalaman karakter yang dibutuhkan. “Saya memilih para pemeran berdasarkan karakter yang saya bayangkan sejak awal. Saya memahami kelebihan masing-masing pemain, dan ansambel ini memiliki kualitas yang sangat kuat. Kami ingin menghadirkan cerita yang terasa dekat dengan masyarakat Indonesia, sehingga penonton bisa merasa terhubung secara emosional,” ujar Baim.
Sementara itu, Reza Rahadian mengungkapkan kedalaman pesan yang ia rasakan sejak membaca naskah. Ia menilai film ini memiliki kekuatan pada nilai keluarga yang universal. “Sejak awal membaca naskah, saya merasakan ini adalah film tentang keluarga sebagai tempat pulang. Dalam setiap keluarga selalu ada luka, perbedaan, dan konflik yang tidak mudah diselesaikan. Namun film ini menunjukkan bahwa setiap anggota memiliki nilai penting, dan Baim mampu menangkap itu dengan sangat jujur,” kata Reza.
Selain jajaran pemeran utama, film ini juga menghadirkan banyak nama lintas generasi. Yang menarik, binaragawan Ade Rai tampil pertamakalinya di layar lebar. Untuk kebutuhan karakter Ade Rai, Baim mempersiapkan treatment dengan make up prostetik. Film ini juga melibatkan dua aktor dengan down syndrome, yaitu Alim dan Vanessa. Keterlibatan mereka menjadi bentuk komitmen inklusivitas dalam perfilman Indonesia.
(wur)
Lihat Juga :