Rasakan Titik Terendah Hidup, Sembilan Tera Curhat di Mini Album Sementara Itu

Senin, 11 Mei 2026 - 08:39 WIB
loading...
Rasakan Titik Terendah...
Di tengah dominasi lagu bertema percintaan ringan, Sembilan Tera memilih menghadirkan pendekatan berbeda. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Di tengah dominasi lagu bertema percintaan ringan, Sembilan Tera memilih menghadirkan pendekatan berbeda. Mereka membawa cerita yang lebih personal dengan lirik yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari, khususnya pergulatan emosional anak muda.

Lewat mini album perdana bertajuk Sementara Itu yang diperkenalkan Mei 2026, band asal Bandung yang terbentuk Juni 2025 ini membawa karya bernuansa emosional yang mengangkat keresahan, rasa kehilangan, hingga perasaan hampa yang sering kali disembunyikan banyak orang.

Di tengah banyaknya lagu dengan tema percintaan ringan, Sembilan Tera justru memilih jalur berbeda. Mereka menghadirkan musik yang lebih personal dan dekat dengan realitas kehidupan. Melalui mini album ini, band tersebut ingin menyampaikan bahwa tidak semua orang benar-benar baik-baik saja meski terlihat tenang di luar.

Sembilan Tera digawangi oleh Arie Axara sebagai drummer sekaligus penulis lagu, Aditya pada gitar, Ricky di posisi bass, Eza sebagai vokalis, Angga pada trombone, serta Taufik di keyboard. Keenam personel sebelumnya dikenal aktif bermusik di berbagai panggung kafe sebelum akhirnya memutuskan membangun identitas sendiri lewat proyek ini.

Mini album Sementara Itu memuat lima lagu, yakni Luruh, Pergi, Akhir Cerita, Jujur Pada Luka, dan Sementara Itu. Seluruh materi lagu ditulis oleh Arie Axara dengan benang merah tentang fase hidup yang terasa menggantung dan penuh ketidakpastian.

Menurut Arie Axara, proses penulisan lagu dilakukan dari pengalaman pribadi dan pengamatan terhadap orang-orang di sekitar mereka. Dari panggung ke panggung, Sembilan Tera melihat banyak orang terlihat bahagia, tetapi sebenarnya menyimpan rasa lelah yang sulit diungkapkan.

“Kami tidak ingin membuat lagu yang sekadar enak didengar. Kami ingin membuat lagu yang bisa menemani orang-orang ketika sedang merasa paling sendiri,” ujar Arie Axara.

Nuansa emosional menjadi identitas utama dalam mini album tersebut. Sembilan Tera sengaja tidak menutupi sisi rapuh yang dituangkan lewat lirik maupun aransemen musik. Mereka memilih tampil apa adanya tanpa mencoba terdengar sempurna.

“Kadang orang terlalu sibuk terlihat kuat sampai lupa jujur dengan dirinya sendiri. Lewat Sementara Itu, kami cuma ingin bilang bahwa merasa hancur itu manusiawi,” tutur Arie Axara.

Band ini juga menyadari bahwa karya mereka mungkin tidak bisa diterima semua kalangan. Namun, hal itu tidak menjadi masalah karena sejak awal Sembilan Tera memang ingin menghadirkan musik yang relevan bagi mereka yang sedang berada di titik terendah dalam hidup.

Melalui mini album ini, Sembilan Tera berharap para pendengar tidak lagi merasa sendirian menghadapi luka dan tekanan hidup. Mereka ingin musik bisa menjadi ruang aman untuk mengakui rasa sakit tanpa harus berpura-pura kuat di depan orang lain.

“Kalau nantinya ada satu orang saja yang merasa ditemani setelah mendengar lagu-lagu kami, itu sudah lebih dari cukup,” tutup Arie Axara.

Kehadiran Sementara Itu sekaligus menjadi langkah awal Sembilan Tera memperkenalkan warna musik mereka di industri musik independen Tanah Air. Dengan tema yang dekat dengan realitas emosional anak muda saat ini, mini album tersebut diharapkan mampu menjangkau pendengar yang mencari karya musik jujur dan penuh makna.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Rafi Sudirman Sambangi...
Rafi Sudirman Sambangi 5 Kota Indonesia, Hadirkan Konser Intim dan Personal
Ziva Magnolya Keluar...
Ziva Magnolya Keluar dari Zona Nyaman di Java Jazz Festival 2026, Nyanyikan 'Spain'
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
478 Siswa Tampil dalam...
478 Siswa Tampil dalam Konser Legacy of Stars, Tandai 25 Tahun Bina Bangsa School
Sorak Sorai Fest 2025,...
Sorak Sorai Fest 2025, Perayaan Musik Akhir Tahun Meriah Bersama MNC Life
Rekomendasi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Berita Terkini
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV di Mojokerto Diserbu Peserta dari Berbagai Daerah
Sarwendah Bantah Rugi...
Sarwendah Bantah Rugi Rp20 Miliar, Sebut Masih Banyak Brand yang Bekerja Sama
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Kekasih Sarwendah Jadi...
Kekasih Sarwendah Jadi Sorotan, Giorgio Antonio Diduga Kenakan Jam Tangan Palsu Audemars Piguet
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved