Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jum'at, 22 Mei 2026 - 12:43 WIB
loading...
Momen Iduladha identik dengan sajian berbahan daging merah seperti sate, gulai, hingga rendang yang disantap bersama keluarga. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Momen Iduladha identik dengan sajian berbahan daging merah seperti sate, gulai, hingga rendang yang disantap bersama keluarga. Namun, di balik kenikmatan tersebut, kekhawatiran soal kenaikan kadar kolesterol kerap menghantui masyarakat setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak.
Bayang-bayang lonjakan kolesterol setelah makan daging merah sering kali membuat banyak orang jadi was-was.
Aldi Taher yang menjadi figur publik pun berbagi cara mengatasi masalah ini. Dalam kampanye yang dilakukan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Tanpa jaim, Aldi keliling Blok M mengenakan kostum kambing di atas mobil truk, sambil membagikan Benecol langsung ke masyarakat. Hal ini sengaja dirancang untuk menegaskan pesan kampanye, di momen Iduladha sekalipun, menjaga kolesterol tetap bisa dilakukan dengan cara sederhana dan menyenangkan.
Aksi kocak yang dilakukan sengaja dibuat demi memicu perhatian warga dan menciptakan sesi informatif yang terasa sangat friendly. Di akhir rutenya, Aldi Taher turun langsung buat berinteraksi secara spontan.
Dalam kampanye seru bertajuk “Kolesterol Tobat, Qurban Nikmat”, gerakan ini yang digagas Kalbe Nutritionals ini, dikenal sebagai “teman makan enak”, yang ingin mengingatkan masyarakat tetap bisa menikmati hidangan hari raya dengan tenang, tetapi tidak lupa menjaga kolesterol setelah makan.
Jonathan Proklamanto selaku Marketing Kalbe Nutritionals mengatakan Iduladha selalu jadi momen penuh kebersamaan dan kehangatan, terutama saat menikmati hidangan bersama keluarga. Tapi kami sadar, obrolan soal kolesterol sering kali terasa berat dan bikin was-was di tengah keseruan itu.
"Melalui kampanye ini, kita ingin masyarakat bisa tetap menikmati hidangan kurban dengan tenang," ujar dia.
Dijelaskannya, menjaga kadar kolesterol tetap stabil setelah makan enak itu penting. Pasalnya, kolesterol tinggi yang menumpuk di dalam tubuh bisa memicu berbagai penyakit serius, salah satunya adalah penyakit jantung. Faktanya, penurunan 10% kadar kolesterol darah total ternyata sangat berarti karena dapat menurunkan risiko kejadian penyakit jantung sebanyak 30%.
Keseruan kampanye ini akan berlanjut pada 27 Mei mendatang lewat aksi masak-masak besar bareng kreator konten kuliner, Bobon Santoso. Dia bakal membagikan hidangan gulai sapi agar masyarakat bisa tetap menikmati momen Iduladha dengan penuh suka cita dan bebas khawatir.
“Kami berharap seluruh rangkaian aktivitas menjelang Iduladha ini, membuat masyarakat bisa merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan dan semangat berbagi. Jadi, tidak perlu ada drama menahan diri atau cemas pas ngumpul keluarga nanti. Mari kita nikmati tradisi makan enak dengan lebih nyaman dan praktis bersama Benecol!,” ucap Jonathan.
Bayang-bayang lonjakan kolesterol setelah makan daging merah sering kali membuat banyak orang jadi was-was.
Aldi Taher yang menjadi figur publik pun berbagi cara mengatasi masalah ini. Dalam kampanye yang dilakukan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Tanpa jaim, Aldi keliling Blok M mengenakan kostum kambing di atas mobil truk, sambil membagikan Benecol langsung ke masyarakat. Hal ini sengaja dirancang untuk menegaskan pesan kampanye, di momen Iduladha sekalipun, menjaga kolesterol tetap bisa dilakukan dengan cara sederhana dan menyenangkan.
Aksi kocak yang dilakukan sengaja dibuat demi memicu perhatian warga dan menciptakan sesi informatif yang terasa sangat friendly. Di akhir rutenya, Aldi Taher turun langsung buat berinteraksi secara spontan.
Dalam kampanye seru bertajuk “Kolesterol Tobat, Qurban Nikmat”, gerakan ini yang digagas Kalbe Nutritionals ini, dikenal sebagai “teman makan enak”, yang ingin mengingatkan masyarakat tetap bisa menikmati hidangan hari raya dengan tenang, tetapi tidak lupa menjaga kolesterol setelah makan.
Jonathan Proklamanto selaku Marketing Kalbe Nutritionals mengatakan Iduladha selalu jadi momen penuh kebersamaan dan kehangatan, terutama saat menikmati hidangan bersama keluarga. Tapi kami sadar, obrolan soal kolesterol sering kali terasa berat dan bikin was-was di tengah keseruan itu.
"Melalui kampanye ini, kita ingin masyarakat bisa tetap menikmati hidangan kurban dengan tenang," ujar dia.
Dijelaskannya, menjaga kadar kolesterol tetap stabil setelah makan enak itu penting. Pasalnya, kolesterol tinggi yang menumpuk di dalam tubuh bisa memicu berbagai penyakit serius, salah satunya adalah penyakit jantung. Faktanya, penurunan 10% kadar kolesterol darah total ternyata sangat berarti karena dapat menurunkan risiko kejadian penyakit jantung sebanyak 30%.
Keseruan kampanye ini akan berlanjut pada 27 Mei mendatang lewat aksi masak-masak besar bareng kreator konten kuliner, Bobon Santoso. Dia bakal membagikan hidangan gulai sapi agar masyarakat bisa tetap menikmati momen Iduladha dengan penuh suka cita dan bebas khawatir.
“Kami berharap seluruh rangkaian aktivitas menjelang Iduladha ini, membuat masyarakat bisa merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan dan semangat berbagi. Jadi, tidak perlu ada drama menahan diri atau cemas pas ngumpul keluarga nanti. Mari kita nikmati tradisi makan enak dengan lebih nyaman dan praktis bersama Benecol!,” ucap Jonathan.
(dra)
Lihat Juga :