Penanganan Obesitas Beralih ke Sistem Terintegrasi, Apa Keunggulannya?

Rabu, 15 April 2026 - 10:47 WIB
loading...
Penanganan Obesitas...
Di tengah meningkatnya prevalensi obesitas dan penyakit metabolik di Indonesia, Sirka menghadirkan pendekatan medis terintegrasi yang menggabungkan teknologi. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Di tengah meningkatnya prevalensi obesitas dan penyakit metabolik di Indonesia, Sirka menghadirkan pendekatan medis terintegrasi yang menggabungkan teknologi digital dan layanan klinik.

Model ini semakin mudah diakses dengan dibukanya cabang baru di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sebagai klinik metabolik pertama di Indonesia, Sirka menempatkan obesitas dan gangguan metabolik sebagai kondisi medis yang membutuhkan penanganan komprehensif dan berkelanjutan.

Pendekatan yang diterapkan mengombinasikan perubahan gaya hidup terarah dengan farmakoterapi berbasis bukti untuk mencapai hasil klinis yang aman dan terukur.

Dokter Sirka menegaskan bahwa pemahaman yang tepat tentang obesitas sebagai kondisi medis adalah fondasi dari seluruh pendekatan perawatan yang dikembangkan.

"Obesitas bukan sekadar masalah penampilan atau kurangnya disiplin. Ini adalah kondisi medis kronis yang menyebabkan gangguan metabolik kompleks serta meningkatkan risiko diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung koroner, hingga beberapa jenis kanker. Yang sering kami temukan di lapangan, banyak pasien baru datang ketika komplikasi sudah mulai muncul. Penanganan yang efektif harus dimulai lebih awal, bersifat menyeluruh, dan didukung oleh tim medis yang benar-benar memahami interaksi antara metabolisme, nutrisi, dan gaya hidup pasien," ungkap dr. Febrina Fajria, koordinator tim medis Sirka.

Pendekatan inilah yang menjadi landasan model perawatan Sirka, di mana setiap keputusan klinis berakar pada data medis pasien, bukan pada asumsi atau program generik.

Co-Founder dan CEO Sirka, Rifanditto Adhikara, menegaskan keputusan terapi diambil berdasarkan protokol klinis yang ketat, bukan sekadar preferensi.

Setiap pasien menjalani asesmen menyeluruh, mulai dari komposisi tubuh hingga panel metabolik. Hal itu dilakukan untuk menentukan intervensi yang paling tepat, dengan perubahan gaya hidup sebagai fondasi utama dan terapi obat sebagai akselerator bila diperlukan.

Keunggulan Sirka juga terletak pada integrasi teknologi melalui aplikasi yang memungkinkan monitoring dan komunikasi secara berkelanjutan.

"Platform digital Sirka bukan sekadar aplikasi pencatat kalori atau buku harian kesehatan. Ini adalah sistem yang menghubungkan pasien dengan tim medis secara langsung dan berkelanjutan," ujar Rifanditto.

Melalui sistem ini, pasien dapat melaporkan perkembangan harian, berkonsultasi, hingga mendapatkan penyesuaian terapi secara real-time tanpa harus menunggu kunjungan berikutnya.

Pendekatan ini menciptakan continuum of care, di mana perawatan tetap berjalan meski pasien tidak berada di klinik. Layanan Sirka didukung tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, nutrisionis, dan sport coach.

"Sistem koordinasi kami berjalan di atas tiga pilar, yakni rekam medis terpusat dan terpadu, protokol treatment yang terstruktur, dan review kasus reguler," jelas pria lulusan Stanford University tersebut.

Pendekatan berbasis data ini tercermin pada hasil yang terukur. Data internal menunjukkan 90 persen pasien mengalami penurunan berat badan signifikan, 37 persen penurunan kolesterol, dan 57 persen penurunan tekanan darah.

Statistik itu menegaskan keberhasilan tidak hanya dilihat dari angka timbangan, tetapi juga perbaikan parameter metabolik.

Pembukaan cabang di Kelapa Gading menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan, sekaligus memperkuat model hybrid Sirka yang menggabungkan layanan online dan offline.

Selain itu, ekspansi ini juga didukung kerja sama dengan investor melalui skema investasi di mana investor melakukan penyediaan sarana prasarana untuk mendirikan dan mengoperasikan klinik Sirka Kelapa Gading. Ini mencerminkan kepercayaan terhadap model bisnis Sirka dan potensi pertumbuhannya ke depan.
Ke depan, Sirka menargetkan ekspansi lebih luas untuk membangun ekosistem layanan kesehatan metabolik di Indonesia.

Dengan pendekatan terintegrasi berbasis teknologi dan medis, Sirka menegaskan posisinya sebagai mitra kesehatan jangka panjang bagi masyarakat, bukan sekadar penyedia layanan.

Investor Sirka Kelapa Gading, Mustika Ali menyatakan, "Keputusan kami untuk berinvestasi di Sirka dan memilih Kelapa Gading sebagai lokasinya bukan keputusan yang diambil sembarangan. Data menunjukkan Jakarta memiliki prevalensi obesitas tertinggi di Indonesia, dan Kelapa Gading adalah kawasan dengan kepadatan populasi urban yang tinggi namun belum terlayani secara optimal oleh klinik metabolik berkualitas. Kami percaya Sirka memiliki model yang tepat, tim yang tepat, dan pendekatan berbasis bukti yang akan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat di sini. Investasi ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang menghadirkan solusi kesehatan yang benar-benar dibutuhkan."
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Faktor Genetik Bisa...
Faktor Genetik Bisa Sebabkan Obesitas, Tapi Masih Bisa Dicegah
Pernah Obesitas, Ini...
Pernah Obesitas, Ini Kisah dr. Gia Pratama Turun Berat Badan dari 100Kg
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Menkes Budi Gunadi Imbau...
Menkes Budi Gunadi Imbau Kurangi Konsumsi Makanan Olahan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Bayar Rp16 Juta, Warga...
Bayar Rp16 Juta, Warga China Rela Masuk ‘Penjara Lemak’ Demi Kurus
Trump Larang Pemohon...
Trump Larang Pemohon Visa yang Obesitas Masuk ke Amerika Serikat
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
PESTA Jakarta Sehat...
PESTA Jakarta Sehat Dorong Upaya Cegah Obesitas dan Diabetes
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, dari Jepang hingga Korea Selatan
Rekomendasi
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Penanganan Perkara Febri...
Penanganan Perkara Febri Adriansyah Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Berita Terkini
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.13 Rabu: Arumi Akhirnya Mengetahui Bi Siti Dirawat
Sarwendah Hadiri Sidang...
Sarwendah Hadiri Sidang Hak Asuh Anak, Ungkap Tekad Selalu Menjaga dan Membahagiakan Anak
Meski Absen di Sidang...
Meski Absen di Sidang Perdana, Ruben Onsu Optimistis Menangkan Gugatan Hak Asuh Anak
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 24: Kampung Sindang Barang Berubah Jadi Kacau
Hadiri Sidang Hak Asuh...
Hadiri Sidang Hak Asuh Anak, Sarwendah Siap Berjuang Habis-habisan
PK Ditolak JPU, Ini...
PK Ditolak JPU, Ini Tanggapan Menohok Nikita Mirzani
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved