Baim Wong Hadirkan Drama Keluarga Penuh Air Mata lewat Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja'
Jum'at, 08 Mei 2026 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Generasi muda turut hadir melalui Ari Irham dan Aquene Djorghi. Malika Shaquena juga mencuri perhatian lewat karakter emosional dan rapuh. Debut aktor down syndrome bernama Alim menambah warna berbeda.
Baca Juga : Children of Heaven Versi Indonesia Siap Bikin Nangis, Tayang Mei 2026
Baim Wong mengatakan, film ini berbicara tentang pergulatan batin manusia sehari-hari. Menurut dia, setiap anggota keluarga menyimpan luka masing-masing dalam diam. Namun, mereka akhirnya menemukan titik pemahaman bersama setelah berbagai konflik panjang.
Penulis sekaligus sutradara itu menyebut filmnya sangat dekat dengan realitas sekarang. Apalagi, banyak keluarga menghadapi tekanan ekonomi dan persoalan hubungan belakangan ini. “Semua orang pasti pernah merasa sendirian dalam keluarganya. Pernah mengalami,” ujar Baim Wong.
Skenario film digarap bersama penulis box office terkenal, Oka Aurora. Kolaborasi keduanya menghasilkan dialog natural dengan emosi yang terasa sangat dekat. Beberapa adegan serius bahkan diselingi humor tak terduga yang menghibur penonton.
Sentuhan komedi itu membuat konflik keluarga terasa lebih manusiawi dan hangat. Penonton tetap diajak tertawa meski cerita dipenuhi persoalan emosional cukup berat. Karena itu, film terasa ringan tanpa kehilangan kedalaman cerita utamanya.
Baca Juga : Children of Heaven Versi Indonesia Siap Bikin Nangis, Tayang Mei 2026
Baim Wong mengatakan, film ini berbicara tentang pergulatan batin manusia sehari-hari. Menurut dia, setiap anggota keluarga menyimpan luka masing-masing dalam diam. Namun, mereka akhirnya menemukan titik pemahaman bersama setelah berbagai konflik panjang.
Penulis sekaligus sutradara itu menyebut filmnya sangat dekat dengan realitas sekarang. Apalagi, banyak keluarga menghadapi tekanan ekonomi dan persoalan hubungan belakangan ini. “Semua orang pasti pernah merasa sendirian dalam keluarganya. Pernah mengalami,” ujar Baim Wong.
Skenario film digarap bersama penulis box office terkenal, Oka Aurora. Kolaborasi keduanya menghasilkan dialog natural dengan emosi yang terasa sangat dekat. Beberapa adegan serius bahkan diselingi humor tak terduga yang menghibur penonton.
Sentuhan komedi itu membuat konflik keluarga terasa lebih manusiawi dan hangat. Penonton tetap diajak tertawa meski cerita dipenuhi persoalan emosional cukup berat. Karena itu, film terasa ringan tanpa kehilangan kedalaman cerita utamanya.
Lihat Juga :