Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Kamis, 07 Mei 2026 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
“Kita pasti punya usaha untuk mengamankan semua tempat-tempat publik, terutama transportasi, supaya jangan ada hewan-hewan. Di rumah aja kita takut kalau ada tikus, apalagi di kapal. Di kapal itu kan dia nggak bisa kemana-mana. Hidup bersama dengan tikus di kapal itu, berhari-hari. Kalau tikusnya sakit, membawa penyakit, ya pasti yang ditularkan siapa? Penumpang di kapal itu,” ucap dia.
Pandu menjelaskan bahwa, langkah tersebut bisa dilakukan mengingat kemunculan virus Hanta di kapal pesiar terjadi akibat tidak ada penjagaan terhadap vektor (kuman) yang berada pada hewan dan berpotensi tertular ke manusia.
“Kejadian yang Hanta itu, artinya di kapal itu tidak ada penjagaan supaya tidak ada vektor, vektor tun kuman. Jadi Indonesia harus siap mengantisipasi agar semua transportasi publik, terutama yang jarak jauh, kapal kan bisa berhari-hari gitu kan, apalagi kapal pesiar dan sebagainya, benar-benar dijamin tidak ada vektor yang bisa memungkinkan penularan,” jelas Pandu.
Baca juga: Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Terlebih, virus tersebut mengalami jumping to species atau perpindahan dari hewan kepada manusia. Sehingga kemungkinan virus untuk bermutasi bisa lebih besar dan berpotensi mewabah. Apalagi, tubuh manusia tidak memiliki daya tahan terhadap virus yang ditularkan dari hewan hingga akhirnya kemungkinan menyebar melalui nafas ataupun air seni.
Pandu menjelaskan bahwa, langkah tersebut bisa dilakukan mengingat kemunculan virus Hanta di kapal pesiar terjadi akibat tidak ada penjagaan terhadap vektor (kuman) yang berada pada hewan dan berpotensi tertular ke manusia.
“Kejadian yang Hanta itu, artinya di kapal itu tidak ada penjagaan supaya tidak ada vektor, vektor tun kuman. Jadi Indonesia harus siap mengantisipasi agar semua transportasi publik, terutama yang jarak jauh, kapal kan bisa berhari-hari gitu kan, apalagi kapal pesiar dan sebagainya, benar-benar dijamin tidak ada vektor yang bisa memungkinkan penularan,” jelas Pandu.
Baca juga: Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Terlebih, virus tersebut mengalami jumping to species atau perpindahan dari hewan kepada manusia. Sehingga kemungkinan virus untuk bermutasi bisa lebih besar dan berpotensi mewabah. Apalagi, tubuh manusia tidak memiliki daya tahan terhadap virus yang ditularkan dari hewan hingga akhirnya kemungkinan menyebar melalui nafas ataupun air seni.
Lihat Juga :