Orang Tua Wajib Tahu! Proses Terbentuknya Lengkungan Kaki Anak Tidak Instan

Kamis, 09 April 2026 - 11:11 WIB
loading...
Orang Tua Wajib Tahu!...
Banyak orang tua panik ketika melihat kaki anak terlihat datar atau tanpa lengkungan. Padahal, kondisi ini sangat umum terjadi. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Banyak orang tua panik ketika melihat kaki anak terlihat “datar” atau tanpa lengkungan. Padahal, kondisi ini sangat umum terjadi. Hampir semua bayi yang baru lahir memiliki kaki datar atau flat foot, dan ini merupakan bagian dari proses tumbuh kembang yang normal. Seiring usia bertambah, kaki anak akan mengalami perubahan struktur yang penting untuk berdiri, berjalan, hingga berlari.

Flat foot adalah kondisi ketika lengkungan alami pada telapak kaki tidak terlihat dengan jelas. Pada anak, hal ini terjadi karena tulang, ligamen, dan otot kaki belum berkembang sempurna. Lemak bayi yang masih tebal pada telapak kaki (fat pad) juga membuat bentuk kaki tampak rata ketika menapak.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kondisi flat foot pada anak. Yang paling sering ditemui adalah faktor genetik atau keturunan, di mana orang tua juga memiliki kaki datar. Selain itu, penggunaan sepatu yang kurang tepat, baik terlalu sempit maupun terlalu longgar dapat memengaruhi perkembangan struktur kaki. Lemahnya otot kaki akibat perkembangan yang belum optimal juga dapat menjadi salah satu penyebab.

Kondisi ini tergolong tidak berbahaya, karena lengkungan kaki biasanya terbentuk di usia sekitar 4 tahun. Jadi, selama anak tidak mengeluhkan nyeri atau kesulitan bergerak, orang tua tidak perlu terlalu khawatir.

Namun, jika setelah usia tersebut lengkungan kaki masih belum terbentuk, orang tua perlu mulai waspada, karena jika dibiarkan, bisa menimbulkan risiko seperti:

1. Kurangnya keseimbangan sehingga mudah jatuh saat beraktivitas
2. Kaki anak mudah lelah saat berjalan atau berdiri lama
3. Postur tubuh anak yang bisa cenderung membungkuk

Untuk mendukung perkembangan kaki anak, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

1. Gunakan Customized Orthopedic Insole

Orthotics seperti Customized Orthopedic Insole dari The Sole Studio dapat membantu menopang lengkungan kaki, memperbaiki postur, dan mengarahkan telapak kaki anak ke posisi yang lebih ideal. Insole ini dibuat dengan teknologi SCHEIN, Jerman, perusahaan ortopedik sejak 1879, serta dilengkapi metatarsal dan medial arch support untuk mendukung tumbuh kembang secara optimal.

Mario dari The Sole Studio menjelaskan bahwa penggunaan insole yang tepat dapat menjadi solusi preventif bagi anak dengan kondisi flat foot.

“Banyak orang tua baru menyadari saat anak sudah mengeluh nyeri. Padahal, sejak dini kita bisa membantu mengarahkan pertumbuhan kaki agar lebih ideal. Customized insole ini dirancang mengikuti bentuk kaki anak, sehingga lebih presisi dalam menopang lengkungan,” ujarnya.

2. Berikan sepatu yang sesuai ukuran kaki anak

Pilih sepatu yang ukurannya pas, nyaman, dan tidak terlalu keras agar kaki anak dapat bergerak bebas tanpa tekanan berlebih yang dapat mengganggu perkembangan struktur kakinya.

3. Perhatikan pola berjalan anak secara berkala

Amati apakah langkahnya terlihat tidak seimbang atau apakah anak sering mengeluhkan nyeri setelah aktivitas. Jika muncul tanda-tanda tersebut, ada baiknya melakukan konsultasi dengan ahli.

Mario menambahkan, pemantauan sejak dini sangat penting agar kondisi tidak berkembang menjadi masalah jangka panjang.

“Jika setelah usia 4–5 tahun lengkungan belum terbentuk, sebaiknya mulai dikonsultasikan. Dengan penanganan yang tepat, anak bisa tetap aktif tanpa hambatan,” tambahnya.

Dengan penanganan sejak dini, anak bisa bergerak lebih nyaman dan percaya diri dalam setiap tahap tumbuh kembangnya.

(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Jerinx SID Curhat Ingin...
Jerinx SID Curhat Ingin Punya Anak di Usia 50 Tahun, Netizen Ramai Beri Dukungan
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved