Ponselnya 2 Kali Dibanting Erin, Herawati Gemetaran
Selasa, 19 Mei 2026 - 14:10 WIB
loading...
Di depan Komisi III DPR, Herawati mengaku dipukul dan ditendang eks majikannya - Rien Wartia Trigina. Foto: TV parlemen
A
A
A
JAKARTA - Dugaan penganiayaan yang dialami asisten rumah tangga (ART) bernama Herawati oleh mantan istri Andre Taulany yaitu Rien Wartia Trigina alias Erin masih menjadi perbincangan. Bahkan kasus ini juga dibahas di RDPU Komisi III DPR RI pada Senin (18/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Herawati membeberkan kronologi dugaan penganiayaan yang ia alami. Dalam pernyataanya, Hera menyebut telepon genggam miliknya dibanting oleh majikannya, Erin usai ia mencoba menghubungi pihak yayasan untuk meminta dipulangkan.
Peristiwa itu terjadi setelah Herawati mengaku dimarahi dan dipukul menggunakan sapu lidi saat sedang membersihkan sofa di lantai dua rumah. Menurut Hera, Erin marah karena gordyn kamar belum dibuka dan pintu kamar mandi belum ditutup.
Baca Juga : Herawati Ungkap Pernah Ditodong Pisau oleh Erin, Mantan Istri Andre Taulany
Herawati juga mengaku dimaki-maki oleh Erin hingga dipukul dua kali di bagian belakang kepala menggunakan sapu lidi.
“Habis itu saya nangis ketakutan. Saya bilang, ‘Bu maaf Bu, jangan pakai kekerasan Bu’,” ujar Herawati dalam keterangannya.
Usai kejadian tersebut, Herawati pun langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi pihak yayasan yang menyalurkannya bekerja. Ia berusaha mencari cara agar bisa segera keluar dari rumah tersebut.
Ia mengirim pesan sambil meminta dijemput karena merasa sudah dianiaya. Bahkan, Herawati sempat memfoto sapu lidi yang disebut digunakan untuk memukul dirinya.
Baca Juga : Di Depan Komisi III DPR, Herawati Ngaku Dipukul dan Ditendang Erin
Namun tak lama kemudian, Erin disebut kembali memanggil dirinya ke lantai bawah dan kembali memarahinya. Ia pun menyuruh Herawati untuk jongkok di depannya sambil terus dimarahi dengan kata-kata kasar.
Setelah itu Erin disebut meminta ponsel Hera diletakkan di meja. Kemudian ia membanting ponsel itu sebanyak dua kali.Adapun Erin mengaku kesal kepada Hera yang dinilai suka mengadu ke yayasan penyalur kerjanya.
“Nah Bu Erin melihat ada HP di saku saya, katanya, ‘HP kamu sini! Kamu ni tukang ngadu-ngadu ke yayasan kamu’,” kata Herawati.
“Saya baru melangkah dua anak tangga, saya melihat Bu Erin sudah banting HP saya dua kali di lantai,” ujarnya.
Usai kejadian tersebut, Herawati mengaku hanya bisa kembali bekerja sambil menangis dan gemetar. Ia kemudian meminjam ponsel rekannya sesama ART untuk kembali menghubungi pihak yayasan karena ponselnya telah rusak.
Dalam kesempatan tersebut, Herawati membeberkan kronologi dugaan penganiayaan yang ia alami. Dalam pernyataanya, Hera menyebut telepon genggam miliknya dibanting oleh majikannya, Erin usai ia mencoba menghubungi pihak yayasan untuk meminta dipulangkan.
Peristiwa itu terjadi setelah Herawati mengaku dimarahi dan dipukul menggunakan sapu lidi saat sedang membersihkan sofa di lantai dua rumah. Menurut Hera, Erin marah karena gordyn kamar belum dibuka dan pintu kamar mandi belum ditutup.
Baca Juga : Herawati Ungkap Pernah Ditodong Pisau oleh Erin, Mantan Istri Andre Taulany
Herawati juga mengaku dimaki-maki oleh Erin hingga dipukul dua kali di bagian belakang kepala menggunakan sapu lidi.
“Habis itu saya nangis ketakutan. Saya bilang, ‘Bu maaf Bu, jangan pakai kekerasan Bu’,” ujar Herawati dalam keterangannya.
Usai kejadian tersebut, Herawati pun langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi pihak yayasan yang menyalurkannya bekerja. Ia berusaha mencari cara agar bisa segera keluar dari rumah tersebut.
Ia mengirim pesan sambil meminta dijemput karena merasa sudah dianiaya. Bahkan, Herawati sempat memfoto sapu lidi yang disebut digunakan untuk memukul dirinya.
Baca Juga : Di Depan Komisi III DPR, Herawati Ngaku Dipukul dan Ditendang Erin
Namun tak lama kemudian, Erin disebut kembali memanggil dirinya ke lantai bawah dan kembali memarahinya. Ia pun menyuruh Herawati untuk jongkok di depannya sambil terus dimarahi dengan kata-kata kasar.
Setelah itu Erin disebut meminta ponsel Hera diletakkan di meja. Kemudian ia membanting ponsel itu sebanyak dua kali.Adapun Erin mengaku kesal kepada Hera yang dinilai suka mengadu ke yayasan penyalur kerjanya.
“Nah Bu Erin melihat ada HP di saku saya, katanya, ‘HP kamu sini! Kamu ni tukang ngadu-ngadu ke yayasan kamu’,” kata Herawati.
“Saya baru melangkah dua anak tangga, saya melihat Bu Erin sudah banting HP saya dua kali di lantai,” ujarnya.
Usai kejadian tersebut, Herawati mengaku hanya bisa kembali bekerja sambil menangis dan gemetar. Ia kemudian meminjam ponsel rekannya sesama ART untuk kembali menghubungi pihak yayasan karena ponselnya telah rusak.
(wur)
Lihat Juga :